Sabtu, 24 Agustus 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BELI 500 UNIT CHASIS MERCEDES-BENZ, LORENA SIAP BERSAING
 
09 November 2011


(Jakarta – haltebus.com
) PT. Eka Sari Lorena (ESL) menutup akhir tahun dengan mengikat komitmen dengan PT. Dipo Star Motor (DAM) untuk pengadaan 500 unit chasis bus Mercedes-Benz. Pengadaan ini untuk meremajakan armada bus-bus Lorena Grup. “Kami ingin mewujudkan keinginan pelanggan yang loyal, yang menunggu armada baru kami. Dengan begitu kami bisa menjaga loyalitas para pelanggan,” ujar Technical Advisor PT. ESL, Dwi Ryanta Surbakti, di Jakarta Rabu (9/11/11).

Komitmen pengadaan bus ditandatangani CEO PT Eka Sari Lorena, GT Surbakti dan Presdir PT. Dipo Angkasa Motor Hansen Pohar. PT Dipo Angkasa Motor adalah salah satu dealer resmi Mercedes-Benz di Jakarta. Turut hadir dalam acara penandatanganan ini CEO PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI), DR. Claus Weidner.

Ryanta menyatakan, pengadaan bus dilakukan secara bertahap selama lima tahun ke depan. Untuk kuartal pertama tahun 2012, pihaknya akan mendatangkan 100 - 125 unit bus Mercedes-Benz tipe OH-1526. Tahun-tahun selanjutnya, pengadaan bus tergantung pada tipe terbaru yang dikeluarkan PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan Lorena. “Untuk tahap awal, kami meremajakan armada yang ada. Kami memiliki 60 rute di Sumatera-Jawa-Bali, dan akan bertambah dengan adanya penambahan ini,” kata dia.

Menurut Ryanta, saat ini Lorena Grup memiliki 280 unit armada. Pengadaan bus dengan total nilai Rp. 500 miliar bahkan lebih ini, kata dia, adalah bagian dari ekspansi perusahaannya. Dia yakin, di masa mendatang bisnis transportasi masih menjanjikan. Masih ada daerah-daerah di Indonesia yang infrastruktur jalannya belum terbangun. Adapun pendanaan untuk pengadaan bus, kata mantan Managing Director PT. ESL ini, datang dari dana perusahaan, leasing, dan IPO yang sudah masuk dalam rencana perusahaan ke depan. “Jika infrastruktur di Kalimantan dan Sulawesi sudah baik, mengapa tidak Lorena masuk ke sana,. Masih terbuka peluang,” ujarnya optimistis.

Chasis OH-1526 sengaja dipilih Lorena karena dinilai cocok untuk kondisi medan di Sumatera. Ryanta menjelaskan, pilihan ini juga terkait perawatan. Lorena belum tertarik untuk menggunakan chasis OH-1626 dan OH-1830 bersuspensi udara. Fokus peremajaan armada Lorena adalah di rute-rute yang dinilai ‘gemuk’ dan diwarnai persaingan ketat kompetitornya.

Sementara itu, General Manager PT. DAM, Andre Pohar menyambut baik kepercayaan Lorena untuk bekerja sama dalam pengadaan 500 unit chasis Mercedes-Benz. Menurut dia, selama ini antara PT. DAM dan PT ESL telah menjalin kerjasama perawatan bus, pengadaan suku cadang dan pelatihan mekanik. “Semoga kerjasama ini bisa berlanjut di masa mendatang,” katanya.

Dalam pernyataan tertulisnya, CEO PT. ESL, GT Surbakti menyatakan, pihaknya tengah menyiapkan diversifikasi usaha. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan rencana besar Lorena Grup. “Rencana itu sedang dimatangkan. Kami akan mengumumkan pada saatnya nanti,” kata pria yang mendirikan PO Lorena 41 tahun lalu.

Lorena sendiri saat ini telah memiliki beberapa unit usaha. Selain bus antar kota antar propinsi, ada unit usaha pengiriman barang, operator bus Transjakarta dan yang paling akhir menjadi operator bus Feeder Transjakarta. (mai/foto-foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013