Senin, 27 Mei 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
WADAH PENGUSAHA MUDA DILUNCURKAN
 
21 Maret 2013


(Yogyakarta – haltebus.com)
Dua orang meluncur turun di menara Terminal Giwangan, Yogyakarta, membawa spanduk raksasa, Selasa (19/3/13). Tepuk tangan hadirin pun membahana. Tak berhenti di situ, selubung hitam yang menutupi sebuah bus juga terbuka. Di sudut lain, sejumlah pemuda menorehkan grafitti di atas papan. Di seputar arena pertunjukan ada pula 13 bus dari Sumatera, Jawa dan Bali yang terparkir rapi menghadap ke tenda utama. Sekelompok penari diiringi lagu Gangnam Style, juga ikut memeriahkan Terminal Giwangan di pagi yang cerah.

Semua atraksi itu menandai peluncuran IPOMI (Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia) sebagai wadah pengusaha muda transportasi bus. Peluncuran ini diresmikan oleh Dirjen Perhubungan Darat, Soeroyo Alimoeso. Dia mengapresiasi pengusaha-pengusaha muda yang berkumpul untuk membangun transportasi Indonesia lebih baik. “IPOMI adalah bagian dari Organda, Sekjen Organda wajib membina IPOMI. IPOMI adalah alih generasi dari yang tua pada yang muda,” katanya sambil menoleh ke Sekjen Organda Andriansyah yang hadir dalam acara itu.


Soeroyo berharap agar POMI bisa ikut memperbaiki kondisi transportasi darat, khususnya bus di Indonesia. Perubahan sekecil apapun, kata dia, harus segera dimulai. Dalam kesempatan itu, dia menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung kegiatan IPOMI sebatas kewenangan yang mereka miliki. “Jangan lahir untuk tenggelam,” ujar dia.


Menurut Ketua Umum IPOMI Kurnia Lesani Adnan menjadi penerus tak selamanya mudah. Tantangannya terkadang lebih besar dari pada pendahulunya. Atas dasar pemikiran itu, sejumlah pengusaha muda yang bergerak di bidang jasa angkutan bus, berkumpul dalam wadah Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI). “Kami sadar tantangan ke depan semakin sulit, sayangnya ada kesenjangan antara kami dengan pengusaha-pengusaha yang lebih senior,” katanya.


Menurut Kurnia yang akrab disapa Sani, IPOMI adalah wadah yang dirintis sejah kurun dua tahun terakhir. Dalam beberapa kali pertemuan, kata dia, pengusaha muda yang kebanyakan generasi kedua pewaris PO bus saling bertukar pengalaman dan bertukar pikiran mengatasi berbagai masalah yang mereka hadapi.


Mereka yang bergabung dalam IPOMI adalah para pengusaha yang datang dari Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat. Di Sumatera ada ALS (Medan), INTRA (Medan), Cipta Karya (Medan), NPM (Bukittinggi), SAN (Bengkulu), Gumarang Jaya (Lampung) dan PHB (Lampung). Di wilayah Barat Jawa ada Fajar Transport (Jakarta), Blue Star (Jakarta), Hiba Utama (Jakarta), Sinar Jaya (Jakarta), Agra Mas (Jakarta), William (Jakarta), Sari Harum (Bandung), Luragung Termuda (Kuningan).


Di seputar Jawa Tengah ada Coyo (Tegal), Sindoro Satria Mas (Semarang), BeJeU (Jepara), Sumber Alam (Kutoarjo), Bimo (Yogyakarta), Maju Lancar (Wonosari), Rosalia Indah (Sukoharjo), Gunung Mulia (Sukoharjo). Sedangkan di Jawa Timur hingga Nusa Tenggara ada Kalisari (Surabaya), Sejuta Bintang (Malang), Menggala (Malang), Restu (Malang), Gunung Harta (Bali), Tiara Mas dan Dunia Mas (NTB).


Sani juga menegaskan kembali pernyataan Soeroyo, keberadaan IPOMI bukan untuk menyaingi organisasi pengusaha angkutan yang sudah ada selama ini, Organda. Menurut dia, mereka bagian yang tak terpisahkan dalam Organda karena anggota IPOMI adalah anggota Organda.Direktur Utama PT. SAN Putra Sejahtera menyatakan, visi IPOMI adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi bus, dan menjadikan transportasi bus lebih baik, aman, nyaman dan profesional.


Pengusaha-pengusaha muda ini berkumpul sejak tahun 2011 lalu. Saat deklarasi pertama 3 Oktober 2011. Mereka menggelar beberapa kali pertemuan dan kegiatan bersama, baik antar anggota maupun kegiatan yang melibatkan pihak-pihak lain. Pada 16 dan 18 Februari 2012 IPOMI bekerja sama dengan beberapa komunitas penggemar bus menggelar deklarasi aksi keselamatan. Di awali dengan deklarasi aksi keselamatan di Stasiun DAMRI Gedebage, Bandung, kegiatan yang diiringi dengan penempelan stiker aksi keselamatan itu berlanjut ke berbagai kota tempat anggota IPOMI berdomisili.(naskah: mai/foto: mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013