Sabtu, 19 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
BUS KOTA SCANIA KINI JUGA DIPRODUKSI DI INDIA
 
01 April 2015


(Jakarta – haltebus.com)
Scania meresmikan dimulainya produksi bus kota di Narasapura, India, Selasa (31//3/15). Menteri Transportasi Negara bagian Karnataka dan Menteri Transportasi Swedia ikut menyaksikan dalam peresmian ini. “Scania menginvestasikan 40 juta Euro untuk produksi ini. Di Nasapura juga perusahaan memproduksi truk sejak 2013,” demikian rilis yang diterima haltebus.com Selasa, (31/3/15).


Fasilitas produksi Scania di Narasapura ini berada 40 Km sebelah Timur Bangalore. Fasilitas produksi itu juga merakit truk dan chassis bus lengkap dengan bodinya. Untuk fasilitas produksi bus jarak jauh sudah berjalan. Sedangkan untuk produksi bus kota direncanakan bisa dikirim ke pelanggan pada akhir tahun.

Narasapura menjadi basis Scania, tak hanya untuk produksi tetapi juga menjadi kantor pusat operasional di India. Di Areal ini juga dilengkapi pusat servis dan dukungan suku cadang yang dibutuhkan. “Peresmian fasilitas produksi untuk bus kota ini langkah panjang yang penting untuk operasional kami di India. Bus yang diproduksi di sini juga diekpsor untuk pasar regional lain di masa depan, dan dalam jangka panjang, mungkin juga berkembang untuk pasar di belahan dunia lain,” kata President & CEO Scania, Martin Lundstedt

Scania merancang kapasitas produksi di Narasapura untuk menghasilkan 2.500 unit truk, 1.000 unit bus per tahun. Ada 600 karyawan yang mendukung operasional produksi ini. Dalam lima tahun ke depan, Scania berharap kapasitas produksi itu bisa ditingkatkan dua kali lipat dan bisa merekrut 200 karyawan tambahan di tahun 2017.

Di India, pertumbuhan permintaan kendaraan yang diproduksi Scania meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi. Perkembangan ini juga diikuti dengan peningkatan layanan yang disiapkan Scania di satu sisi dan adanya inisiatif untuk meningkatkan transportasi yang efesien di sisi lain. “Kurang dari lima tahun yang lalu saya datang ke sini bersama tim Scania, di tempat kita berdiri saat ini. Saat itu kami membawa ide dan visi apa yang akan kami bangun di sini. Ini adalah momen menakjubkan bagi kami,ujar Lundstedt

Perusahaan asal Swedia itu melihat peluang yang dibuka pemerintah India. Ada beragam kebijakan untuk meningkatkan sistem transportasi yang orientasi lingkungan. Kota-kota di India juga membuka peluang untuk solusi transportasi berkelanjutan dari Scania. Lundstedt mengatakan, “Kami terus berkembang dan sekarang kami membuka fasilitas produksi bus yang kedua. Kami memperlebar pertumbuhan, menawarkan pada negeri ini seni dari solusi transportasi berkelanjutan.”

Menurut Managing Director, Scania India yang juga Senior Vice President, Scania Group, Anders Grundströmer, kini mereka bisa mengantarkan pada pelanggan truk dan bus kendaraan yang menggunakan biofuel. “Scania bisa berkontribusi, dengan pengalaman dan kompetensi terkait produksi biofuel serta sistem transportasi publik yang efesien,” ujarnya.

Bak gayung bersambut, Menteri Trasportasi India, Nitin Gadkari berharap Scania bisa ikut mengembangkan biofuel. Saat ini, kata dia, India tengah mengembangkan biogas sebagai energi alternatif untuk pengembangan transportasi. “Ini bukan sekedar pembukaan industri bus, melainkan membuka teknologi baru yang lebih bersih untuk India,” ujarnya.

Gadkari menyatakan, pemerintahnya menyadari kebutuhan energi yang bersih dan berkelanjutan untuk kota-kota yang lebih pintar sekaligus meningkatkan kualitas hidup warganya. “Transportasi publik di India dirumuskan mengarah pada bahan bakar yang bersih dan berkelanjutan. Strategi Scania membantu kami mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Model yang dikembangkan Scania bisa mendukung opsi untuk menciptakan bahan bakar lokal yang diciptakan dari sampah untuk kebutuhan transportasi,” kata dia.

Sejak tahun 2007, Scania sudah masuk pasar India saat kerjasama yang dimulai dengan perusahaan Larsen & Toubro (L&T). Kerjasama ini membawa L&T berhasil meraih pasar truk untuk Scania dan menjalin kerjasama yang erat dengan pelanggan di dunia pertambangan India. Pada 2011, Scania secara formal mendirikan Scania Commercial Vehicle India dengan target meningkatkan penjualan dengan perluasan segmen pasar di negeri itu. Fasilitas di Narasapura menjadi tulang punggung rencana mereka dua tahun lalu saat memulai produksinya. (naskah : mai/ foto : scania.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013