Sabtu, 08 Agustus 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TERNYATA BUS BISA JADI MEDIA KRITIK
 
26 September 2011


(Jakarta – haltebus.com)
Ada yang unik dalam Festival Braga yang digelar Bandung tahun ini. Komunitas film Indie di kota kembang itu menggelar Bismegaplex, plesetan dari jaringan bioskop terkenal di Indonesia. Bekerjasama dengan penyelenggara festival Braga, Bismegaplex diparkir di arena festival. “Kami sengaja dalam peluncuran Bismegaplex ini mengajak Wali Kota Bandung berkeliling kota sambil nonton film di dalam bus, tujuannya kasih tahu Wali Kota tentang film independen karya anak Bandung yang bagus,” kata Creative Director Bismegaplex Dinan Silmi di Balai Kota Bandung, Rabu (21/9/2011) seperti dilansir situs inilahjabar.com.

Apa Bismegaplex? Seperti namanya, Bismegaplex sejatinya adalah satu unit bus DAMRI yang disulap menjadi bioskop keliling. Menurut Dinan, bus ini merupakan bentuk protes pada Pemkot Bandung agar menyediakan gedung khusus untuk komunitas film independent. Selama komunitas ini tak punya ruang dalam menayangkan hasil karya mereka. “Selama ini, kami sudah pernah mengajukannya. tetapi tidak pernah teralisasi. Melalui bismegaplex ini diharapkan bisa terealisasi gedung khusus untuk kami, setelah menonton jadi percaya film independen bagus juga,” katanya lagi

Bus DAMRI berkaroseri Restu Ibu ini tak mengalami banyak perubahan. Tampak luar hanya ditempeli stiker besar Bismegaplex di sisi kiri dan kanannya. Sementara di bagian belakang stiker besar bioskop keliling memenuhi penutup mesin. Bus ini sehari-harinya menjalankan rutinitas di kota Bandung sebagai bus Patas AC.

Di bagian dalam juga tak ada yang diubah. Hanya saja, kaca ditutup rapat. Tak sekedar menggunakan kaca film yang pekat dan tirai kertas hitam ditempel untuk mencegah cahaya masuk. Maklum, untuk memutar film di layar yang ditempatkan di bagian depan bus diperlukan ruang gelap. Kursi bus juga tak ada yang diubah, hanya pengaturan kursi di bagian depan. Sebuah proyektor yang ditempatkan di atas meja menjadi sarana pemutar film.

Dalam peluncurannya itu, Wali Kota Bandung Dada Rosada bersama pejabat Kota Bandung ikut menikmati bioskop berjalan ini selama 1,5 jam. Sambil menikmati film mereka berkeliling kota Bandung. Tiga film inde yang dinikmati bertema percintaan anak muda, Gunung Tangkubanparahu, dan film animasi. Rutenya Balaikota Bandung di Jalan Wastukancana, Merdeka, Ir H Juanda, Tamansari, lalu kembali ke Jalan Merdeka, Tamblong, Asia Afrika, Cikapundung, Braga dan kembali ke Balai Kota.

Sayangnya bus ini tidak beroperasi lama. Bus bioskop yang diluncurkan Walikota Bandung itu, berakhir pada Minggu (25/9/11) kemarin, bertepatan dengan berakhirnya Festival Braga. (mai/foto ilustrasi : dok DAMRI Bandung)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013