Sabtu, 20 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
IPOMI DAN MERCEDES-BENZ INDONESIA GELAR PELATIHAN BERSAMA
 
02 Maret 2015


(Jakarta – haltebus.com) Mercedes-Benz Indonesia mengadakan pelatihan dan pengenalan produk chassis bus pada pengusaha bus selama tiga hari. Pelatihan yang digelar pada 24 – 26 Februari 2015 ini bekerja sama dengan Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI). Selain mendapat pelatihan dan pengenalan di Central Training Department Mercedes-Benz Indonesia di Ciputat, mereka juga mengunjungi pusat perakitan di Wanaherang, Bogor.

“Pelatihan ini kami adakan untuk memberikan pengetahuan pada pengusaha bus tentang teknologi modern serta fitur-fitur inovatif yang ada pada bus Mercedes-Benz. Kami berharap para partisipan dapat mengoptimalkan operasional armada bus mereka,” kata Director of Sales Commercial Vehicle Mercedes-Benz Indonesia, Olaf Peterson, Rabu, (25/2/15).

Beragam informasi serta pengetahuan, baik yang bersifat teknis maupun praktek bengkel langsung yang komprehensif diberikan di setiap sesi pelatihan. Kerja sama yang baru pertama kali terbangun itu disambut positif oleh Mercedes-Benz Indonesia. “IPOMI organisasi yang sangat baik dalam mengembangkan bisnis bus di Indonesia. Sehingga dengan diadakannya kerjasama pelatihan ini, kami percaya bahwa Mercedes-Benz tepat untuk dijadikan pilihan utama pengusaha otobus dan konsumen kami”, ujar Olaf.

Menurut Ketua Umum IPOMI, Kurnia Lesani Adnan, kerja sama ini merupakan bentuk hubungan saling menguntungkan diantara kedua belah pihak. Di satu sisi, mereka mendapat pengetahuan yang lebih banyak lagi tentang produk bus Mercedes-Benz, di sisi lain pengenalan produk itu tentu menjadi sarana komunikasi antara pabrikan dan pengusaha. “Kami banyak mendapat pengetahuan baru, meski kami banyak eksplorasi operasional di lapangan, ternyata masih ada yang belum kami ketahui,” ujar dia.

Dalam pelatihan itu, Mercedes-Benz Indonesia juga mendapat banyak masukan dari pengusaha yang nota bene adalah generasi kedua pemilik bus itu. Mulai dari suku cadang, pengoperasian bus dan masalah-masalah lain yang terkait dengan kendala di lapangan.

Sedikitnya 30 pengusaha ikut dalam kegiatan ini, mereka di antaranya dari PO. Sinar Jaya, PO. Hiba Utama, PO. Rosalia Indah, PO. Blue Star, PO. Maju Lancar dan PO. Sindoro Satria Mas. Ada pula PO. Gunung Harta, PO. Kalisari PO. Fajar Transport, PO. NPM, PO Siliwangi Antr Nusa, PO. Luragung Termuda, PO. Medali Mas, PO. Marita, PO. Tri Star, PO. Medan Jaya, PO. Scorpion Holidays, PO. Trikaya dan PO. Semanta.

Tidak sedikit dari pengusaha bus itu yang mengoperasikan bus-bus Mercedes-Benz, namun ada juga beberapa yang cenderung menggunakan merek lain. Deputy Director of Sales Commercial Vehicle Bus Operation Mercedes-Benz Indonesia, Adri Budiman menyatakan, pihaknya tidak mempermasalah adanya perbedaan itu. “Kami terbuka dengan siapa saja, kami mengajak siapapun pengusaha yang tertarik melihat produk kami. Lebih baik mengetahui teknologi Mercedes-Benz langsung dari kami,” katanya.

Sementara itu, selama mengikuti pelatihan dan pengenalan, para anggota IPOMI terlihat antusias. Mereka tak ragu-ragu bertanya, mengemukakan masalah dan memperhatikan dengan seksama penjelasan dan praktek.

Kedua belah pihak berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlangsung. Menurut Deputy Director Central Training Mercedes-Benz Indonesia, Eko Setyodiwarno, diskusi dan pelatihan semacam ini sangat effektif untuk mendorong perubahan pemikiran tentang effesiensi. Selama ini, kata dia, peserta pelatihan hanya sebatas mekanik dan pengemudi. “Pengalaman saya, saat pengusaha juga mengetahui bagaimana mengoperasikan fungsi fitur-fitur pada chassis, tingkat effesiensi operasional bisa tercapai. Otomatis pengoperasional kendaraan juga lebih safety,” ujarnya.(naskah : mai/ foto : dok. IPOMI/Mercedes-Benz Indonesia)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013