Rabu, 19 Desember 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
STOCKHOLM MULAI OPERASIKAN BUS HIBRIDA LISTRIK
 
18 Maret 2015


(Jakarta – haltebus.com) Isu penghematan energi di Eropa mulai terasa seiring penerapan standar emisi Euro 6 untuk semua kendaraan di benua itu. Sebagai ibukota negara yang pembuat bus terkemuka dunia, Stockholm tak ingin ketinggalan tren hemat energi. Mulai Senin, (16/3/15) salah rute bus di kota itu dilayani bus hibrida-elektrik dari Volvo Bus. “Sebanyak delapan bus hibrida-listrik akan digunakan pada rute 73 yang melewati daerah pusat Stockholm,” demikian rilis yang diterima haltebus.com.

Bus hibrida-listrik Volvo 7900 melayani rute yang seluruh jalurnya membutuhkan kesenyapan suara kendaraan. Bus hibrida-listrik Volvo akan mengganti semua bus yang ada di rute 73, yang menghubungkan Ropsten dan Karolinska Institute di Stockholm tengah.

“Sekarang semakin banyak kota menganggap lalu lintas bus terelektrifikasi sebagai cara menghemat biaya untuk mengurangi masalah kualitas udara yang buruk dan kebisingan,” kata President Volvo Bus Håkan Agnevall.

Agnevall menyebut, solusi yang mereka tawarkan membuat perjalanan lebih menarik dan meningkatkan kepedulian lingkungan tanpa perlu investasi besar dalam infrastruktur baru. operasional bus ini adalah bagian dari kerjasama Volvo Bus, SL (Stockholm Public Transport) dan perusahaan penyedia energi Vattenfall. “Di Stockholm, kami memiliki kesempatan lain untuk menunjukkan teknologi hibrida-listrik dalam kondisi komersial,” ujar Agnevall menambahkan.

Kerjasama di Stockholm ini adalah kerjasama kedua yang dijalin Volvo Bus dengan otoritas transportasi kota. Sebelumnya mereka mengoperasikan bus hibrida-listrik di Hamburg, Jerman. Proyek percontohan transportasi kota di Stockholm, juga bagian dari proyek yang dibiayai Uni Eropa melalui ZeEUS (Zero Emission Urban Bus System). Ada lebih dari 40 perusahaan dan organisasi yang berpartisipasi. Setelah proyek percontohan awal yang direncanakan berlangsung hingga akhir 2016, operasional bus hibrida-listrik bisa dilepas secara komersial

Bus hibrida listrik Volvo 7900 beroperasi tanpa kebisingan dan bebas emisi dengan tenaga listrik lebih dari delapan kilometer. Pengisian baterai yang cepat, yakni hanya enam menit, di akhir rute memungkin bus bisa melayani operasional penumpang secara normal tanpa jeda. Sebagai pelengkap, bus memiliki mesin diesel kecil yang berbahan bakar biodiesel.

Volvo Bus mengklaim, dibandingkan dengan bus konvensional, bus hibrida-listrik memberikan keuntungan lingkungan yang cukup. Total konsumsi energi adalah 60 persen lebih rendah. Dampak Emisi pada iklim bisa dikurangi mengingat konsumsi bahan bakar 90 persen lebih rendah dibandingkan menggunakan biodiesel. Tingkat kebisingan selama operasi listrik, setara dengan suara yang dihasilkan percakapan orang di keramaian.

Di Jakarta bus-bus Hibrida-listrik memungkinkan untuk dioperasikan pada Transjakarta. Perda No. 5 tahun 2014 tentang Angkutan mencantumkan hibrida-elektrik dalam ketentuan bahan bakar yang diperbolehkan untuk angkutan kota. Apalagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam berbagai kesempatan selalu mengungkapkan keinginannya mengoperasikan bus-bus Eropa. Sayangnya, Manager Media Relations, Volvo Bus, Helena Lind, saat ditanya kesediaan Volvo Bus untuk hadir di Jakarta belum memberikan jawaban menggembirakan. “Saat ini kami masih fokus padapasar di Eropa,” ujarnya. (naskah : mai/foto : Volvo Bus)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013