Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MEMULIHKAN KEPERCAYAAN LEWAT EVO-SERIES
 
13 Januari 2012


(Magelang – haltebus.com) Menjadi karoseri besar dan terkenal sejak tahun 80-an tak selamanya mudah. Begitulah yang dialami oleh Karoseri New Armada selama hampir tiga dekade. Mengalami masa-masa keemasan di tahun 90-an, karoseri berbasis di Magelang ini mulai menyurut di era 2000-an. “Harus kami akui di awal tahun 2000-an ada yang kurang pas, sampai akhirnya kami evaluasi di tahun 2009,” ujar Direktur Marketing Indra Krisna, kepada haltebus.com Senin (2/1/12) di kantor pusat New Armada, Magelang, Jawa Tengah.

Menurut Indra, sejak tahun 2009 New Armada melakukan survey terhadap pelanggan. Tak hanya pemilik bus, tetapi juga pengguna bus untuk mencari masukan terhadap produk-produk yang dihasilkan New Armada selama ini. Hasilnya, mereka menjabarkan dalam sebuah produk : Evo-series di tahun 2010.

Kini Evo-series telah memasuki tahun ketiga dengan label Evonext. Bus model Evo-series yang dikeluarkan New Armada sama sekali tak sama dengan Evo-series Rahayu Santosa, apalagi Evobus yang masih satu grup dengan Daimler AG, Jerman.

Evo-series New Armada kental dengan nuansa bus pariwisata, dengan kesan lapang dan mewah pada kabin. “Evo-series memang ditujukan sebagai luxury coach yang menargetkan kelas premium untuk bus pariwisata,” kata Indra.

Sejak diluncurkan pada Pameran Bus dan Truk Indonesia kedua di Arena JIEXPO Kemayoran pada 2010, produk ini termasuk laris di pasaran. Awalnya Evo-series diminati oleh operator bus pariwisata, operator bus antar kota antar provinsi (AKAP) hanya menunggu. “Kami sadar banyak orang menilai produk-produk New Armada sebagai jago pameran. Namun lambat laun, banyak juga yang akhirnya memutuskan memilih Evo-series ini,” ujar Indra.

Di tahun 2011, pesanan dari operator bus AKAP yang berpengaruh mulai mengalir. Salah satunya PT. Eka Sari Lorena. Perusahaan Otobus yang didirikan oleh G.T. Soerbakti ini menjadi istimewa karena belum pernah menggunakan produk New Armada sebelumnya. Selama lebih dari 40 tahun berdiri, Lorena mempercayakan produknya pada dua karoseri asal Bogor dan Malang. “Kami tertarik karena modelnya, menumpang di dalam kabin Evonext terasa lapang,” kata Coorporate Secretary PT. Eka Sari Lorena, Andy Porman Tambunan.

Menurut Andy, dari sisi model Evonext juga cukup menarik. Dia menyatakan, Lorena tertarik menggunakan Evo-series dengan pertimbangan cermat. Mengingat, rute bus-bus Lorena-Karina terbentang sepanjang Medan di Sumatera Utara hingga Denpasar, Bali, yang memiliki karakter beragam. Jalan Sumatera yang banyak menanjak-menurun curam, dan terkadang tidak rata menuntut karoseri bus yang tahan guncangan.

Selain itu, kata Andy, pelanggan Lorena juga senang dengan model dan kabin Evonext yang lapang. Karena itu, New Armada menjadi salah satu karoseri mitra Lorena dalam rencana penambahan 500 unit chassis yang kontrak pembeliannya ditandatangani 9 November silam.

Tak hanya Lorena, Pahala Kencana juga mempercayakan pembuatan 22 unit busnya menjelang akhir 2011. Tak hanya untuk bus pariwisata, tetapi juga bus-bus AKAP. Menurut Indra, ini merupakan pesanan terbesar Pahala Kencana setelah 20 tahun lebih memilih karoseri lain. “Kepercayaan PO-PO berpengaruh ini bagian dari strategi marketing kami. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan PO-PO ini,” katanya.

Indra menyatakan, New Armada saat ini tengah dalam proses untuk memperbaiki kualitas produknya. Berbagai keluhan pelanggan, kata dia, menjadi masukan untuk mereka. Termasuk keluhan yang terlihat saat haltebus.com berkunjung ke New Armada November lalu.

Dua pengusaha bus tengah komplain soal keterlambatan jadwal produksi. Salah seorang diantaranya dengan nada meninggi berkata, “Saya ini langganan New Armada, tetapi sering juga kalo sudah bus masuk saya harus bolak-balik ngecek pengerjaan sampai dimana. Di cek pun belum jaminan kelar sesuai jadwal.”

Tahun 2012 New Armada, kata Indra, menetapkan target yang tinggi untuk kepuasan pelanggan tanpa meninggalkan kualitas produk. Ketepatan waktu, diakuinya masih menjadi kendala di tahun 2011. Namun, bukan berarti tidak bisa diperbaiki. ”Seperti motto New Armada, menjadi nomor satu. Perubahan itu pasti terjadi, dan kami siap menjadi yang terbaik,” ujarnya mantab. (naskah dan foto : mai/istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013