Senin, 27 Mei 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ADA BUS DI ANTARA ANAK YATIM-PIATU DAN KAUM DHUAFA
 
09 Agustus 2012


(Jakarta – haltebus.com) Dua belas unit bus terparkir rapi di halaman depan garasi PO. Suryaputra Adipradana, Jl. Soekarno-Hatta, Bandung Sabtu (4/8/12) pagi. Hanya satu diantara ke-12 bus yang milik PO yang kerap disingkat SPA itu. Sisanya, milik beragam perusahan otobus di Bandung bahkan Jakarta. Sebagian dari bus-bus itu membawa penumpang yang berasal dari lima panti asuhan di sekitar Bandung.

“Kami bekerja sama dengan 7Parahyangan Human Community menggelar Education Trip dirangkai dengan buka puasa serta santunan untuk 300 anak yatim di Bandung,” kata koordinator acara Andreas Kurniawan kepada haltebus.com Senin (6/8/12).

Acara ini diprakarsai dua komunitas, yakni komunitas penggemar bus Bandung Biser Community (BBC) dan komunitas yang aktif di bidang sosial 7Parahyangan. Andreas menjelaskan acara menyantuni anak yatim-piatu menjadi agenda rutin tahunan BBC di bulan Ramadhan. Namun, tahun ini semangat mereka bertambah saat bertemu dengan 7Parahyangan.

Berbagi tugas, BBC dan 7Parahyangan menyusuri sudut-sudut kota bandung hingga Cimahi untuk mencari anak-anak yang ditampung di berbagai panti asuhan. Ada lima panti asuhan yang akhirnya mereka ajak, sekedar untuk berbagi kegembiraan.

Didukung sekitar 130 anggota BBC dan 20 anggota 7Parahyangan, Andreas mengaku tak menyangka jika acara ini disambut positif oleh manajemen PO Bus yang menjadi mitra mereka. Jakarta Bus Society, penggemar bus asal Jakarta juga ikut hadir dalam acara bertajuk Persembahan dari Hati. Partisipasi dari berbagai pihak ternyata melebihi target yang ditetapkan. Awalnya, dia hanya memperkirakan 10 unit bus yang dilibatkan. “Kami terpaksa membatasi 12 unit bus yang konvoi, dua bus yang ikut acara buka puasa tetapi tidak ikut konvoi, masih ada tiga yang terpaksa kami minta pengertiannya,” kata pria berperawakan kurus ini.

Acara diawali dengan upacara kecil oleh Direktur PO SPA Budi Sumadiharja, Andreas, dan Adham Mustofa dari 7Parahyangan. Dengan dikawal pihak kepolisian, bus-bus itu menuju Museum IPTEK di kawasan Kota Baru Bumi Parahyangan. Bus yang terlibat antara lain dari Harum Prima, City Trans Utama, Pakar Utama 8, Suryaputra Adipradana, Kemajuan Jaya (KMJ), Qitarabu, Miqi Holiday, Gagak Rimang, Duta Mutiara Harum (DMH), AM Trans, Fazri Holiday dan DAMRI.

Dua unit terakhir dan dua unit bus sedang Scorpion Holidays datang khusus dari Jakarta. DAMRI mengikutsertakan satu unit bus khusus Bandara Soekarno-Hatta, sedangkan Fazri Holiday datang dari markasnya di Selatan Jakarta. “Selain kegiatannya bersifat amal, saya dan istri juga hobi bus juga, samalah dengan penggemar bus,” kata Asep Permana pemilik Fazri Holiday.

Asep mengaku sangat senang meski harus menempuh perjalanan dua jam lebih menuju Bandung. Menurut dia, adanya kegiatan yang melibatkan PO sangat bermanfaat untuk menambah wawasan. Sebagai pendatang baru, dia mengaku sangat membutuhkan kegiatan yang sifatnya saling tukar informasi sesama pelaku bisnis transportasi bus.

Ternyata dalam kesibukan bisnis masih ada orang-orang yang mau beramal. Dan BBC mempertemukannya dalam sebuah kegiatan. Rangkaian acaranya cukup menarik. Setelah mengenai berbagai macam hal terkait ilmu pengetahuan dan teknologi, mereka diajak berkeliling Bandung. Dan berakhir di Aula Masjid Al Ukhuwah kompleks Balaikota Bandung di Jl. Wastu Kencana. Tentu saja, 12 unit bus yang berjalan beriringan menyita perhatian warga kota kembang itu.



Sepanjang acara, ada satu unit bus yang menarik perhatian anak-anak. Sebuah bus berchasis Hino dengan desain interior layaknya rumah membuat anak-anak terkagum-kagum. Bus caravan milik AMTrans itu baru pertama kali ikut kegiatan BBC. Menurut Manager Operasionalnya, Dadi Setiadi mereka tertarik untuk terlibat karena ada misi sosialnya. “Karena ini kegiatan amal, kami ingin pula sekedar berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim-piatu. Minimal berbagi kegembiraan bagaimana rasanya naik bus seperti ini,” katanya.


Selain buka puasa bersama dan santunan, mereka unjuk kebolehan menyanyi dan beragam permainan. Kehangatan dan kebersamaan diantara anak-anak, anggota BBC dan manajemen perusahaan bus yang mengikuti acara sangat terasa. Meski hanya sehari, anak-anak yang mayoritas duduk dibangku TK, SD hingga SMP itu tak pernah lepas dari senyum. Bahkan selama perjalanan, tak sedikit dari mereka yang terbuai kenyamanan bus.

Agenda untuk anak-anak yatim-piatu berakhir hingga pukul 20.00. Selesai dengan anak-anak yatim-piatu, acara berlanjut. Modal semangat dan sisa tenaga yang ada, mereka menyiapkan santap sahur seribu nasi bungkus. Sebuah bus DAMRI disiapkan untuk keperluan ini. “Puji syukur donasi kepada kami lebih dari cukup untuk anak-anak panti asuhan, kami juga ingin berbagi dengan kaum dhuafa dengan santap sahur bersama,” kata Andreas.

Kegiatan semacam ini menurut Dadi Setiadi sangat bermanfaat tak hanya bagi operator bus, tetapi juga masyarakat luas. Dia menyebut, Grup usaha Amanda Brownies sebagai induk AMTRans memang menggariskan pentingnya misi sosial di sela-sela bisnis. “Di luar dugaan, kegiatan BBC memiliki dampak positif yang tidak dibayangkan sebelumnya,” katanya.

Seperti halnya Dadi, Asep Permana mengaku kerjasama dengan penggemar bus yang terjalin dengan operator bus membawa sesuatu yang positif. Di bulan Ramadhan, tak hanya BBC dan 7Parahyangan yang ingin menunjukkan kontribusi untuk masyarakat luas. Di belahan bumi lain, di Indonesia tak sedikit komunitas penggemar bus yang juga bergerak dengan tujuan yang sama. Berbuat sesuatu untuk kebaikan dan kemajuan transportasi di Indonesia. (naskah : mai/foto : dok. bandung biser community)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013