Kamis, 22 Agustus 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MORODADI PERLUAS LAGI JANGKAUAN DI BALI
 
23 Oktober 2012


(Jakarta – haltebus.com)
Karoseri Morodadi Prima meresmikan bengkel perbaikan yang baru untuk wilayah Bali di Jalan Mahendradatta 138, Sabtu (20/10/12). Peresmian
bengkel oleh Presiden Direkturnya Bambang Gunawan Lie ini menandai hadirnya kembali karoseri asal Malang, Jawa Timur di Pulau Dewata itu dengan 'kekuatan penuh'. “Kami pernah menguasai 90 persen di Bali,” kata Direktur Karoseri Morodadi Prima, David Lie, kepada haltebus.com.

Menurut David, sampai akhir 1990-an pelanggan Morodadi Prima di Bali cukup banyak, khususnya untuk transportasi wisata. Namun, seiring dengan krisis keuangan yang melanda Indonesia di akhir 1990-an pariwisata di Bali juga ikut terkena dampaknya. Puncaknya saat bom di kawasan Legian, Kuta yang menambah lesunya pariwisata di sana.
Alhasil, bengkel perbaikan dan showroom milik Morodadi Prima yang bernama Prima Dadi lebih fokus di penjualan mobil Suzuki. Sementara, untuk bengkel lebih banyak mengerjakan perbaikan mobil-mobil umum sambil masih membantu melayani pelanggan Morodadi Prima sebagai bentuk layanan purna jual. 

Untuk showroom dan bengkel perbaikan yang baru diresmikan, Bambang
dibantu menantunya, Djoko Gusti, yang juga mengoperasikan showroom dan bengkel perbaikan yang lama. Kini, setelah 10 tahun berlalu Morodadi Prima tak ingin kegairahan transportasi darat dan meningkatnya permintaan angkutan di sektor pariwisata berlalu begitu saja. Kesempatan ini, menurut David, menjadi penyemangat mereka dalam menghadirkan produk-produk berkualitas. Karena itu, mereka perluas pasar dengan pembukaan bengkel perbaikan dan showroom.

Karoseri yang didirikan Bambang Gunawan Lie pada 1964 itu berkomitmen untuk menjaga kualitas. Pada 18 September 2012 lalu mereka menerima sertifikat ISO 9001-2008 dari British Standard Institute (BSI),  sebuah badan sertifikasi pencipta standar ISO yang menjadi pedoman industri dunia. Seperti namanya, Morodadi yang mengandung arti kepercayaan. Moro dalam bahasa jawa berarti datang dengan kepercayaan, dan Dadi berarti jadi. Artinya, Saat anda datang dengan kepercayaan ke Morodadi Prima, maka produk kendaraan berkualitas yang anda bawa pulang.

David yang juga putra Bambang Gunawan menjelaskan, di tahun 1990-an, produk Morodadi Prima paling banyak beredar di Bali adalah kelas minibus dan mikrobus. Saat itu, jalan-jalan menuju lokasi wisata di pedalaman Bali belum selebar saat ini. Tetapi bukan berarti produk bus besar Morodadi Prima tidak laris.

 
Peresmian bengkel perbaikan dan showroom itu, m
enurut David, dilakukan tepat saat ibundanya Ratna Dewi merayakan ulang tahunnya yang ke-65. Dia berharap, dengan adanya bengkel perbaikan itu, bisa mempermudah para pelanggan di Bali. “Kalau ada kerusakan yang membutuhkan perbaikan ringan, cukup datang ke showroom kami di sana,” katanya.

Optimisme Morodadi Prima mengembangkan cukup bisnis beralasan. Di masa sebelum krisis keuangan melanda Indonesia, produk-produk mereka cukup diminati operator angkutan darat. Ppelanggan mereka juga tersebar mulai Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Sulawesi. Apalagi, beberapa karoseri yang ada saat ini sejak akhir semester pertama 2012 telah menutup pemesanan pembuatan bus hingga bulan Desember. (naskah : mai/foto : istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013