Senin, 18 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MERCEDES-BENZ, LUNCURKAN FITUR BARU DI KELAS 260HP
 
11 Mei 2012


(Yogyakarta – haltebus.com) Menjajaki kelas menengah bus besar, Mercedes-Benz memantapkan diri dengan chassis OH-1626. Setelah diumumkan pada Februari 2011, akhirnya pabrikan asal German itu secara resmi memperkenalkan bus bersuspensi udara pertama di kelasnya. “Kami melihat periode 2011-2012 adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan chassis OH-1626 kepada pelangan kami di Indonesia,” ujar Bus Sales Manager PT. Mercedes-Benz Indonesia, Diyanto Prayudiman saat merilis OH-1626 di Yogyakarta, Jumat (11/5)


Menurut Diyanto, chassis OH-1626 memiliki beberapa keunggulan di kelas bus bertenaga 260HP. Fitur yang ditawarkan cukup menggiurkan, yakni suspensi udara dan chassis tipe space frame. Dua fitur yang menurut dia, hanya ada di bus-bus mewah. Dia menambahkan, tipe chassis space frame memungkinkan bagasi penumpang yang cukup lapang dengan kapasitas angkut yang lebih besar dari chassis bus tubular frame. Ciri khasnya, bagasi tembus dari dinding bus sebelah dari kiri ke kanan.


Diyanto mengklaim, torsi yang dicapai oleh mesin tipe OM 906 LAIII dengan isi silender 6347 cc cukup besar dibandingkan dengan putaran mesin. Dengan putaran mesin di kisaran 1200 – 1600 rpm, torsi maksimum yang bisa dihasilkan 950Nm. Dan tenaga maksimum mesin dicapai pada putaran 2000 rpm. “Standar kami ini membuat mesin bisa lebih awet, dengan putaran rendah tenaga yang dihasilkan cukup besar,” katanya.


Bagaimana serapan pasar di Indonesia untuk OH-1626? Menurut Diyanto, slot produksi untuk tipe ini yakni 350-400 unit sudah dipesan pelanggan. Untuk ukuran chassis dilepas ke pasaran dengan kisaran harga Rp. 749 juta (off the road), jumlah ini terbilang laris.


Pasar utama untuk OH-1626, kata Diyanto, adalah bus-bus pariwisata. PT. Mercedes-Benz Indonesia menargetkan, OH-1626 menjadi primadona di kelas 260HP dan bisa berkontribusi pada estimasi penjualan di angka seribu unit. “Target minimal kami bisa menguasai minimal 50 persen pasar bus Indonesia,” ujar Diyanto yakin.


Dalam kesempatan itu, diperkenalkan pula tipe OH-1830. Sayangnya untuk bus bertenaga 300HP itu tidak diluncurkan secara resmi. Menurut Diyanto, pihaknya masih mengevaluasi kemungkinan memproduksinya secara massal. Sebab, masih diperhitungkan bus di kelas ini atau bertenaga di atas 300HP tergantung serapan pasar. Karena itu, kata dia, PT. Mercedes-Benz Indonesia baru merilis 50 unit chassis untuk melihat minat pelanggan mereka. Maklum, untuk harga chassis OH-1830 dilepas Rp. 919 juta (off the road). “Masih kami lihat apakah kami melanjutkan program peluncuran produk di kelas yang sama dengan OH-1830 atau dengan kelas yang lebih tinggi lagi, tergantung nanti,” kata dia.


Meski meluncurkan dua produk baru, dua tipe bus Mercedes-Benz lainnya, yakni OH-1521-EIII dan OH-1526 masih tetap diproduksi. Rupanya dominasi Mercedes-Benz untuk pasar bus di Indonesia tak ingin dilepas begitu saja. Banyaknya pilihan tipe yang ditawarkan ke pelanggan memungkinkan pelanggan memilih chassis bus yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
(naskah : mai/foto: mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013