Sabtu, 25 Mei 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MENGEMBALIKAN KEPERCAYAAN LEWAT SUSPENSI
 
28 Mei 2012


(Yogyakarta – haltebus.com) Kuatnya persepsi pasar bus Indonesia terhadap merek Mercedes-Benz sudah terbentuk cukup lama. Ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan bus yang setia menggunakan merek Mercedes-Benz. Termasuk dalam acara Fleet Owner Gathering atau temu pemilik bus yang digelar PT. Mercedes-Benz Indonesia di Yogyakarta dan Magelang 11-13 Mei 2012 lalu. Acara yang digelar bersamaan dengan peluncuran secara resmi bus seri terbaru yakni OH-1626 diikuti sedikitnya pemilik dan perwakilan dari 30 perusahaan bus di Indonesia.

Dalam acara temu pemilik bus ini, PT MBI. Memang mengikutsertakan sembilan unit bus. Nyaris semua tipe bus Mercedes-Benz yang ada di pasaran dihadirkan. Ada OH-1521 E-III, OH-1526, OH-1626 dan OH-1830. Namun siapa sangka, dalam acara itu PT. MBI menyelipkan satu unit bus tipe OH-1526 yang sudah dimodifikasi. Ada apa ya? “Seperti yang sudah bapak-ibu sekalian coba, kami menghadirkan satu unit OH-1526 yang sudah dimodifikasi oleh divisi body builder pada leaf spring-nya (baca: per daun),” kata Vice President After Sales PT. MBI Radinal Mufti di sela-sela penjelasan pada pemilik bus di Magelang.

Semua bus yang diikut sertakan dalam acara itu adalah bus baru keluar dari karoseri, kecuali bus OH-1526 milik PO Blue Star, lansiran tahun 2011. Bus inilah yang dijadikan bus eksperimen teknisi-teknisi PT. MBI meramu suspensi alias peredam guncangan yang cocok untuk kondisi di Indonesia.

Maklum, untuk tipe OH-1526 sejumlah pengusaha dalam pertemuan itu masih mengeluhkan kelambanan respon PT. MBI atas masalah suspensi yang mereka alami. “Kami terpaksa memodifikasi sendiri suspensi bus kami,” kata Dirut PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN), Kurnia Lesani Adnan saat tanya jawab dengan jajaran Mercedes-Benz Indonesia yang juga dihadiri Senior Manager Sales Regional ASEAN, Thomas Bauer. Keluhan tentang kerusakan di suspensi OH-1526 juga disampaikan pemilik PO Gunung Harta, I Wayan Sutika.



Selama uji coba Yogyakarta – Magelang, haltebus.com mencicipi OH-1526 PO Blue Star yang suspensinya sudah diubah. Tak seperti tipe sejenis yang sudah banyak beredar di pasar, bus mengayun lembut saat melewati jalan berbelok maupun tak rata. Guncangan yang kerap disebut bantingan juga tak mengocok perut penumpang. Pada suspensi yang terpasang pada chassis OH-1526 yang dikeluarkan PT. MBI, bantingan saat berbelok maupun saat melewati jalan bergelombang sangat terasa. Hampir bisa dipastikan penumpang terguncang-guncang selama melewati jalan seperti itu.


Alhasil sejumlah pengusaha bus yang ikut merasakannya perubahan suspensi ini dengan spontan berkomentar. “Lumayan ini bantingannya, gak keras,” kata Handojo Budianto dari PO Nusantara. “Apik ki, wis enak (baca : bagus ini, sudah enak),” ujar Hendro Darmojuwono dari PO Safari Dharma Raya.

Selama mencoba suspensi baru yang ditawarkan PT. MBI, mereka sengaja duduk di bagian belakang bus. Di bagian ini bantingan sering terasa keras, jika suspensi tak mumpuni saat berbelok. Begitu pula jika bus melewati jalan berlubang, atau kontur jalan yang melonjak dan mengayun seperti yang sering ditemui saat melewati jembatan kecil. Petinggi PT. MBI yakni After Sales Director Heinrich Schromm, Marketing Director Olaf Petersen dan Thomas Bauer ikut duduk di bagian belakang bersama pengusaha-pengusaha ini.

Dihubungi secara terpisah, Manajer Operasional PO Blue Star, Jakarta, Andreas Dian Wijaya mengungkapkan, ada pergantian suspensi pada bus milik PO Blue Star. Dia menjelaskan, semua yang terkait dengan kinerja peredam guncangan pada busnya baik di depan maupun belakang di ganti. Peredam yang sudah terpasang asal pabrikan seperti per daun dan shock absorber alias peredam kejut diganti dengan produk lokal. “Ada tim dari Mercedes-Benz yang mengawasi proses pergantian dan semua dilakukan dengan perhitungan rinci,” katanya.

Menurut Andreas, ada penyesuaian tingkat kelenturan peredam kejut dan per daun yang terpasang pada chassis produksi Brazil itu. Dia bahkan menyebut, mendapat dua kali percobaan penggantian suspensi dari PT. MBI. Semuanya unit-unit yang menjalani ujicoba perangkat suspensinya diganti dengan produk lokal. Dia menyebut, produk lokal ini digunakan PT. MBI saat masih bernama PT. German Motor Manufacturing yang memproduksi OF-1113 hingga OH-1521.

Berdasarkan informasi yang diperoleh haltebus.com, selain PO Blue Star, ada dua perusahaan bus lain yang menjadi tempat percobaan. Dari hasil komparasi yang dilakukan sejak tahun lalu, akhirnya PT. MBI menghadirkan ramuan yang dinilai cocok dan dipasang pada OH-1526 milik PO Blue Star. Tak salah jika kemudian, ramuan suspensi ini mendapat tanggapan positif.

Untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggannya dalam uji coba Yogyakarta – Magelang – Purworejo – Yogyakarta, PT. MBI menyebarkan kuisioner. Dan uniknya yang ditanyakan adalah seputar tingkat peredaman guncangan pada bus yang dirasakan oleh penumpangnya.

Selama tiga hari perhelatan, PT. MBI ingin mengembalikan kepercayaan penuh dari pelanggan setianya. Keluhan tentang suspensi pun langsung dijawab. “Kami telah mengirimkan surat ke kantor pusat kami di Jerman, juga ke Brazil. Saya berharap pada Juli nanti ada suku cadang yang sudah bisa tersedia,” kata After Sales Director Heinrich Schromm. (naskah : mai/foto: mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013