Kamis, 24 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
HINO PAMER TEKNOLOGI HYBRID DI IIMS 2012
 
21 September 2012


(Jakarta – haltebus.com) PT. Hino Motor Sales Indonesia mendatangkan sebuah bus berteknologi tinggi yang sudah banyak digunakan di beberapa negara maju di Eropa, Amerika dan Asia. Satu unit S’elega Hybrid sengaja didatangkan langsung dari Jepang untuk meramaikan Indonesia International Motor Show ke-20 tahun 2012 20-30 September ini. “Kami sengaja mendatangkan ini untuk mempromosikan teknologi yang kami miliki sesuai dengan tema Ecomobility,” kata Santiko Wardoyo, saat pembukaan selubung Hino S’elega di arena IIMS 2012, Kemayoran Jakarta, Selasa (20/9/12).

Seperti diketahui, teknologi
hybrid adalah teknologi yang menggabungkan mesin penggerak roda berbahan bakar minyak yang dikombinasikan dengan mesin penggerak roda bertenaga listrik. Santiko menyatakan, teknologi hybrid yang diperkenalkan oleh Hino di IIMS 2012 ini sebenarnya sudah mampu dihadirkan oleh PT. HMSI. Infrastruktur untuk produksi bus ramah lingkungan sudah mereka siapkan. Sayangnya, kata dia, belum ada regulasi yang memungkinkan bus-bus berteknologi ramah lingkungan hadir di Indonesia.

Selama ini, lanjut Santiko, PT. HMSI sudah menawarkan
chassis bus CNG untuk bus berbahan bakar gas. Sayangnya bus tipe ini kurang bisa diserap pasar karena iklim yang memungkinkan berkembangnya pertumbuhan populasi bus berbahan bakar gas tidak mendukung. “Satu contoh yang simple adalah ada berapa banyak SPBG yang ada? Itu pun hanya ada di Jakarta,” kata dia.

Karena itu, menurut Santiko, untuk memperkuat komitmen kesiapan Hino di Indonesia dalam menghadirkan teknologi ramah lingkungan, PT HMSI memamerkan bus
S’elega Hybrid dan truk FM2P NGV berbahan bakar gas.

Apa keunggulan S’elega? Dari sisi desain, sesuai namanya bus yang menyandang mesin JO8E-1M, 6 silinder segaris 7.684 cc itu cukup elegan. Dengan lekuk bodi samping dan garis tegas di ‘wajah’
S’elega mewakili tampilan bus premium yang menarik. Bagian belakang bus tak kalah mewahnya dengan bus-bus premium keluaran Eropa.
 
Di bagian dalam, ruang kabin penumpang tak ubahnya ruang di dalam kelas bisnis di pesawat terbang. Dengan konfigurasi kursi 2-1 berkapasitas 20 tempat duduk dan perangkat audio-visual di setiap kursinya sangat memanjakan penumpang. Desain kursi yang dilengkapi pengatur kemiringan sandaran secara elektris itu, memiliki pembungkus di bagian belakang. Mirip cangkang kerang. Tak ketinggalan pula perangkat wajib bus wisata di Jepang yakni kotak pendingin makanan/minuman.



Di bagian belakang, sebuah toilet yang lega, siap melayani penumpang. Tak seperti lazimnya toilet bus di Indonesia, toilet
S’elega memanjang dari sisi kiri hingga sisi kanan bus. Di sini, kebanyakan toilet dibuat hanya separuh lebar badan bus. Pada kaki-kaki, Hino melengkapi S’elega dengan fitur suspensi udara.

Dimana keunggulang teknologi
hybrid? Santiko menyebut bus S’elega memiliki dua penggerak roda. Selain penggerak roda dengan mesin diesel bertenaga 240HP, ada pula motor-generator 1M bertenaga 55HP dan dilengkapi batere sealed nickel-hydrogen berkapasitas 13Ah/274 V. “Pada waktu tertentu, pada kecepatan tertentu mesin listrik akan bekerja menggantikan mesin diesel. Sangat effesien,” kata dia.

Batere disimpan di bagasi bus di belakang roda depan. Batere akan mengisi secara otomatis saat mesin diesel bekerja. Begitu pula sebaliknya, di saat tertentu kerja motor-generator mengantikan kerja mesin diesel, sehingga tercipta effesiensi. Bus berharga 10 juta Yen ini cukup menarik minat pengunjung IIMS. Tak sedikit dari mereka mengabadikan diri di depan maupun di dalam bus.

Santiko enggan berspekulasi soal kemungkinan penjualan
S’elega di Indonesia. Saat ini, kata dia, PTHMSI pihaknya menilai chassis bus Hino yang ada seperti chassis tipe R-260 masih cukup diminati. Namun, dia mengungkapkan, ada rencana PT. HMSI melepas chassis yang dilengkapi suspensi udara dalam waktu dekat. “Untuk produk yang berteknolgi tinggi sekali lagi kami menunggu regulasi pemerintah. Sementara kami juga menyiapkan chassis bersuspensi udara,” kata dia tanpa memerinci waktu peluncurannya.(naskah : mai/foto: mai/bay)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013