Jumat, 21 September 2018 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SCANIA USUNG ISU STRATEGIS MERAMBAH INDIA
 
02 April 2015


(Jakarta – haltebus.com) Scania serius menggarap pasar bus di India. Strategi pabrikan itu cukup komprehensif. Tidak hanya mendirikan fasilitas produksi bus, melainkan juga menawarkan dukungan sistem transportasi terintegrasi. Bahkan, mereka juga menggandeng lembaga pinjaman milik pemerintah Swedia, Swedfund untuk penetrasinya itu. “Ini kerja sama perusahaan Swedia, yang berorientasi laba yang bisa menciptakan banyak langan kerja dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menyediakan bahan bakar terbarukan,” kata CEO Swedfund Anna Ryott dalam rilis Scania yang diterima haltebus.com Selasa (31/3/15).

President & CEO
Scania Martin Lundstedt saat meresmikan fasilitas produksi untuk bus kota di Narasapura, India menyatakan, pihaknya ingin mendukung pemerintah India dalam program transportasi kota dan energi terbarukan. Menteri Transportasi India, Nitin Gadkari menyambut baik dukungan Scania atas program penataan transportasi kota-kota di negerinya.
 
Pemerintah India di bawah kepemimpinan PM Narendra Modi mendukung perbaikan lingkungan perkotaan di 100 kota di negeri itu. Program yang diberi nama Smart City ini membuka peluang berbagai perusahaan dari negara sahabat India terlibat pengembangan dan alih teknologinya.
Kesempatan inilah yang dimanfaatkan Scania. Swedfund bekerjasama dengan perusahaan lokal mengembangkan teknologi biogas untuk otomotif. “Biogas adalah bahan bakar masa depan yang akan mendukung India terlepas dari masalah besar polusi. Di sisi lain bisa menjadi pendekatan baru perubahan paradigma lingkungan di sini,” ujar Ryott lagi.

Pusat pengolahan biogas akan terkoneksi dengan fasilitas produksi Scania di Narasapura, Karnataka. India menjadi negara ketiga dengan tingkat karbondioksida tertinggi di dunia. Emisi karbondioksida ini diperkirakan bertambah dua kali lipat dalam 10 tahun ke depan. Namun, ada peluang untuk mengurangi pengguaan energi fosil yang mendorong emisi karbondioksida meningkat. Pertumbuhan pendudukan kota, memiliki potensi untuk mengubah sampah kota menjadi sumber energi dengan produksi biogas. “Scania punya kendaraan dan teknologi yang bisa ikut berkontribusi pada program pemerintah India. Kami sangat bergembira bisa bersama-sama Swedfund mewujudkannya,” kata President & CEO Scania Martin Lundstet.

Sementara itu, saat peresmian fasilitas produksi di Narasapura, Scania juga mengumumkan pemesanan bus untuk Karnataka State Road Transport Corporation (KSRTC). Ini adalah perusahaan milik negara yang pertama memesan Scania. Mereka memilih Scania Metrolink. Pada Juli 2014 dua unit bus dikirim dan menjalani dua bulan uji coba. Layanan purna jual, Fleet Management Service, juga dipekenalkan Scania. “Kami senang bisa bekerja sama dengan perusahaan global seperti Scania. Hasil ujicoba kami sangat baik dan kami bisa melihat kendaraan berperforma tinggi, aman dan efesien,” ujar Managing Director, KSRTC Rajender Kumar Kataria.

Sayangnya Scania tak menyebutkan angka pemesanan dari KSRTC. Director Sales Scania India, V Sivakumar mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan penjualan di India. Menurut dia, pemesanan ini bisa mengukuhkan Scania di pasar bus negeri itu. “Pemesanan dan pengakuan performa kendaraan kami oleh KSRTC cukup signifikan,” katanya.

Sementara Managing Director Scania India and Senior Vice President Scania, Anders Grundströmer, menyebut pemesanan KSRTC sangat prestesius. Dia berharap, pemesanan pertama dari perusahaan milik pemerintah ini bisa diikuti perusahaan-perusahaan negara lainnya. Segmen yang cukup signifikan bagi Scania dalam mengembangkan produksi bus kota dan bus jarak jauh.

Sejak diperkenalkan pada 2013, Metrolink mulai dikenal oleh paa penumpang bus di India. Berbagai forum diskusi yang melibatkan penumpang, membahas beragam fitur, suspensi juga tak ketinggalan membahas tentang kursi. Media di negeri itu juga terlihat antusias dalam peresmian fasilitas produksi di Narasapura. Metrolink dirancang untuk penumpang yang membutuhkan kenyamanan perjalanan sesuai medan di India. Kini Metrolink sudah merambah bagian Selatan dan Barat India.(naskah : mai/foto : scania.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013