Minggu, 21 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TONGGAK KAROSERI DARI MALANG
 
30 Mei 2014


(Malang – haltebus.com) Halaman depan Karoseri Morodadi Prima di Singosari tertutup rapat. Bukan pagarnya yang tertutup, tetapi halamannya yang tertutup tenda. Hari Sabtu (24/5/14) menjadi hari bersejarah bagi Karoseri Morodadi Prima. "Pada tanggal ini 50 tahun yang lalu Karoseri Morodadi yang berganti nama menjadi Karoseri Morodadi Prima didirikan," ujar Wakil Direktur Karoseri Morodadi Prima, David Lie yang ditemui haltebus.com di sela-sela resepsi peringatan.

Perjalanan panjang Karoseri Morodadi Prima menjadi bagian sejarah transportasi bus di Indonesia. Produk mereka terbentang mulai Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Sulawesi. Bambang Gunawan Lie merintis pendirian karoseri yang memiliki filosofi yang menjunjung tinggi kualitas di tahun 1964. Morodadi adalah gabungan kata Moro yang berarti datang dan Dadi yang berarti jadi. Menurut Bambang, setiap pelanggan yang datang dengan kepercayaan mendapatkan hasil (jadi) sesuai yang diinginkan.

Menurut David, peringatan tahun emas Morodadi ini ditandai dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon Seno Babat Alas. Sengaja mereka mengambil tema ini untuk mengenang perjalanan Morodadi Prima dai masa ke masa. "Sejarah panjang ini menempa kami menjadi lebih kokoh, puji Tuhan kami masih bisa terus berkarya," katanya.

Nama Morodadi dikenal luas dengan produknya, khususnya bus, yang khas. Garis lurus dan lengkung yang menyatu apik selalu menjadi pilihan David dan tim desain kreatifnya dalam setiap produknya. Ciri khas ini mulai menonjol di tahun 1990-an. Tahun 1989-1992 menjadi masa-masa kejayaan karoseri ini. Beragam produk karoseri mereka hasilkan, mulai minibus, mikrobus, bus sedang dan bus besar. Ada juga kendaraan khusus yang mereka buat, diantaranya ambulance, mobil layanan pelanggan, perpustakaan berjalan dan lain-lain.

David mengungkapkan rasa syukurnya bisa bertahan sejauh ini. Dia juga berterima kasih atas dukungan pelanggan yang memberikan kepercayaan untuk membangun armadanya di Morodadi Prima. Ada banyak operator bus di Indonesia yang menjadi langganan mereka, di antaranya PO ANS di Sumatera, PT Safari di Jawa Tengah, di Jakarta ada PO Agramas yang masih satu keluarga dengan PO. Giri Indah, ada PO. AKAS IV di Jatim, belum lagi pelanggan di Bali yang umumnya melayani transportasi pariwisata. Apa kunci Morodadi Prima mengikat kesetiaan pelanggan? "Kami mementingkan kualitas. Model yang sederhana dan elegan serta tahan lama," katanya.

Sejak tahun 2011 Morodadi Prima mendefinisi ulang kualitas produksi mereka. Demi menjaga kualitas David mendaftarkan karoserinya untuk mendapat sertifikat ISO 9001-2008 dari British Standard Institute (BSI) sampai akhirnya mereka mengantongi sertifikat itu di tahun 2012. Masih di tahun 2012, PT. Mercedes-Benz Indonesia juga memberikan sertifikat untuk pembuatan bus di atas chassis OH-1626. Sementara untuk standarisasi pembuatan Mercedes-Benz O 500 R-1836 dikantongi karoseri itu pada tahun 2013. Sumber haltebus.com menyebut, karoseri ini menjadi yang pertama mendapat sertifikat untuk Mercedes-Benz O 500 R-1836.



Pengakuan akan kualitas bus yang dibuat Morodadi Prima datang dari pelanggan yang hadir memenuhi undangan. Andreas DW, Manager Operasional Blue Star Jakarta misalnya, mengaku pihaknya menjalin kerjasama sejak akhir 1980-an. Andreas yang juga generasi kedua keluarga besar PT. Safari Salatiga ini mengatakan, produk Morodadi Prima terbilang awet. “Salah satu contoh, kami membangun bus tahun 2004 hingga kini masih beroperasi dengan baik, bodinya cukup kuat,” katanya.

Menurut Andreas, kualitas yang dikedepankan Morodadi Prima terlihat dari bahan-bahan yang digunakan. Dia mengaku, pihaknya tidak keberatan jika harus membayar lebih, dibandingkan dengan membuat bus di karoseri lain, demi membeli karoseri yang tahan lama. Dalam kunjungan haltebus.com ke karoseri itu dua tahun lalu terlihat semua jalur produksi tertata. Setiap pekerjaan dicek ulang kerapiannya. Teknik pengelasan juga telah memenuhi standar yang ditentukan pabrikan bus.



Di masa depan, David berharap Morodadi Prima bisa mengukuhkan posisinya untuk ikut mendorong perkembangan transportasi darat di Indonesia. Dia masih meyakini peluang usaha masih terbuka di pasar transportasi darat. Pengalaman dan filosofi yang dibangun Bambang Gunawan Lie menjadi modal Morodadi Prima menawarkan inovasi pada pelanggan mereka. “Kami ingin selalu memenuhi permintaan pelanggan selama masih bisa diaplikasikan pada produk kami,” kata David. (naskah : mai/foto : bay/mai/dok. Morodadi Prima/dok. PO Kalisari)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013