Rabu, 14 April 2021 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ALEXANDER DENNIS LIMITED PERKUAT KEMITRAAN BERSAMA BYD
 
06 Maret 2021


(Jakarta – haltebus,com) Alexander Dennis Limited (ADL), pabrikan bus Inggris, mengukuhkan kerja sama bersama pabrikan bus asal China, BYD. Keduanya mengumumkan desain dan perakitan chassis bersama, baik untuk bus single decker maupun double decker khusus untuk pasar Inggris. Keduanya sepakat, memanfaatkan fasilitas produksi ADL di Inggris untuk keperluan ini.

“Berita ini mendukung hubungan fantastis yang kami miliki dengan ADL di Inggris. Kami selalu bekerja sama untuk memberikan produk dan layanan dengan kualitas terbaik, dan kami yakin bahwa produksi kendaraan lengkap di Inggris akan membawa efisiensi yang lebih besar bagi pelanggan kami. Lebih penting lagi, ” kata Managing Director BYD UK, Frank Thorpe dalam rilis yang diterima haltebus.com, Senin (11/1/21).

ADL menjalin kerja sama dengan BYD sejak 2015 lalu. Di bawah bendera New Fly Industri, produsen bus global, ADL memperkuat posisi sebagai pabrikan bus Inggris. Kerja sama dengan BYD cukup strategis, mengingat BYD memiliki posisi yang kuat secara global untuk baterai, manajemen energi, dan mobilitas listrik.

“Komitmen baik dari BYD maupun ADL ini, juga merupakan cerminan dari penerimaan eMobility dari otoritas lokal (Inggris), operator bus, dan penumpangnya. Elektrifikasi di kota-kota kita semakin cepat, dan kemitraan BYD ADL menjadi ujung tombak pendorong menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Thorpe menambahkan.

Perakitan chassis bus listrik yang akan berlangsung di fasilitas milik ADL, dan tim BYD memberikan dukungan di lapangan. Perakitan, direncanakan dimulai pada paruh kedua tahun 2021. Saat ini, chassis untuk bus single decker BYD ADL Enviro200EV dan bus double decker BYD ADL Enviro400EV sepenuhnya dibuat oleh BYD. Setelah selesai, lalu dikirim ke fasilitas ADL untuk dipasang bodi busnya di Inggris.

Pola baru kemitraan BYD dan ADL diyakini kedua belah pihak, bisa mempercepat elektrifikasi bus listrik di Inggris. Dengan desain dan perakitan chassis bus listrik di Inggris, tentu akan mempermudah prosesnya. “Saya senang kami memindahkan kemitraan bus listrik kami ke level selanjutnya dan membangun bus bebas emisi lengkap, untuk pasar di Inggris Raya. Ini memastikan bahwa investasi dalam transportasi berkelanjutan untuk kota-kota (di Inggris) memberikan manfaat ekonomi penuh bagi masyarakat di seluruh negeri,” ujar Paul Davies, President & Managing Director ADL.

Enam tahun terakhir, ADL menyebut, kerja sama kedua belah pihak semakin erat. Lebih dari 500 bus listrik telah dipesan dan dikirim ke pelanggan ADL. Lebih dari 70 persen bus bebas emisi di London, kota-kota dan berbagai wilayah di Inggris, dipasok oleh ADL melalui kerja sama BYD ADL. Keberadaan bus-bus itu telah membuat layanan bus kota yang bebas emisi sepanjang 16 juta mil perjalanan.

Dua produk hasil kerja sama adalah BYD ADL Enviro200EV dan BYD ADL Enviro400EV. Untuk Enviro200EV hasil kolaborasi kedua pabrikan ini dibuat dalam dimensi 9,8 meter, 10,2 meter, 10,9 meter atau 11,6 meter dengan lebar 2,47 meter dan tinggi 3,4 meter. GVW Enviro200EV adalah 18,7 ton dengan kapasitas angkut 80 penumpang, 40 di antaranya bisa duduk dikursi yang tersedia di kabin. ADL menyiapkan akses kursi roda dari pintu depan atau electric ramp di bagian tengah bus.

Bus ini dilengkapi dua motor listrik terintegrasi dengan axle penggerak dengan tenaga maksimum 2x90kW. Batere BYD lithium dengan teknologi iron phosphate 348kWh, membuat bus bisa bergerak hingga 160 mil atau sekitar 257 Km lebih tanpa pengisian tergantung pada kondisi operasional. Ada dua pilihan pengisian listrik untuk batere bus bebas emisi itu. Ada dual plug 2×40kW arus AC dan single plug 102kW untuka rus DC DC.

Ada dua tipe axle yang digunakan, ZFRL82A untuk axle depan, sementara axle penggerak di belakang menggunakan BYD EQ13. Pada sistem kemudi, ada Bosch system yang juga didukung electro-hydraulic power steering system.

Sementara untuk BYD ADL Enviro400EV dibuat dalam versi 10,3 meter dan 10,8 meter, dengan lebar 2,55 meter dan tinggi ada versi 4,2 meter dan 4,3 meter. GVW bus ini 19,2 ton dan bisa menampung 85 penunpang dengan 67 kursi di dalamnya. ada ruang untuk 1 atau dua kursi roda dengan akses manual di pintu depan dan electric ramp di pintu tengah.








Konfigurasi motor listriknya mirip dengan versi Enviro200EV, terdiri dari dua motor listrik, namun tenaganya lebih besar, yakni 2x150kW. Batere yang digunakan juga BYD lithium dengan teknologi iron phosphate. Ada dua pilihan batere, 339 kWh (10,3 meter) dan 382kWh (10,8 meter).untuk keperluan pengisian listrik, bisa menggunakan pilihan dua plug 2x40kW AC, ada juga pengisian 112kW arus DC dan pengisian melalui atap. Rentang operasional juga sekitar 160 mil, tergantung kondisi operasional.

Komponen untuk axle depan dan belakang tidak terlalu jauh berbeda. Axle depan juga menggunakan ZF RL82A, sementara untuk axle penggerak belakang BYD EQ13B. komponen Bosch juga masih digunakan pada sistem kemudi yang berbasis electro-hydraulic steering system.

Baik untuk bus single decker maupun double decker, ADL menggunakan bahan alumunium yang tahan lama serta ringan. Kedua bus juga sudah memenuhi standar Transport of London. Kerja sama dengan ADL memperkuat penetrasi BYD secara global, khususnya di kawasan Eropa. (naskah mai/foto : dok. ADL)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013