Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TREN MUSIM MUDIK LEBARAN: BUS BARU BUKAN SEKEDAR PROMOSI
 
14 Agustus 2012


(Jakarta – haltebus.com)
Kemeriahan musim mudik lebaran tak hanya dirasakan oleh orang-orang yang berniat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Operator-operator bus juga diliputi euforia musiman ini. Coba tengok, diantara sepuluh bus yang melintas di jalur mudik, pasti ada satu-dua bus yang baru. Kemeriahan ini juga terjadi di Sumatera. “Ada 16 unit bus PO Makmur dan 20 unit bus PO Halmahera baru sejak akhir tahun 2011 hingga Juli kemarin,” ujar penangungjawab PO Makmur dan Halmahera, Tiopan Hutapea saat dihubungi haltebus.com Selasa (14/8/12).

Minggu ketiga Juli lalu 10 unit bus baru PO Halmahera keluar dari karoseri Rahayu Santosa. Bus-bus Euroliner berkelir merah menyala, cukup menarik perhatian. Sebab, ada perbedaan menyolok antara bus-bus milik Makmur grup ini dengan bus-bus pada umumnya. Dari 10 unit itu, enam di menurut Tiopan, digunakan untuk bus non-AC bertoilet. Jangan salah, ini bukan bus yang dibangun dari chassis lama, semua bus non-AC dan ber-AC menggunakan chassis Mercedes-Benz OH-1526. Padahal oleh pabrikannya, chassis Mercedes-Benz OH-1526 diidentikan untuk dibangun sebagai bus mewah ber-AC.

Di tengok lebih dalam lagi, bus-bus non-AC itu juga berbeda dengan kebanyakan bus. Semuanya dilengkapi dengan sekat penumpang di depan dan belakang, untuk area merokok. Tiopan menyebut, sekat ini dipasang demi kenyamanan penumpang. “Tidak ada lagi itu kursi di tengah, karyawan bus juga tak boleh masuk, kalau mau merokok ya di dalam sekat, bukan di bagian penumpang,” katanya.

Empat unit lainnya digunakan untuk melayani kelas Eksekutif. Bagi anda yang sering menaiki bus di Jawa, jangan bayangkan bus dengan konfigurasi kursi 2-2 dengan jumlah total 24-34 kursi per bus-nya. Tiopan memaparkan, yang dimaksud bus eksekutif adalah bus berkonfigurasi kursi 2-1 dengan kapasitas angkut penumpang 21 orang.

Salah satu pemain di jalur penghubung Sumatera Utara-Riau itu ‘membanjiri’ trayeknya dengan bus baru. Sepuluh unit bus Halmahera langsung mengisi trayek Medan-Dumai, Medan-Pekanbaru dan Medan-Prawang. Tiopan menambahkan, penambahan bus di Makmur grup dilakukan setiap menjelang lebaran bukan hanya karena ingin menarik minat penumpang, tetapi sudah menjadi tradisi.

Di Pulau Jawa sendiri penambahan unit juga dilakukan beberapa PO bus. PO. Maju Lancar misalnya menambah enam unit bus baru. Dengan beragam chassis bus, Direktur Operasional PO Maju Lancar Adi Prasetya berharap pelanggan setia mereka bisa menikmati pelayanan yang baik.



Didit, panggilan akrab Adi Prasetya, mengaku pihaknya sengaja menambah armada di saat musim mudik lebaran. Dia menilai, ada tantangan tersendiri di saat penumpang mengalami kenaikan. misalnya bagaimana bisa memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggan di tengah kesibukan yang luar biasa di tengah dinamika waktu perjalanan yang tak pasti. Sementara di sisi lain, jika pelanggan puas, tentu bisa menjadi promosi gratis bagi PO Maju Lancar.

Karena itu, Didit menegaskan, penambahan armada baru saat musim mudik lebaran juga diiringi tambahan pelayanan . Dia mengatakan, selama musim mudik, setiap bus wajib memutar lagu-lagu yang digemari penumpang, untuk menghilangkan kepenatan di jalan. Saat tiba di tujuan, untuk jarak tertentu PO Maju Lancar juga menyediakan layanan antaran di kota Yogyakarta dan Wonosari. “Kami harus punya kiat dan strategi pelayanan supaya penumpang arus mudik atau balik lebaran merasa nyaman,” kata dia.

Sementara itu, manajemen PO Bejeu, Jepara memiliki alasan lain dalam penambahan armadanya. Dengan enam unit bus baru menjelang musim mudik lebaran ini, mereka menambah area layanan. Di tahun 2011 tujuan PO Bejeu dari Pati-Kudus-Jepara ke Jakarta dan sekitarnya hanya Pulogadung, Lebakbulus, Kramatjati, Cibinong dan Bogor. Untuk musim lebaran ini, ada penambahan tujuan di seputar Jakarta. Ada sembilan titik diantaranya: Ciledug, Pasar Kemis dan BSD di Tangerang dan Tangerang Selatan, Jatiasih di Bekasi, serta Kalideres, Cengkareng dan Rawamangun.

Penanggungjawab operasional PO Bejeu, M. Iqbal menyatakan, musim mudik lebaran menjadi ujian bagi mereka menghadirkan pelayanan maksimal. Dengan penambahan 16 unit armada selama tahun 2012 ini, mereka memberikan nilai tambah untuk kelas Eksekutif daan VIP . Layanan standar seperti selimut, perelngkapan audio visual sebagai hiburan, juga prasmanan mereka sediakan untuk menemani perjalanan para pelanggan. Masih ada pula tambahan layanan khas.
Ada hot tea/coffe express, WiFi, snack, air mineral 600ml dan juga stop kontak, ujar Iqbal

Iqbal juga punya kiat tersendiri untuk memanjakan pelanggannya. Ke-16 unit bus baru itu terdiri dari beragam variasi chassis. Pelanggan setia PO. Bejeu bisa 'berburu' dan membandingkan serta merasakan kenyamanan masing-masing bus baru. Sebagai informasi, chassis yang dibeli operator bus yang mengawali usahanya dari bisnis kayu jati ini antara lain Mercedes-Benz OH-1526 dan OH-1626, Hino R-260 dan Golden Dragon. Semuanya dilengkapi suspensi udara. Tentu anda bisa membayangkan kenyamanan yang dijanjikan selama perjalanan.


Bahkan, Iqbal masih punya kejutan lain untuk pelanggannya menjelang hari raya. Beberapa bus yang bertugas untuk mengangkut pemudik baru keluar dari karoseri. Soal model, dia hanya berujar,
Itu bagian dari kejutannya.”

Perlombaan operator bus di masa musim mudik lebaran itu tentu saja sangat menguntungkan pelanggan. Tetapi sayangnya, di tengah-tengah perhelatan akbar tahunan untuk operator bus itu, masih saja terdengar penumpang yang terlantar atau dikecewakan oleh operator bus.  Padahal, kunci usaha jasa transportasi terutama bus, adalah pelayanan maksimal pada penumpang. (naskah : mai/foto: mai/dok Rahayu Santosa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013