Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MODEL BUS TERBARU DI AJANG IIMS 2012
 
15 September 2012


(Jakarta – haltebus.com)
Ajang Indonesia International Motor Show ternyata tak hanya bergengsi untuk pamer produk-produk otomotif seperti mobil atau sepeda motor. Di pameran yang digelar setiap tahunnya oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ini, juga dipilih industri karoseri bus untuk menampilkan produk terbaiknya. “Ada empat produk yang kami pamerkan di IIMS 2012 tanggal 20-30 September mendatang,” kata Kepala Desainer Karoseri Laksana, Kus Ririn kepada haltebus.com Jumat (14/9/12).


Menurut Ririn, empat produk diboyong dari markas mereka di Ungaran, Semarang, Jateng. Unit yang dipamerkan terdiri dari satu bus sedang, dan tiga bus besar. menjelaskan, pihaknya sengaja memilih IIMS sebagai ajang memperkenalkan produk terbaru mereka. Menurut dia, salah satu alasannya bahwa pameran itu dikunjungi lebih dari 250 ribu orang setiap tahunnya. Panitia IIMS bahkan menargetkan 350 ribu orang mengunjungi pameran otomotif bergengi di Indonesia itu

Dari empat produk yang siap dipamerkan, kata dia, dua produk merupakan model yang baru diperkenalkan. Satu unit bus ber-chassis Golden Dragon dengan desain lantai rendah siap menghiasi stand Karoseri Laksana. Kali ini bukan bus kota Cityliner seperti tahun lalu, melainkan bus khusus apron bandara. Satu unit lainnya adalah model terbaru yang dirancang untuk bus antar kota antar provinsi dan bus pariwisata. “Namanya, Discovery. Model ini akan mendampingi bus premium kami Legacy SR-1 melengkapi kebutuhan pelanggan,“ kata Ririn.

Langkah Karoseri Laksana juga diikuti oleh Karoseri Rahayu Santosa. Menurut Direktur Teknik Karoseri Rahayu Santosa, Suyono, mereka siap memamerkan dua produk terbaru dari tiga produk yang diikutsertakan. Produk yang dimaksud Suyono bukanlah model Euroliner yang mulai beredar di Jawa-Sumatera-Bali dan Sulawesi setahun terakhir.

Menurut dia, produk yang diperkenalkan adalah kelas Premium yang khusus dibuat untuk chassis tertentu. Model ini, kata dia, melengkapi produk karoseri yang kerap dikenal dengan singkatan RS itu menjadi empat kelas yakni Premium, Platinum, Gold dan Silver. Sayangnya, dia enggan memerinci lebih jauh detail produk yang siap dipamerkan pekan depan. “Nama modelnya apa, bentuknya bagaimana, sebaiknya dilihat langsung saat pameran saja,” ujar Suyono sambil tersenyum

Suyono sengaja memancing keingintahuan orang terhadap produk terbaru dari Karoseri RS. Maklum, keikutsertaan mereka terakhir kali dalam IIMS adalah di tahun 2002 saat memamerkan model Celcius. Sebenarnya selama kurun sepuluh tahun terakhir karoseri yang bermarkas di Nanggewer, Bogor itu memiliki beberapa produk yang juga laris di pasaran. Sayangnya selama kurun lima tahun terakhir, saat bisnis transportasi bus menggeliat, karoseri ini nyaris vakum dari ajang pameran produk baru yang ‘menggigit’. Padahal, di tahun 1990-an mereka menjadi salah satu trend setter model bus di Indonesia.

Ajang IIMS 2012 melengkapi gebrakan yang mereka lakukan setahun terakhir. Seperti diketahui, di hari-hari terakhir Desember 2011, reinkarnasi Euroliner untuk bus besar yang pernah populer di tahun 1990-an lahir kembali dan diterima pasar bus negeri ini. Sementara untuk bus sedang, Viero diperkenalkan sebagai produk unggulan menggantikan Virago.

Selain dua karoseri di atas, masih ada Karoseri Adiputro yang menjadi langganan IIMS setiap tahunnya. Kali ini, mereka menampilkan produk barunya. Sayangnya tak banyak informasi yang di dapat haltebus.com dari karoseri yang berbasis di Malang ini. Salah satu petingginya, David Jethrokusumo hanya berkomentar singkat, “Surprise(nya ) di IIMS (saja), kami tidak ada model baru.”

Gairah pasar bus di Indonesia mulai meningkat dalam kurun lima tahun terakhir. Tak hanya dari sisi penjualan chassis bus yang naik setiap tahunnya, tetapi juga desain model bus yang ditawarkan karoseri pembuat bodi bus juga beragam. Karoseri Laksana misalnya memperkenalkan sedikitnya empat model untuk bus sedang dan bus besar dalam kurun 2010-2012. Sebagian kalangan pelaku usaha transportasi bus menilai model-model terbaru yang dikeluarkan karoseri bus sebagai bentuk strategi pasar. Namun, Kus Ririn punya pendapat lain, “Semakin banyak model yang dibuat oleh karoseri, semakin beragam juga bus-bus yang kita lihat di jalan. Tentu ini lebih menarik. Tidak monoton-lah.” (naskah : mai/foto : mai-istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013