Minggu, 21 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
KUNJUNGAN PERDANA MENTERI PERINDUSTRIAN
 
07 November 2014


(Jakarta – haltebus.com) Menteri Perindustrian Saleh Husin mengunjungi Pusat Perakitan Bus dan Truk Hino, PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), Selasa (4/11/14) di Kawasan Industri Kota Bukit Indah, Purwakarta. Kunjungan ini adalah kunjungan kerja perdananya setelah lebih dari sepekan dilantik sebagai Menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.

Menurut Saleh, kunjungan ini diadakan untuk melihat industri yang berkembang di Indonesia. Daya saing produk menjadi salah satu program Nawacita Kabinet Kerja yang dirancang Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Saleh kemarin mengunjungi tiga pabrik, yakni PT. HMMI di Purwakarta, Pabrik Elektronik di Karawang dan Kawasan Industri Cikarang. “Saya ingin melihat dari dekat apa permasalahan yang dihadapi dan bagaimana sebaiknya ke depan,” ujar dia.

Saleh mengaku akan mendorong penggunaan komponen lokal agar kandungannya bisa ditingkatkan. Menurut dia, dengan bertambahnya komponen industri ruang untuk pengembangan industri juga bertambah. “Nah dengan demikian akan ada nilai tambah untuk industri Indonesia dan juga tercipta langan kerja baru,” ujar Saleh mantab.

Kedatangan Menteri Perindustrian bersama rombongan Komisi Industri DPR itu disambut Presiden Komisaris PT. HMMI Toshiro Mizutani, Komisaris PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) yang juga Presiden Direktur PT. Indomobil Sukses Internasional, Jusak Kertowidjojo. Presiden Direktur PT. HMMI Akihito Yamanaka dan seluruh manajemen dan karyawan PT. HMMI juga menyambut kedatangan rombongan.

“Sebuah kehormatan bagi Hino menerima kedatangan Menteri Perindustrian. Kami berharap kehadiran Menteri Perindustrian bisa melihat komitmen kami menghadirkan kendaraan niaga berkualitas tinggi,” kata Akihito Yamanaka.


Pusat Perakitan HINO dibangun di atas lahan 30 hektar dengan kapasitas produksi 75 ribu unit per tahun. Dalam kesempatan kunjungan itu, Yamanaka menegaskan komitmen HINO untuk mendukung industri di Indonesia dengan memproduksi kendaraan niaga yang berkualtas. Menurut dia, ada 154 pemasok komponen dalam negeri sehingga tingkat kandungan lokal produk Hino mencapai 30 sampai 70 persen. “Di masa mendatang kami berencana meningkatkan kandungan lokal pada komponen-komponen kami,” katanya.

Menteri Perindustrian berkeliling fasilitas perakitan PT. HMSI. Bersama rombongan Saleh melihat satu per satu fasilitas, mulai perakitan hingga proses pemeriksaan akhir kualitas produk. Manajemen PT. HMMI menjelaskan proses produksi yang dilakukan di fasilitas itu. Rombongan Menteri Perindustrian juga diperlihatkan komponen-komponen apa saja yang dibuat di Indonesia.

Menurut Presiden Komisaris PT. HMMI, Toshiro Mizutani, produk HINO dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Selama 14 tahun HINO mendominasi pemasaran truk kategori 3. “Di tahun 2013 truk besar dan sedang HINO mencapai 65 persen dari pasar,” katanya.

Di pasar Internasional, HINO yang dipoduksi di Indonesia diekspor ke Vietnam, the Filipina, Haiti, Bolivia dan Papua New Guinea. Ada pula komponen yang diekspor ke Malaysia, Thailand, Pakistan, Taiwan dan Jepang. (naskah : mai/foto : dok PT. HMMI)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013