Kamis, 14 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BERKUMPUL DAN BERAMAL SAMBIL BERPROMOSI
 
31 Juli 2013


(Jakarta – haltebus.com)
Stasiun DAMRI Bandung Gedebage kedatangan tamu Sabtu (27/7/13). Tak hanya bus milik perusahaan plat merah itu saja yang parkir di halaman parkir yang terletak di belakang kantor. Sedikitnya 250 anak yatim piatu juga terlihat hilir mudik di halaman parkir yang terlihat sempit akibat digunakan untuk memarkirkan 16 unit bus. Sebagian dari mereka dikumpulkan anggota Bandung Biser Community (BBC) di bawah tenda sambil menunggu anak-anak lain yang belum hadir.


Sejumlah anggota komunitas penggemar bus dari Bandung, Jakarta dan Malang, terlihat sibuk mempersiapkan rangkaian acara. Maklum, ada 16 unit bus yang terlibat dalam kegiatan yang menjadi agenda tahunan BBC. “Kami ingin mengajak insan bus, pemilik dan manajemen PO bus, penggemar bus serta orang-orang yang bisnis transportasi bus untuk menunjukkan kepedulian pada anak-anak di Bulan Ramadhan,” kata juru bicara BBC, Andreas T. Kurniawan kepada haltebus.com, Selasa (30/7/13).

Kesibukan ini menimbulkan keasyikan tersendiri bagi anggota BBC dan beberapa anggota komunitas penggemar bus dari kota lain yang ikut hadir. Mereka tak hanya menyantuni anak yatim-piatu, tetapi juga mengajak mereka dan manajemen beberapa PO bus di Bandung untuk bersenang-senang dengan bus.

  

Beragam karakter dari 16 unit bus dari 14 PO bus asal Bandung, Jakarta dan Cibitung yang terlibat. DAMRI menghadirkan bus Bandara dan bus kota Trans Bandung . Ada pula bus karavan milik AMTrans. Bus-bus lainnya juga tak kalah unik, ada bus Neoplan milik PO. Pakar Utama 8 yang dirombak bagian depannya. PO. Pakar Utama, PO. Arjuna Samba, PT. Metro Multi Transportasi (Manhattan), PT. Suryaputra Adipradana, PO. HP Trans, PO. Siliwangi Holidays, PO. Harum Prima, PO.
Trans Boutique, PO. NESS Trans, PO. Dem Holiday dan PO. DMH Trans mengikutsertakan bus-bus terbaik mereka. Bus yang terlibat dari beragam model karoseri, merek tipe chassis dan juga ukuran. Ada bus medium, ada pula bus besar.

Lima petugas kepolisian mengawal konvoi setelah dilepas Kepala DAMRI Stasiun Bandung Gedebage, Sadiyo. Rute konvoi, Stasiun DAMRI Gedebage – Museum Geologi (Jl. Diponegoro) – Garasi PO. City Trans Utama (Jl. Soekarno-Hatta -Cibiru). Mereka juga menyempatkan diri berputar ke Kota Baru Parahyangan. Jika ditilik, tentunya rute itu dipastikan cukup sesak dilalui 16 unit bus.

Apalagi Bandung terkenal dengan kemacetannya di akhir pekan. Namun, mereka tak khawatir karena masih ada Komunitas Frekuensi Manglayang yang ikut membantu kelancaran konvoi. Bagi BBC sendiri, kegiatan konvoi yang melibatkan lebih dari 10 bus bukan pertama kali. Bahkan, seperti menjadi tradisi. “Kami sengaja memilih rute agak berputar-putar untuk menunjukkan pada masyarakat luas kepedulian sosial insan bus yang ada di Bandung,” kata Andreas lagi.

Menurut Andreas, di tahun-tahun sebelumnya skala acara menyantuni anak yatim-piatu yang mereka adakan masih relatif kecil, hanya menyambangi panti-panti asuhan yang letaknya di pinggiran kota Bandung. Seiring dengan minat sejumlah operator bus ikut dalam acara santunan yang diadakan BBC, tahun lalu mulai berkembang. Ada 13 unit bus yang terlibat. Tahun ini termasuk yang lumayan besar karena jumlah peserta konvoi meningkat dan pendukung acara juga lebih banyak dari tahun lalu.

Kegiatan semacam ini, lanjut Andreas, menjadi wahana anggota BBC untuk mengorganisir diri khususnya dan penggemar bus pada umumnya. Semua anggota BBC dari beragam umur dan latar belakang terlibat aktif dan terlihat bersemangat. Anggota yang terbilang remaja, bahkan asyik memandu anak-anak peserta acara itu. Sementara anggota yang lebih dewasa selain asyik mendokumentasikan seluruh rangkaian acara, sementara sebagian sibuk mengatur alur acara melalui radio HT.



Sepanjang perjalanan anak-anak sangat menikmati perjalanan. Ada yang menikmati hiburan di sepanjang perjalanan, ada yang terlelap menikmati kenyamanan naik bus. Kegembiraan terpancar di wajah mereka meski mengikuti rangkaian acara sejak pagi hingga malam hari.

Perusahan-perusahaan bus yang terlibat pun cukup puas dengan acara ini. Ditto Birawa, Deputy Direktur Operasional PT. Metro Multi Transportation menyambut baik acara yang digagas oleh BBC. Menurut dia, sambil berpromosi pihaknya sekaligus beramal. “Jadi tak sekedar menunjukkan eksistensi kami, keterlibatan anak-anak yatim-piatu juga menjadi nilai tambah yang tidak kalah pentingnya,” kata dia.

Di Bandung sendiri, kegiatan BBC kerap didukung oleh PO-PO seperti Pakar Utama 8, Pakar Utama, City Trans Utama, Suryaputra Adipradana dan DAMRI. Kepala Stasiun DAMRI Bandung Gedebage, Sadiyo, bahkan tidak keberatan sebagian ruang di kompleks kantornya dijadikan tempat berkumpul BBC. “Dari awal kami memfasilitasi kegiatan teman-teman BBC sejak pelaksanaan hingga acara digelar,” kata dia.

Sadiyo mengaku senang adanya penggemar bus di antara operator bus, khususnya yang ada di Bandung.  Menurut dia, dengan adanya komunitas penggemar bus ini apa yang mereka lakukan seperti peningkatan pelayanan bisa tersampaikan ke masyarakat luas. Dia mengatakan, tak jarang ide-ide kreatif dari penggemar bus bisa menginspirasi jajarannya.
“Kami berharap penggemar bus bisa berkontribusi secara positif dan menjadi jembatan antara operator bus dengan masyarakat,” ujarnya. (naskah: mai/foto: dok. Bandung Biser Community)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013