Kamis, 14 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
STRATEGI PABRIKAN DUNIA PUN BERUBAH
 
17 Mei 2014


(Jakarta – haltebus.com) Persaingan pabrikan di kelas kendaraan niaga diperkirakan akan semakin ketat seiring dengan strategi global pabrikan dan berbagai perubahan yang terjadi. Dalam pekan ini dua pabrikan mengumumkan perubahan struktur.

Mantan Vice President (Marketing, Sales and Aftersales) Bharat Benz, India, VRV Sriprasad yang mengundurkan dir akhir April lalu bergabung dengan Volvo India sebagai Managing Director. “Sriprasad sangat mengerti secara mendalam di pasar kendaraan niaga. Semangatnya untuk membawa perubahan di industri kendaraan niaga sangat kuat, nilai lebih yang dia tawarkan untuk pelanggan sama baiknya dengan cara menangani pelanggan kendaraan penumpang, ini sejalan dengan misi kami di Volvo Buses India,” kata Chairman of the Board Volvo Buses India, Akash Passey dalam rilis yang diterima haltebus.com Kamis (15/4/14).

Ada pergeseran di Volvo Buses India, Sriprasad menempati posisi Manish Sahi yang bergeser ke posisi Director International Business. Manish bertugas untuk membuka pasar regional dan menembus pasar Ekspor di Eropa dan Amerika.

Sriprasad dikenal memiliki pengalaman 28 tahun di dunia otomotif India. Bersama Sriprasad, Akash berharap Volvo Buses India bisa berkembang. “Saya berharap Volvo Buses memperluas perannya dalam industri bus India di tahun-tahun mendatang, "kata Akash.

Sementara nun di benua Eropa, kepemilikan saham Volkswagen (VW), Jerman atas pabrikan kendaraan niaga Scania CV AB yang sering disebut Scania AB, Swedia juga bergerak. Selasa (13/5/14) kantor AFP melaporkan kepemilikan pertambahan saham Volkswagen sebesar 2,04 persen disetujui Dana Pansiun Alecta, Swedia. Salah satu pemegang saham Scania AB, akhirnya setuju melepas saham senilai 22,2 Euro per-lembar sahamnya.

Bertambahnya kepemilikan ini menjadikan VW sebagai pengontrol modal Scania AB setelah menguasai 90 persen saham. VW menggelontorkan 6,7 miliar Euro dalam upaya mendapatkan saham tambahan ini. Sejak tahun 2000, VW telah memiliki saham di Scania AB. Perusahaan otomotif terbesar di Eropa itu juga memiliki unit kendaraan niaga yang cukup dikenal di dunia, MAN SE.

CEO Scania AB, Martin Lundstedt menyambut baik peralihan kepemilikan saham ini. Dia menyatakan, pihaknya sikap bekerja sama dengan pemilik saham pengendali untuk mengatur strategi bisnis kendaraan niaga ke depan. Menurut dia, VW telah menjadi bagian dari Scania AB sejak tahun 14 tahun lalu dan selalu konsisten untuk memberikan dukungan penuh strategi Scania dalam mengembangkan bisnis dan investasinya. “Seluruh jajaran manajemen kami menyambut baik akselerasi kerjasama dengan Volkswagen dan MAN tanpa batas untuk menciptakan aliansi global pemasaran kendaraan niaga dengan identitas masing-masing merek yang kuat,” kata dia.



 
Lundstedt memastikan rencana jangka panjang Scania AB hingga tahun 2020 akan tetap berjalan. Dia yakin kerjasama dengan VW bisa memperbesar peluang untuk mencapai strategi jangka panjang tersebut.

Pengambilalihan ini semakin memperkuat posisi VW dalam persaingan global pabrikan kendaraan niaga. Sejauh ini dua pabrikan dengan aliansi besar seperti Volvo AB dan Daimler AG mengisi pangsa pasar kendaraan niaga di berbagai belahan dunia. (naskah : mai/ foto : volvobuses/scania image)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013