Jumat, 20 September 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
WAJAH DAN STRATEGI BARU SAMBUT TAHUN 2015
 
01 Desember 2014


(Nusa Dua – haltebus.com) PT. Mercedes-Benz Indonesia (MBI) kembali memperkenalkan wajah baru kelas baru minibus, yakni Sprinter facelift di Nusa Dua, Bali, Kamis (27/11/14). Menyambut tahun kedua Sprinter di Indonesia, PT. MBI memantapkan kehadiran kendaraan jenis van yang bisa mengangkut hingga 21 orang ini di pulau yang terkenal dengan beragam obyek wisatanya. “Kami melihat banyak wisatawan, banyak hotel, banyak jalan-jalan yang sempit serta banyak wisatawan yang membutuhkan kendaraan premium kelas satu di sini. Kami hadir dengan Sprinter untuk kebutuhan itu,” kata Director of Sales Commecial Vehicle PT. MBI, Olaf Petersen saat konferensi pers di Nusa Dua.

Sprinter diluncurkan pertama kali oleh PT. MBI Juni 2013. Pabrikan asal Jerman yang memiliki fasilitas perakitan di Indonesia itu sangat yakin, kendaraan niaga dengan di kelas baru ini cocok untuk kebutuhan wisatawan di sini. Mereka sengaja memilih Bali sebagai titik tolak masuk ke pasar transportasi wisata di dalam negeri.

Menurut Olaf, banyak keunggulan yang bisa didapatkan baik oleh penumpang maupun operator jasa transportasi. Untuk penumpang, lanjut dia, minibus ini telah dilengkapi fitur-fitur keselamatan yang baik. Ada Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EDB), Accelerator Skid Control (ASR), Electronic Stability Programme (ESP), dan Crosswind Assist (CA). Semua perangkat keselamatan Sprinter, menjadi perangkat keselamatan sedan Mercedes-Benz. Selain itu tinggi kabin 1,9 meter membuat penumpang leluasa hilir mudik di dalam tanpa harus menunduk.



Bagaimana dengan keunggulan yang ditawarkan operator? Olaf menyatakan banyak keuntungan yan bisa didapat pemilik Sprinter. Dengan bodi yang monokok, kata dia, layaknya kendaraan penumpang, perawatan bodi bisa ditekan. Ada jaminan anti korosi hingga 10 tahun, karena sistem perendaman anti korosi sangat detil, ujar Olaf, melindungi semua bagian kendaraan. Secara operasional, mesin OM 651 DE 22 LA bertenaga 150 HP yang ditopang transmisi Eco Gear enam percepatan juga menjanjikan konsumsi bahan bakar yang irit. “Kami mendatangkan Sprinter secara utuh dari Jerman,” ujarnya.

Keberanian PT. MBI membuka kelas baru antara minibus dan bus sedang diiringi rasa optimisme jajaran marketing kendaraan niaga mereka. Menurut Olaf, fitur-fitur yang ditawarkan Sprinter tak ditemukan pada produk lain. “Kami yakin karena pasar Indonesia potensinya besar. Jika dibandingkan dari sisi perawatan, daya tahan, effisiensi, keamanan dan kenyamanan, Sprinter bisa diandalkan.” Kata dia optimis.

Paruh kedua 2014, PT. MBI mengambil langkah strategis untuk memperkenalkan Sprinter di Indonesia. Mereka menawarkan ke sejumlah operator jasa transportasi yang sangat peduli effisiensi. Alhasil, di beberapa Bandara Internasional seperti Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai kita bisa melihat miinibus besar ini lalu-lalang di apron. Sprinter menjadi kendaraan pengangkut penumpang kelas bisnis sebuah maskapai penerbangan nasional. Di jalur Jakarta – Bandung ada travel CitiTrans yang memanfaatkannya sebagai Eksekutif Shuttle.

Menurut Deputy Director of Sales Commercial Vehicle Bus Operation, Adri Budiman mereka menawarkan beragam opsi untuk tiga varian Sprinter. Ada Sprinter A2 untuk 14 penumpang, A3 untuk 20 penumpang dan A4 bisa mengangkut 22 penumpang. “Interior bisa dimodifikasi di karoseri di dalam negeri, dengan pegawasan kami karena menyangkut keselamatan. Ada beberapa opsi yang kami siapkan sesuai permintaan pelanggan,” kata dia.

Adri menyatakan, tahun depan ada sejumlah peminat yang siap mengoperasikan Sprinter. Sayangnya dia menolak untuk menyebutkan siapa saja yang sudah tertarik memesan.
 
Dalam kesempatan itu, Olaf menutup optimisme PT. MBI dengan satu pernyataan menarik. “Kendaraan ini biaya operasionalnya rendah. Jika sukses kami pasarkan di sini, kami akan memproduksinya di Indonesia,” ujarnya dengan mantap. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013