Rabu, 14 April 2021 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
CHRISTIAN LEVIN, CEO BARU SCANIA
 
05 Maret 2021


(Jakarta – haltebus.com) Scania AB mengumumkan pergantian pucuk pimpinan, Selasa (23/2/21). Henrik Henriksson, yang sudah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) & President of Scania selama lima tahun terakhir, mengundurkan diri dan digantikan Christian Levin, Executive Board TRATON SE yang juga sekaligus menjabat sebagai Chief Operating Officer TRATON SE. “Jajaran Direksi Scania telah menunjuk Christian Levin sebagai CEO dan Presiden baru Scania sejak 1 Mei 2021,” demikian pernyataan tertulis Scania AB yang diterima haltebus.com.

Christian Levin bukan orang baru di Scania. Dia menghabiskan waktu 20 tahun berkarir di pabrikan kendaraan komersial yang berbasis di Södertälje, Swedia. Sebelum menjabat sebagai Executive Board di TRATON, Levin pernah menduduki jabatan Executive Vice President Sales and Marketing Scania AB.

Levin menggantikan Henriksson yang telah berkarir selama 23 tahun di Scania. Henriksson sendiri belakangan memulai ide-ide inovasi teknologi kendaraan komersial yang unik untuk Scania. Selepas dari Scania, Henriksson, bergabung dengan H2 Green Steel, sebuah usaha baru yang bertujuan untuk memulai produksi baja bebas fosil pada tahun 2024.

“Kami menyesal Henrik Henriksson meninggalkan Scania dan keluarga TRATON, tetapi kami juga bangga dia akan mengambil tantangan baru yang begitu besar, pasangan yang cocok untuk keahlian uniknya sebagai pemimpin keberlanjutan,” ujar CEO TRATON SE dan Chairman of Board od Directors Scania AB, kata Matthias Gründle.

Gründle menyebut, industri yang mereka jalani akan mendapatkan keuntungan besar dari baja bebas fosil. Dia bahkan menyatakan, TRATON akan mengikuti usaha ini dengan penuh minat. Dia mengungkapkan, penunjukan Levin sebagai pengganti Henriksson sangat cocok, terutama berdasarkan pengalamannya di Scania.

“Untungnya, kami tidak dapat meminta pengganti yang lebih cocok daripada Christian Levin. Pengalaman dan pengetahuannya tentang industri dan Scania sangat cocok dan akan menjaga komitmen Scania terhadap keberlanjutan dan meningkatkan perjalanan transformasinya,” katanya lagi.

Posisi Levin di TRATON SE tergolong masih baru. Dia bergabung dengan Scania sejak 1994 dan memulai karir sebagai manajemen trainee. Saat meninggalkan Scania untuk tugasnya di TRATON SE pada 2019, Levin menduduki jabatan Executive Vice President Sales and Marketing Scania AB.

Bersama Henriksson, Levin berkunjung ke Jakarta pada 11 Februari 2016 lalu. Mereka berkunjung ke Balaikota dan mengungkapkan komitmen Scania AB untuk mendukung program pengembangan transportasi yang dijalankan Pemprov. DKI Jakarta.

Dalam kunjungannya saat itu, Levin berkesempatan berbincang santai dengan haltebus.com. Dia mengungkapkan, Scania melihat peluang perkembangan penataan kota yang lebih baik di Jakarta. Sekarang ini, dari sisi investor, kota-kota besar di negara tetangga lebih menawarkan fasilitas yang kompetitif dibandingkan Jakarta. Namun, melihat aspek demokratisasi dan prospeknya ke depan, Scania memandang ada peluang mereka untuk menawarkan sistem transportasi kota yang lebih baik untuk Jakarta.

“Memang tantangan terbesarnya adalah mendidik warga untuk mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Kami melihat jika Jakarta berhasil kami akan ikut andil dalam kerberhasilan itu. Yang pertama datang tentu akan mendapat kesempatan untuk maju bersama,” ujar Levin saat itu.

Mengemban tugas sebagai CEO Scania AB di tengah perkembangan teknologi kendaraan komersial menjadi tantangan bagi Levin. Dia berjanji untuk bekerja keras dan melanjutkan program yang sudah dijalankan Henriksson.

“Merupakan kehormatan yang sangat istimewa bagi saya untuk menjadi CEO Scania, perusahaan yang memiliki pengaruh luar biasa dalam kehidupan dan karier saya. Dengan tim global yang penuh semangat di Scania, saya akan bekerja keras untuk lebih mendorong pergeseran menuju sistem transportasi yang berkelanjutan. Sebagai merek yang kuat dari TRATON GROUP, kami akan melanjutkan pekerjaan Henrik yang sukses dan menciptakan dunia mobilitas yang lebih baik untuk bisnis, masyarakat, dan lingkungan,” kata Levin.

Bagaimana dengan Henriksson? “Itu adalah keputusan yang sangat sulit bagi saya, untuk meninggalkan Scania, sebuah perusahaan tempat saya menghabiskan seluruh karir profesional saya dan yang saya lihat sebagai keluarga. Saya telah menjalani perjalanan yang luar biasa di Scania dan saya merasa bangga dengan apa yang telah kami capai,” ujar Henrik Henriksson.

Henriksson yakin bahwa Scania memiliki posisi yang baik untuk masa depan. Dia menyatakan, Scania memiliki tujuan yang jelas, untuk mendorong peralihan menuju transportasi berkelanjutan. (naskah : mai/foto : dok Scania AB/haltebus.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013