Senin, 23 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS PERTAMA MERCEDES-BENZ INDIA UNTUK MESIR
 
12 Februari 2015


(Jakarta – haltebus.com) Daimler Bus, pemegang merek bus Mercedes-Benz mulai mengirimkan chassis produksi pusat perakitan mereka di India untuk Mesir. Chassis bus kategori medium dengan panjang sembilan meter ini pertama kali diterima Manufacturing Commecial Vehicle (MCV), sebuah perusahaan yang bermarkas di Kairo, mitra Mercedes-Benz di Mesir sejak 1994. Head of Daimler Buses, Hartmurt Schick dan Head of Daimler Buses India, Markus Villinger hadir saat serah terima secara simbolis chassis bus itu. Demikian rilis yang diterima haltebus.com, Selasa (10/2/15) dari Daimler Bus, Jerman.

Kehadiran pemimpin Daimler Bus langsung dari Jerman dan India menandai pentingnya kerja sama mereka dengan MCV selama 25 tahun terakhir. Chassis yang dikirim itu akan dibuat bus oleh MCV sekaligus di pasarkan sebagai bus Mercedes-Benz. “Ekpor chassis bus dari India ke Mesir menunjukkan keberhasilan kami dalam memanfaatkan keberadaan kami secara global,” kata Head of Daimler Buses, Hartmut Schick.

Kemitraan Mercedes-Benz dengan MCV cukup strategis. Perusahaan itu memiliki tujuh cabang di wilayah Afrika, Inggris dan Kuba. Selain membangun fasilitas produksi bodi bus di Mesir, mereka juga memiliki jaring penjualan dan jasa transportasi di cabang-cabang itu. “Produksi kami dalam jaringan global membuat kami bisa menawarkan produk yang cocok dan kompetitif untuk semua pasar yang dituju,” kata Schick lagi.

Pendiri dan Managing Director MCV, Karim Ghabbour menyatakan keyakinannya chassis bus Mercedes-Benz yang diproduksi di India itu bisa diterima pasar. “Kami yakin chassis dari India ini memastikan kualitas produksi yang tinggi dan di saat yang bersamaan bisa menambah rentang model yang kami produksi, yang memiliki performa tinggi yang sangat menarik,” ujarnya.

Daimler Bus menjanjikan bus tipe OF-9t alias bermesin depan ini sangat kompetitif dan memiliki kualitas yang tinggi. Diproduksi di fasilitas produksi Daimler Buses India, tepatnya, di Chennai, chassis ini mengadopsi teknologi yang truk sedang BharatBenz, merek Mercedes-Benz untuk pasar India. Meski berbasis truk, chassis OF-9t itu dibuat khusus untuk bus dengan karakteristik yang diubah.

Chassis produksi Daimler Bus ingin mengisi ceruk pasar baru di Mesir yang belum diisi bus kelas sembilan meter. Karena itu, Daimler memutuskan untuk memproduksinya bersamaan dengan jalur produksi di BharatBenz, sehingga memungkinkan untuk diekspor ke India sebelum fasilitas perakitan chassis bus selesai dibangun. Ada rencana negara tujuan ekspor akan ditambah sejalan jaringan penjualan Daimler Bus di kemudian hari.

Pusat perakitan chassis bus di India di bangun Daimler India Commercial Vehicle (DIMCV) menghabiskan dana 50 juta Euro. Mereka berharap fasilitas produksi itu bisa memproduksi bus Mercedes-Benz dan BharatBenz di akhir kuartal kedua tahun ini. Luas areal produksi mencapai 113 ribu meter persegi, DICV direncanakan bisa memproduksi 1.500 unit pertahun dan dibisa ditingkatkan hingga 4 ribu unit. Fasilitas produksi di Chennai, India, menjadi fasilitas produksi pertama Daimler global yang memproduksi truk, bus dan mesin.

Apa menariknya untuk Indonesia? Salah seorang petinggi PT. Mercedes-Benz Indonesia mengakui pihaknya tengah menjajaki kemungkinan masuknya chassis ini ke Indonesia. Informasi yang diperoleh haltebus.com menyebutkan, chassis ini sudah masuk ke salah satu karoseri. PT. MBI akan menguji coba chassis itu untuk kondisi medan jalan yang ada di negeri ini. Sayangnya saat dikonfirmasi akhir bulan lalu, Deputy Director Bus Sales Operation Commercial Vehicle PT. MBI, Adri Budiman enggan berkomentar banyak. “Sebaiknya tunggu saja hingga kami rilis,” ujar dia. (naskah : mai/foto : daimler.com/istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013