Minggu, 21 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
JADI ANDALAN PEMASUKAN, PEREMAJAAN LIMA TIAP TAHUN
 
20 Oktober 2011


(Jakarta – haltebus.com) Menjadi armada andalan membuat bus-bus angkutan khusus Bandara Soekarno-Hatta harus selalu tampil menarik. Tak hanya menjadi pintu utama wajah Indonesia, Bandara bertaraf Internasional yang ada di Ibukota Negara ini menjadi cermin pelayanan. Tak heran dalam kurun tiga tahun terakhir, bus-bus DAMRI Angkutan Khusus Bandara berubah wajah. “Kami menargetkan khusus untuk bus bandara lima tahun harus ganti. Bus harus benar-benar baru,” ujar Direktur Teknik Perum DAMRI, Bagus Wisanggeni kepada haltebus.com di kantornya, Kamis (14/10/11).

Minat yang tinggi terhadap bus angkutan khusus bandara ini, kata Bagus, membuat Direksi Perum DAMRI menetapkan target peremajaan lima tahun sekali. Sebagai contoh, untuk tahun ini ada 20 unit bus baru yang beroperasi, 10 unit untuk jurusan Bogor, 10 unit lagi untuk Kampung Rambutan. Untuk bus jurusan Bogor, armada baru menggunakan toilet dengan kapasitas 40 penumpang dengan Model terbaru dari karoseri Laksana, Legacy SR-1. Fasilitas ini disediakan mengingat jarak tempuh yang cukup jauh, lebih dari 80 km dan tak jarang pula diwarnai kemacetan di sepanjang jalur.

Menurut Bagus, jumlah armada yang melayani angkutan bandara seluruhnya 160 unit, melayani tak kurang dari 24 ribu penumpang perhari. Saat ini, kata dia, ada 14 jurusan yang dilayani bus DAMRI Bandara Soekarno-Hatta. Empat jalur diantaranya adalah jalur luar kota Jakarta, seperti Serang, Bogor, Bekasi dan Purwakarta. Khusus untuk Bekasi, selain di kota Bekasi ada juga jalur ke Cikarang dan Perumahan Harapan Indah. “Kami baru saja menghidupkan kembali jalur lama yang sempat kami tinggalkan, yaitu Purwakarta,” katanya lagi.

Dengan tingkat okupansi yang tinggi, jika dihitung secara kasar 24 ribu penumpang per hari, maka pendapatan 160 unit bus itu mencapai Rp. 480 juta. Bisa anda bayangkan perputaran uang dalam sebulan untuk bus angkutan Bandara Soetta ini. namun, itu semua, kata Bagus, masih menopang lebih dari 5 ribu orang karyawan yang tersebar di berbagai kantor DAMRI di Indonesia. Belum lagi, pendapatan masih harus dibagi dengan unit usaha lain yang keuntungannya tidak bisa diandalkan. "Jadi semacam subsidi silanglah," ujar dia.



Berdasarkan pengamatan haltebus.com, bus-bus Bandara ini memang cukup diminati. Dari sisi pelayanan, armada bus DAMRI Bandara Soetta ini cukup baik. Armada Mercedes-Benz OH-1518 Euro-III menjadi andalam DAMRI. Dengan kursi yang lumayan lapang untuk ukuran bus dalam kota dengan kapasitas 40 hingga 43 penumpang untuk bus besar, dan 20 penumpang untuk bus kecil.

Okupansi penumpang lebih dari 50 persen. Untuk jalur-jalur tertentu, bahkan bisa mencapai 90 persen dari kapasitas bus 40 hingga 43 kursi di saat jam-jam sibuk. Biasanya sejak pukul 04.00 bus-bus DAMRI sudah siap di masing-masing tujuan pemberangkatan awal menuju Bandara. Jarak pemberangkatan setiap antar bus bervariasi antara 15 menit hingga 30 menit, tergantung jumlah armada yang tersedia dan banyaknya penumpang. Di yang termasuk ramai diantaranya Stasiun Gambir, Rawamangun, Blok M, dan Bogor pemberangkatan bisa 15 menit sekali. Namun, ada pula jalur yang dianggap sepi.

Saat haltebus.com melihat dari dekat operasional DAMRI di Bandara Soetta, ternyata masih terlihat beberapa unit bus yang terbilang uzur. Seperti sebuah bus keluaran tahun 2002 berkaroseri Restu Ibu model Skania berchasis Mercedes-Benz OH-1521. Untuk bus sedang, masih mengandalkan Mercedes-Benz seri OF 8000 dengan tahun pembuatan tak terpaut jauh. Menurut seorang kru yang menolak menyebut namanya, untuk jalur-jalur yang sepi penumpang bus yang disediakan tak sebaik jalur ramai. Dia menilai, jalur yang dianggap sepi, busnya juga seadanya. ”Sering juga ada penumpang bertanya, ongkos sama dengan jalur lain tapi kok busnya gak sama,” kata dia.

Bagus tak menampik jika masih ada bus yang diremajakan. Dia menyatakan, peningkatan kualitas armada mulai ditetapkan oleh Direksi Perum DAMRI yang baru dirombak tahun 2011 ini. Karena itu, secara bertahap bus-bus yang tergolong uzur akan segera diganti.(mai/foto-foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013