Jumat, 15 Desember 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ZF ECOLIFE LAHIR UNTUK MENJAWAB KEBUTUHAN OPERASIONAL BUS DI SEGALA MEDAN
 
13 September 2017


Frederichshafen
- Dilahirkan untuk menjawab kebutuhan operasional bus di segala medan, sejak diluncurkan pada 2007 Transmisi Otomatis ZF telah membukukan penjualan lebih dari 100 ribu unit hingga tahun 2016 di seluruh dunia. ZF Ecomat, generasi pertama Transmisi Otomatis ZF telah digantikan oleh Ecolife di Tahun 2015. Transmisi Otomatis ZF Ecolife 6-speed tidak hanya mempermudah pengemudi baik untuk mengemudikan bus kota maupun bus antar kota dengan beragam fungsi yang tertanam juga mengurangi konsumsi bahan bakar.

Hal terpenting yang selalu menjadi perhatian ZF adalah: efisiensi bahan bakar, optimalisasi kinerja mesin dan kemudahan dalam berkendara. Kontrol piranti lunak TopDyn yang disematkan menjadi sentral pengatur perpindahan gigi terbaik sesuai dengan topografi medan yang dilalui bus. Fitur ini yang dipadukan dengan kontrol pengereman, memungkinkan penghematan bahan bakar hingga lima persen. Ecolife cocok untuk semua aplikasi kebutuhan operasional bus, baik bus kota maupun bus antar kota. “TransmisiOtomatis ZF adalah kombinasi performa dan efisiensi yang tinggi dengan tingkat kebisingan dan konsumsi bahan bakar yang rendah,” kata Head of Axle & Transmission for Buses & Coaches Business Unit ZF Andreas Moser.

Di Indonesia transmisi ZF bukanlah hal baru. Khusus untuk Transmisi Otomatis, sejak lima tahun terakhir pertumbuhan Transmisi Otomatis ZF tergolong tinggi. Pertumbuhan ini sejalan dengan kebutuhan akan transportasi kota yang efesien dan hemat bahan bakar. Populasi bus-bus dengan Transmisi Otomatis ZF terbanyak ada pada bus kota. Beberapa merek bus seperti Mercedes-Benz, Scania dan Hino sudah menggunakan Transmisi Otomatis ZF. “Selama lima tahun terakhir Transmisi Otomatis ZF meraih 40 – 60 pangsa pasar bus kota di Indonesia,” ujar Direktur Utama PT. ZFAG Aftermarket Jakarta, Cakra Wiyata.

Bahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengembangkan Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta sudah menetapkan Transmisi Otomatis sebagai fitur wajib seluruh armadanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, Ibukota Jakarta harus memiliki bus berstandar dunia. “Saya sudah minta semua bus (Transjakarta) untuk menggunakan transmisi otomatis,” kata Basuki seperti dikutip CNNIndonesia.com (14/2/2017).

Cakra menjelaskan, kebutuhan untuk menekan biaya operasional dan efisiensi penggunaan bahan bakar menjadi isu terpenting dunia transportasi bus di Indonesia. Penggunaan teknologi tinggi untuk mencapai tingkat efisiensi yang maksimal sebagai kebutuhan di sebagian operator bus. Menurut Cakra, Transmisi Otomatis ZF Ecolife 6-speed menjadi salah satu solusi yang mulai mendapat tempat di kalangan operator bus. Dengan keunggulan Transmisi Otomatis ZF, operator bus dapat dengan mudah tercapai efesieni bahan bakar yang dibutuhkan memperhitungkan biaya operasional secara lebih tepat.


Keunggulan yang sangat banyak dirasakan adalah memudahkan pengemudi dalam mengendarai bus, pengendalian operasional serta efisiensi bahan bakar yang mudah tercapai. Dengan keunggulan Transmisi Otomatis ZF, operator bus dapat memperhitungkan biaya operasional secara lebih tepat. Satu lagi, dengan fitur perekaman kinerja mesin, Transmisi Otomatis ZF Ecolife 6-speed, membantu operator bus mengubah perilaku pengemudinya, menjadi lebih adaptif sesuai dengan karakter transmisi dan kinerja mesin. “Untuk kebutuhan advance ZF memiliki Openmatic, software yang dikembangkan khusus untuk pengendalian operasional penuh untuk sistem informasi transportasi terpadu dan berkelanjutan,” kata Cakra menjelaskan keunggulan teknologi ZF. (Advertorial)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013