Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KETIKA PABRIKAN BUS SWEDIA BERLOMBA-LOMBA
 
11 Mei 2014


(Jakarta – haltebus.com) Tak hanya di Jakarta, Scania CV AB, Swedia memasarkan produk mereka untuk kebutuhan bus kota di berbagai belahan dunia. Pabrikan itu mengumumkan penjualan bus mereka di Amerika Selatan. Pemerintah kota Mexico City memesan 62 unit bus Scania untuk kebutuhan Bus Rapid Transit (BRT) dalam upaya mengembangkan jaringan transportasi massal untuk warganya. “Mexico City adalah kota terbaru membeli bus Scania untuk memenuhi kebutuhan BRT dalam rangka pengembangan jaringan,” demikan rilis Sscania CV AB yang diterima haltebus.com, Jumat (9/5/14).

Menurut rencana Scania memasok 62 unit bus lengkap dengan layanan purna jual dalam kontrak servis. Seluruh perawatan langsung ditangani workshop Scania, pelatihan dan pendidikan untuk pengemudi juga termasuk dalam paket pembelian ini.

Bus yang dipesan dibangun oleh karoseri asal Brasil, Neobus dan dioperasikan Mexibus. Bus akan melayani koridor sepanjang 21,3 Km dan 42 halte yag menjadi rute terpanjang yang dilayani BRT di Mexico City. Pemerintah kota itu, di koridor ini BRT bisa melayani 211 ribu penumpang dari pinggiran kota ke tengah kota. "Kami sangat senang bisa mengembangkan bisnis kami termasuk mengembangkan bus kota,” kata Managing Director Scania Mexico, Arnaud Dordilly.

Scania memiliki pasar yang berkembang di Amerika Selatan sedikitnya 3.500 unit bus kota telah terjual di sana. Di Mexico sendiri perkembangan BRT cukup pesat. Untuk 62 unit yang dipesan, 52 unit adalah bus gandeng K360 6x2/2 dan bus 3-axle 15 meter k310 6x2*4. Semua menggunakan mesin berstandar Euro 5. “Strategi kami ialah mengutamakan dukungan perawatan untuk operator bus, ini menjadi kunci keberhasilan untuk menembus segmen bus kota,” kata Dordilly.

Sementara itu, hanya berselang beberapa hari sebelumnya Volvo Buses juga mengumumkan penjualan bus hibrida mereka. Pada kuartal pertama 2014 ini, mereka menjual lebih dari 100 unit bus ke Jerman, Swiss dan Inggris. Pemesanan itu melengkapi 1.350 unit bus hibrida Volvo yang telah terjual ke seluruh penjuru dunia.

“Berbagai kota di dunia tengah meningkatkan kualitas hidup warganya. Hal inilah yang membuat banyak otoritas transportasi berbagai kota di dunia mencari transportasi yang rendah polusi, tidak bising dan tak menghabiskan banyak energy,” kata Lars Johansson, Director of Global Marketing Volvo Buses, Swedia.

Johansson yakin, kebutuhan akan transportasi massal yang ramah lingkungan bisa dipenuhi dengan hadirnya Volvo Hibrida. Volvo mengembangkan 2-axle Volvo 7900 Hibrida dan bus gandeng 3-axle Volvo 7900 Hibrida dengan ruang yang bisa menampung hingga 154 penumpang. Di Inggris bus Volvo Hibrida dibangun sebagai bus tingkat, sedangkan di Amerika Latin banyak mengisi segmen BRT.

Kebanyakan konsumen Volvo Hibrida datang dari negara-negara Eropa. Popuasi terbesar ada di Inggris. “Sekarang ini kami sudah menjual 590 bus bus hibrida di Inggris. Maret tahun ini kami sudah penerima pemesanan 18 unit bus tingkat hibrida. Pada Februari lalu, pelanggan kami di Jerman juga memesan 27 hibrida, 15 unit diantaranya adalah bus gandeng,” ujar Johansson.

Selama semester kedua, pesanan untuk BRT di Bogota, Kolombia juga mencapai 200 unit bus hibrida. Lagi-lagi, seperti halnya Scania, Volvo juga menawarkan kontrak perawatan untuk bus-bus ini. “Pelanggan menginginkan jaminan atas produk dengan teknologi baru. Sementara kami juga menawarkan paket-paket perawatan bus dengan segala kebutuhan operasional termasuk perawatan battere dengan harga pasti. Ini tentunya menguntungkan kedua belah pihak,” kata Johansson tentang strategi menggaet pelanggan mereka.

Penawaran dari pabrikan bisa menjadi referensi bagi kota Jakarta dalam mengembangkan BRT yang dikenal dengan Transjakarta. Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sendiri mengaku menundang berbagai pabrikan bus kelas dunia untuk mendatangkan contoh produk mereka ke Jakarta. Scania tercatat menjadi salah satu pabrikan Eropa yang pertama memamerkan produknya.

“Setelah saya kumpulkan informasi, paling tidak ada empat pabrikan yang saya undang. Mari kita lihat produk mana yang unggul, dari sisi harga, biaya perawatan dan umur pakai,” kata Basuki saat melihat produk Scania, pekan lalu.

Semoga berbagai pabrikan di dunia yang memiliki produk unggulan bisa memasok bus-bus mereka ke Jakarta, agar harapan warga untuk naik transportasi yang nyaman segera terwujud. (naskah : mai/ foto-foto : volvobuses.com/scania.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013