Minggu, 21 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
LAJUR BARU URAI KEMACETAN PULOGADUNG
 
14 Oktober 2011


(Jakarta – haltebus.com)
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, menata arus angkutan penumpang di Terminal dalam kota Pulogadung. Agar lalu lintas di dalam dan di luar terminal tak tersendat, dua lajur khusus kendaraan langsung. Uji coba ini dilakukan mulai Jumat (14/10/11). “Kita lihat nanti apakah uji coba ini bisa berjalan baik. Jika ada hasil yang bagus, akan dibuat jalur permanen,” kata Kepala Sudin Perhubungan Jaktim, Mirza Aryadi di sela-sela ujicoba hari pertama.

Menurut Mirza, uji coba jalur langsung ini untuk mengurai kebiasaan pengemudi angkutan umum yang ngetem di sekitar Terminal Pulogadung. Dia berharap dengan jalur khusus langsung, kendaraan bisa ‘terdorong’. Selama ini, pintu keluar terminal di Jalan Bekasi Timur dipenuhi angkutan yang menunggu mencari penumpang. “Kami bekerjasama dengan pihak kepolisian mengatasi arus yang tersendat ini,”kata dia.

Ujicoba bersama UPT Terminal Pulogadung dalam kota dan antar kota serta Sudin Perhubungan Jaktim ini, menurut Mirza, dilakukan selama tiga hari. Selanjutnya, jika ternyata berdampak positif maka UPT Terminal Pulogadung dalam kota bisa melanjutkannya. Bahkan, mantan Kasie Rekayasa Lalulintas Dishub DKI Jakarta ini menyebut, lajur yang semula masih menggunakan pembatas sementara bisa ditingkatkan menjadi pembatas permanen.
 
Sementara itu, Kepala Pos Polisi Terminal Pulogadung Ipda A. Edward Sinaga mengakui, tidak mudah mengurai kemacetan di sekitar terminal. Penyebab utamanya, tidak tertibnya kendaraan sejak di dalam terminal. “Mereka saling serobot. Istilahnya menyodok. Nah yang menyerobot ini maunya di depan, sedangkan yang antri lama diabaikannya,” kata dia.

Edward menyambut baik, adanya pengaturan ini. Dengan adanya lajur khusus, kata dia, maka kendaraan yang ingin antri mencari penumpang bisa dibedakan lajurnya dengan kendaraan langsung.  Menurut dia, kemacetan memudahkan pelaku kriminal melakukan aksi kejahatannya. "Berdasarkan pengalaman di lapangan, kalau macet ada saja kejahatan. Karena itu, penting kerjasama antara pihak kepolisian dan pengelola terminal,"ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ka Sudin Perhubungan Jaktim menggelar apel bersama jajaran petugas mulai dari Sudin, UPT Terminal Pulogadung dalam kota dan luar kota, serta kepolisian.

Mirza juga berharap, ada kesadaran dari pengemudi angkutan umum untuk mau mematuhi rambu-rabu yang mereka siapkan.

Dari pengamatan haltebus.com, pengaturan di hari pertama ini masih membingungkan pengemudi. Ada yang takut masuk jalur, ada pula yang masuk dengan ragu-ragu. Ada pula yang menanggapi dingin. “Ini maksudnya apa? Kalau sampai kita dipindah-pindah (jalur) demo aja tuh, yang sekarang aja pada sodok-sodokan (serobot), ” kata seorang pengurus angkutan umum, yang tak mau menyebutkan namanya.(mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013