Kamis, 24 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
NYAMANNYA ESKALATOR DI JEMBATAN PENYEBERANGAN
 
06 Maret 2013


(Jakarta – haltebus.com) Menyeberang di Jl. Salemba yang ramai, tepatnya di halte Transjakarta Salemba/Carolus, kini sedikit terbantu. Setidaknya jika kita menyeberang dari sisi Barat jalan, mulai Rabu (6/3/13) dioperasikan tangga berjalan atau eskalator. Tangga yang banyak dioperasikan di dalam ruang seperti di perkantoran dan pusat perbelanjaan, kini dioperasikan di pinggir jalan. “Ini bentuk partisipasi swasta dalam peningkatan pelayanan transportasi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono dalam sambutan peresmian.

Menurut Pristono, eskalator yang langsung dengan jembatan penyeberangan orang itu sepenuhnya adalah sumbangan The Capitol Grup, pengembang sebuah apartemen di kawasan Salemba. Mereka tak hanya menyediakan lahan seluas 144 meter persegi sebagai lahan eskalator, tetapi juga siap merawat pengoperasiannya.

Pristono mengimbau kerjasama swasta untuk menyediakan eskalator-eskalator lain di berbagai titik dekat pusat perkantoran maupun pusat perbelanjaan yang terhubung dengan halte Transjakarta. Dia mengungkapkan, selain menambah kenyamanan untuk pengguna angkutan umum seperti Transjakarta, penyeberang jalan yang memiliki handycap juga ikut dimudahkan. “Dalam waktu dekat ada instansi swasta yang ikut mengoperasikan eskalator. Lokasinya? Nanti saja kalau sudah pasti,” katanya.

Direksi The Capitol Grup yang diwakili I Wayan Arcana mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi dalam pelayanan angkutan umum untuk warga Jakarta. “Kami senang bisa ikut mewujudkan Jakarta baru yang lebih baik,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meresmikan eskalator pertama di jembatan penyeberangan orang itu. Mantan Walikota Surakarta ini sangat antusias melihat ’rumah’ eskalator yang terlihat bersih. Tak kalah dengan eskalator yang ada di pusat-pusat perbelanjaan. 'Rumah' eskalator dilindungi dinding kaca dan fiber.
 
Sayangnya, beberapa saat setelah diresmikan eskalator macet. Ini terjadi saat Joko beserta rombongan naik ke atas jembatan penyeberangan, tiba-tiba saja ekslator berhenti, hanya beberapa langkah sebelum dia sampai di anak tangga terakhir. “Lho kenapa ini? Kok berhenti?,” katanya sambil menoleh ke belakang dan tetap tersenyum.

Meski diwarnai macetnya eskalator, tak menyurutkan warga untuk ikutan mencoba. Jembatan Penyeberangan orang Salemba/Carolus termasuk salah satu jembatan yang cukup ramai di Jl. Salemba. Beberapa orang sempat ragu untuk melewati eskalator sebelum peresmian, beberapa lainnya bahkan sengaja mencobanya. Sesaat sebelum peresmian oleh Joko Widodo, beberapa orang ibu sengaja bertahan di eskalator yang dimatikan.
“Sambil mencoba ekslator ketemu pak Jokowi juga nih,” kata seorang ibu sambil memegang tangan anaknya.

Joko mengatakan fasilitas ini adalah fasilitas baru yang bisa memudahkan masyarakat pejalan kaki dan pengguna transportasi. Menurut dia Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi enam bulan sampai satu tahun penggunaanya.
“Kita akan lihat apakah masyarakat juga ikut merawat, sehingga bisa kita lanjutkan program ini,” kata dia.

Pristono menambahkan, selain membantu mengoperasikan eskalator, The Capitol Grup juga menyumbangkan satu unit bus gandeng dan empat unit CCTV yang akan menambah kemudahan pelayanan angkutan. Kapan dan dimana ya ada jembatan penyeberangan orang yang ber-eskalator lagi? Semoga eskalator yang sudah ada juga terawat dengan baik. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013