Kamis, 22 Agustus 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BLU TRANSJAKARTA SIAPKAN 180 BUS GANDENG HINGGA 2013
 
27 September 2011


(Jakarta – haltebus.com) Tahun ini terbuka peluang bagi pabrikan bus gandeng di Jakarta. Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, merencanakan pengadaan lebih dari 130 bus gandeng yang recananya akan dioperasikan pada 2013. “Tahun ini kami mengadakan lelang investasi dan operasional 66 unit bus gandeng, tahun 2013 kami membutuhkan lebih dari 70 unit lagi,” kata Kepala BLU Transjakarta, Muhamad Akbar kepada haltebus.com di kantornya pekan lalu.

Dia mengatakan, penumpukan penumpang, selain karena masalah jarak antar bus, jalur yang tidak steril, juga kapasitas angkut yang tak sebanding dengan jumlah penumpang. Kebutuhan bus gandeng menurut Akbar, diperlukan untuk mengatasi masalah ini karena kapasitasnya yang besar, yang memungkinkan masyarakat pengguna Transjakarta cepat terangkut. Satu unit bus gandeng bisa mengangkut 160 orang.

Karena itu, saat berakhirnya kontrak operasi Transjakarta Koridor I Blok M – Kota tahun ini, BLU Transjakarta menyiapkan armada bus gandeng sebagai pengganti bus lama yang sudah tujuh tahun beroperasi. Menurut Akbar, armada Koridor I yang habis umur ekomonisnya mulai diganti secara bertahap mulai 2012 dengan bus gandeng. “Tahun ini kami tidak hanya mengganti armada Koridor I tetapi ada juga kebutuhan untuk pengadaan Koridor VIII Lebakbulus – Harmoni. Selama ini armada di Koridor VIII adalah armada pinjaman,” katanya.

Untuk pengadaan dan operasional bus Transjakarta Koridor I dan VIII dijadikan satu paket. Sehingga kebutuhan bus gandeng untuk dua koridor itu sebanyak 66 unit. Pengadaan bus, menurut Akbar, sepenuhnya diserahkan kepada operator merangkap investor. Cara ini ditempuh, agar pengadaan bus bisa lebih cepat terealisasi tanpa menunggu Anggaran dari APBD DKI Jakarta. BLU Transjakarta, lanjut dia, hanya membayarkan nilai operasional per bulan pada operator.

Kebutuhan lain bus gandeng Transjakarta jatuh pada Januari 2013. Akbar mengungkapkan, pada saat itu kontrak kerja tujuh tahun Koridor II Harmoni – Pulogadung dan Koridor III Kalideres – Harmoni berakhir. “Karena pengadaan bus gandeng ini membutuhkan waktu minimal satu tahun, kami harapkan sudah bisa memulai lelang pada akhir tahun ini,tandatangan kontrak awal tahun depan dan Juni 2012 pemasok bus gandeng sudah bisa memulai produksi,” ujar dia.

Akbar menyatakan, pada Januari 2013 itu pihaknya akan mengganti tak kurang dari 120 unit single bus Koridor II dan III dengan lebih dari 70 unit bus gandeng. Jika dihitung dengan 44 unit bus gandeng yang akan beroperasi di Koridor XI Kampung Melayu – Pulogebang, keseluruhan pengadaan bus untuk Transjakarta dalam tiga tahun ke depan mencapai 180 unit lebih.

Pengadaan 180 unit bus gandeng ini adalah tahap pertama penggantian dan penambahan armada Transjakarta. Akbar berharap, di masa mendatang seluruh armada yang dioperasikan BLU
Transjakarta adalah bus gandeng. Bus-bus yang ada saat ini akan diganti secara bertahap.(mai/foto ilustrasi : mai
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013