Sabtu, 25 Januari 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
JALUR TRANSJAKARTA HARUS SEGERA DISTERILKAN
 
04 November 2011


(Jakarta - haltebus.com)
Polisi diminta lebih tegas cegah masyarakat menyerobot jalur bus Transjakarta untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi. "Undang-undang lalu lintas sudah menyatakan kalau angkutan umum dan pejalan kaki harus diutamakan, apalagi angkutan yang sudah mempunyai jalur khusus," kata pengamat transportasi Dharmaningtyas, kepada wartawan di Jakarta Kamis (3/11/2011) seperti dikutip dari okezone.com.

Menurut Dharmaningtyas, jalur khusus bus Transjakarta bisa dilalui kendaraan lain kecuali, saat situasi darurat, seperti banjir, bencana alam, dan kondisi darurat lainnya

Ketua Institut Studi Transportasi ini mengungkapkan, kecelakaan di jalur khusus bus Transjakarta juga disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat tentang jalur yang dikenal dengan busway. "Jalur busway sama saja dengan jalur kereta yang khusus, jadi perlu adanya edukasi bagi pejalan kaki," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Layanan Umum Transjakarta, angka kecelakaan sampai Oktober 2011 tercatat 101 kasus dengan korban tewas 16 orang, luka berat 22 orang, dan luka ringan 63 orang.

Angka kecelakaan tertinggi ada di Koridor III dengan 19 kasus, dan terendah di koridor IV dengan 3 kasus. Sementara, untuk kecelakaan dari sisi operator, tertinggi dialami Trans Batavia 26 kasus dan terendah Bianglala Metropolitan (BMP) serta Trans Mayapada Busway (TMB) dengan 5 kasus.(mai/foto : mai )
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013