Sabtu, 20 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PABRIKAN ZHONGTONG SIAP PENUHI KEBUTUHAN BUS INDONESIA
 
02 Maret 2013


(Jakarta – haltebus.com )
Dua bulan sudah bus berkepala ‘peluru’ beroperasi di jantung ibukota Jakarta. Meski hanya 66 unit bus yang mengaspal di Indonesia, tak menyurutkan langkah Chairman Zhongtong Bus & Holding Co. Ltd menyambangi Jakarta. Secara khusus, Li hadir dalam penyerahan armada bus Zhongtong untuk DAMRI dari Mobilindo Armada Cemerlang, perwakilan Zhongtong di Indonesia, di pool DAMRI Transjakarta, Pesing, Jakarta Barat, Rabu (27/2/13). “Kami berterima kasih atas kepercayaan dan kerjasama untuk mengoperasikan bus Zhongtong,” kata dia.


Li berharap kerjasama dengan pemerintah DKI Jakarta dan BLU Transjakarta bisa terus berlanjut. Dia juga mengemukakan, tidak tertutup kemungkinan untuk mendatangkan bus untuk kebutuhan transportasi di Indonesia. Melalui perwakilannya di Jakarta, dia menyatakan kesiapan dukungannya untuk menyediakan bus-bus untuk berbagai kebutuhan. Menurut dia, Zhongtong telah berdiri 55 tahun lalu, dan memiliki pengalaman 42 tahun membuat bus.

Karena itu, kata Li, beragam ada 12 seri dengan 180 model yang kini dipasarkan di China maupun berbagai negara di dunia. Sedikitnya 2000 unit bus senilai 120 juta dolar AS telah diekspor keluar China. Kapasitas produksi pabrik mereka juga cukup besar, yakni 15 ribu unit tiap tahunnya, dengan 3.200 orang tenaga kerja. “Bus-bus kami juga diekspor ke negara-negara di Timur Tengah, Amerika, Australia serta New Zealand,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Direktur Utama DAMRI, Agus S. Subrata mengaku yakin dengan produk Zhongtong yang mereka operasikan di Koridor I dan VIII Transjakarta. Menurut dia, pemilihan bus pada pabrikan yang bermarkas di Provinsi Shandong itu. “Kami selektif betul, mulai pemilihan mesin Doosan GL11K sampai pada model bus. Kami juga berterima kasih kerjasama ini berjalan dengan baik,” katanya.

Agus mengungkapkan, tidak tertutup kemungkinan terbuka kerjasama antara Zhongtong dengan DAMRI di masa yang akan datang. Menurut dia, DAMRI menjadi salah satu dari sekian banyak BUMN yang berhasil dalam pengadaan barang, khususnya mengimpor barang dari China.

 

Dalam pengadaan bus kali ini, DAMRI tak mau main-main. Agus berpesan pada seluruh pimpinan dan staf DAMRI Transjakarta yang membawahi Koridor I dan VIII agar menjaga bus-bus itu. Tak hanya masalah operasional, sebelum beroperasi, 179 pengemudi yang dibutuhkan untuk menjalankan bus gandeng juga diseleksi. “Kami menggunakan jasa konsultan untuk tes psikologi, ada juga pelatihan sebelum mereka benar-benar mengoperasikan bus,” kata Direktur Transjakarta Busway I dan VIII DAMRI, Joni Henri.(naskah: mai/foto: mai)

 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013