Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BERKUMPUL UNTUK SALING TUKAR INFORMASI
 
08 Desember 2012


(Surabaya – haltebus.com) Siapa bilang persaingan membuat pengusaha bisa saling menjauh? Anggapan ini tak selamanya benar. Nyatanya, saat berkumpul pengusaha bus, pengusaha karoseri dan vendor perlengkapan bus terlihat akrab. Suasana keakraban terlihat di Surabaya 21-22 November lalu, saat PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) menggelar Fleet Owner Gathering, temu pemilik armada bus.


Demikian semangatnya peserta yang ikut, maka berkumpullah 12 bus lengkap dengan dua chassis yang didatangkan pemilik bus dan dealer Mercedes-Benz di Surabaya. PO Safari Dharma Raya, PO Nusantara dan PO Pahala Kencana mengikutsertakan dua unit busnya. Lalu masing-masing satu unit hadir PO Marissa Holiday, PO Harapan Jaya, PO Madu Kismo, PO Kemenangan, PO Gunung Harta, dan tuan rumah PO Kalisari. “Rencana awal memang hanya tiga unit bus dan dua chassis, tetapi ternyata ada 12 unit bus yang hadir,” ujar Bus Sales Manager PT. MBDI, Diyanto Prayudiman di sela-sela acara.



 
Acara yang bertema pengenalan produk dan pelatihan untuk mekanik dan pemilik bus dikemas secara santai. Setelah mendengar penjelasan di dalam ruangan, sekitar 100 peserta diajak melihat dari dekat chassis yang dipamerkan. Chassis OH-1526 dan OH-1626 disiapkan di seputar lobby hotel.


Cara ini ternyata memancing keingintahuan beberapa peserta. I Gede Yoyok Santosa, dari PO Gunung Harta sempat berbagi informasi dengan haltebus.com tentang masalah yang dialami busnya. Menurut dia, satu unit bus Mercedes-Benz OH-1626 miliknya mengalami patah pada control arm di suspensi udara bagian belakang. Lengan pengontrol yang berujung di atas axle belakang patah. “Axle bus sampai bergeser, satu sisi ban bus keluar dari bodi bus,” katanya.


Sejurus kemudian, mekanik PO Gunung Harta Tedy Pribadi menjelaskan bagian yang patah. Kontan saja, sejumlah peserta ikut menyimak penjelasan itu. Menurut dia pergerakan dinamis suspensi udara yang juga diikuti control arm membuat mur pengikat patah.
Dia mengaku tak mengetahui pasti apakah karena kondisi jalan yang buruk atau penyebab lain yang mengakibatkan mur bus yang menjalani trayek reguler Malang-Jakarta itu patah.

Apa penyebabnya? Deputy Director of After-Sales Technic & Services, Radinal Mufti menjelaskan, kekuatan momen baut pengikat yang menjadi standar Mercedes-Benz ternyata masih kurang. Karena itu, kekuatan momentum baut pengikat diubah dari 380Nm menjadi 520Nm. “Kemarin memang ada satu keluhan dari PO Gunung Harta, sudah kami tangani dan segera kami koreksi untuk unit-unit yang diproduksi berikutnya,” kata dia.




Hanya sampai disitu? Tentu tidak, peserta temu pemilik bus ini saling berbagi banyak informasi. Umumnya mereka ngobrol santai, entah bertukar kartu nama, nomor telepon, hingga bertukar tips merawat kendaraan.
Mereka saling berbagai informasi di sela-sela agenda acara yang disiapkan panitia. Tidak sedikit yang bertukar-tukar bus dan memperhatikan detil interior bus yang mereka tumpangi.

Cendra Herianto dari PO Tititan Mas mengaku senang bisa diundang dalam pertemuan ini. Menurut dia, banyak hal yang bisa didapat, di luar materi acara yang diadakan oleh PT. MBDI. Padahal, dalam pertemuan itu, mereka menjadi yang pertama diperkenalkan secara resmi untuk produk O 500 R 1836 atau yang kerap disebut OH-1836. “Ya, tadi saya banyak ketemu teman dan banyak informasi yang didapat seputar perkembangan transportasi bus,” kata dia.




Sementara, Gede Bagoes, dari Purnayasa Transport mengaku lebih senang dengan acara-acara santai. Dia terlihat antusias saat mencoba unit-unit bus yang dihadirkan. Dalam rangkaian acara temu pemilik bus itu, PT. MBDI mengajak peserta untuk konvoi dengan 12 unit bus dengan rute Surabaya-Tretes-Surabaya. Bersama beberapa temannya Gede, panggilan akrabnya, mencoba unit PO. Nusantara dengan konfigurasi seat 2-1 yang bercangkang. Dia juga mencoba model terbaru Karoseri Rahayu Santosa, Skyliner. “Senang bisa bertambah pengalaman, pengetahuan dan wawasan, juga menambah teman,” ujarnya.


Di luar pengakuan itu, masih ada hal menarik yang terjadi di dalam bus PO Harapan Jaya yang diamati haltebus.com dalam perjalanan dari Tretes ke Surabaya. Seorang pengusaha bus asyik ngobrol dengan salah seorang penanggungjawab operasional PO. Harapan Jaya. “Ini bantal buat sendiri atau ada yang jual pak? tanya si pengusaha muda. “Oh itu ada yang yang buat khusus untuk bus pak,” jawab lawan bicaranya. “Wah boleh tau beli di mana? Alamat atau nomor teleponnya juga ndak apa-apa,” lanjut si pengusaha lagi. Tak lama berselang mereka pun saling bertukar nomor telepon dan tentunya melanjutkan diskusi.


Manfaat acara seperti tak hanya dirasakan pemilik bus, mekanik yang juga ikut menjadi peserta acara juga asyik bertukar informasi. Di sela-sela acara mereka menyempatkan membuka kap mesin. Pengemudi bus yang ikut terlibat juga tak kalah senangnya. Maklum acara semacam ini terbilang jarang terjadi.


Pertemuan semacam ini memang sengaja dihadirkan oleh PT. MBDI untuk membangun kepercayaan diantara pelanggan dan mitra bisnis. Dengan berkumpulnya semua pengusaha yang terlibat dalam bisnis transportasi bus, diharapkan ada kemajuan yang bisa dirasakan bersama. “Dengan cara demikian kita bisa semakin dekat dan saling mempercayai, mereka harus melihat, merasakan, menikmati dan tentunya menghasilkan sesuatu yang positif (dari pertemuan),” kata Deputy Director Sales Bus Operation Commercial Vehicle PT. MBDI Adri Budiman.

Dalam acara itu terlihat hadir perwakilan Karoseri Adiputro, Karoseri Tentrem, Karoseri Morodadi Prima, Karoseri Rahayu Santosa, Karoseri Trisakti, Karoseri New Armada dan Karoseri Laksana. Tak ketinggalan vendor AC seperti Thermo King dan Nippon Denso. Vendor penyedia ban dan jasa manajemen pengelolaan ban serta seluruh dealer Mercedes-Benz juga ikut hadir.


Menurut Adri, acara-acara seperti ini akan diadakan menjadi agenda PT. MBDI dan diadakan di berbagai tempat berbeda. Dia mengatakan, pertemuan-pertemuan semacam ini penting untuk menambah pemahaman semua pihak yang terlibat di bisnis transportasi bus. (naskah: mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013