Sabtu, 20 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MERCEDES-BENZ HADIR DI INDONESIA 45 TAHUN TANPA JEDA
 
07 Mei 2015


(Jakarta – haltebus.com) Mercedes-Benz Indonesia menggelar peringatan 45 tahun kehadiran pabrikan asal Jerman itu di Indonesia. Rangkaian peringatan dimulai Senin (4/5/2015). “Kami bangga dan sangat berterima kasih terhadap perjalanan kami di Indonesia sejak awal hingga hari ini, dimana kami selalu menjadi pemimpin di segmen otomotif premium di negeri ini,” kata President and CEO PT. Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner dalam pidato rangkaian peringatan 45 tahun Mercedes-Benz Indonesia.


Sejarah panjang Mercedes-Benz di Indonesia, menurut Claus, diawali dengan kehadiran Victoria Phaeton yang dibeli Raja Surakarta di Jawa Tengah pada tahun 1894. Dalam rentang waktu hingga 1970, sejumlah kendaraan Mercedes-Benz diimpor utuh. Barulah pada tahun 1970 Mercedes-Benz resmi berdiri dengan bendera PT. Star Motor Indonesia yang belakangan berubah menjadi PT. Mercedes-Benz Indonesia.


Claus mengakui, sebagian besar keberadaan Mercedes-Benz di Indonesia masih didominasi. Namun, dia menyebut, untuk kendaraan komersial/niaga, sejak beberapa tahun terakhir Mercedes-Benz berkomitmen menghadirkan produk-produk terbaik mereka. Selama tahun 1970 hingga 2004 teknologi mesin yang diusung oleh bus Mercedes-Benz di Indonesia cenderung bergerak lambat.

Produk yang dipasarkan mengandalkan mesin-mesin OM352 dan OM 366 dengan beragam varian mulai dari OF-1113 hingga OH-1521. Tahun 2000 sempat ada OF-8000 yang menyandang mesin OM904LA, tetapi produksinya berhenti tahun 2004. Nah mulai di tahun 2004 inilah hadir OH-1525 dengan generasi mesin terbaru yakni OM906LA. Pergerakan teknologi produk bus mulai signifikan dengan kehadiran OH-1526 dan OH-1626. Produk terbaru dengan mesin OM457LA seperti yang disandang O 500 R-1836 dan OC 500 RF-2542.

“Sepanjang 45 tahun, kami sangat senang dengan kenyataan yang ada, bahwa sebagian besar kendaraan Mercedes-Benz yang terjual di Indonesia adalah yang dirakit di dalam negeri,” Claus melanjutkan, “Kejayaan Mercedes-Benz di Indonesia tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi para karyawan kami, termasuk mereka yang berada di bagian perakitan.”

Menurut Claus, selama bertahun-tahun, Mercedes-Benz telah memiliki tradisi mengedepankan keamanan berkendara. Produk dengan standar keselamatan yang tinggi selalu hadir di seluruh dunia. Sebagai pabrikan Eropa, dia menegaskan, hanya Mercedes-Benz yang hadir selama 45 tahun tanpa terputus di Indonesia, dan berkomitmen menghadirkan kendaraan terbaiknya.

Dalam kesempatan yang sama Director of Sales Commercial Vehicle Mercedes-Benz Indonesia, Olaf Petersen, menambahkan, produk-produk chassis bus premium mereka telah dilengkapi standar keselamatan yang baik. Untuk O 500 R-1836 bertenaga 360HP telah dilengkapi fitur keselamatan seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Braking Distribution (EDB), Acceleration Skid System (ASR) dan retarder yang melengkapi sistem pengereman yang dilakukan oleh rem cakram.

Sementara untuk OC 500 RF-2542 yang bertenaga 422HP dilengkapi fitur yang sama dengan OC 500 R-1836, ditambah dengan Electronic Stability Program (ESP) dan retarder diganti intarder untuk menjaga kestabilan dan effektifitas pengereman. “Ini produk terbaru kami dengan suspensi udara dan ruang bagasi yang lapang, juga dilengkapi automated transmission,” katanya.

Kepada haltebus.com Olaf mengungkapkan kesiapan Mercedes-Benz Indonesia untuk mendukung program Pemprov DKI Jakarta menambah armada bus Transjakarta. Dia mengaku tengah mempersiapkan bus gandeng. “Saya akan menginformasikan pada anda nanti,” seraya mengaku bahwa prototipe unit pertama sudah tiba di Wanaherang, “Kami akan siapkan berapapun yang diminta Transjakarta.”

Kenyamanan Mercedes-Benz kelak bisa dinikmati seluruh warga Jakarta. Tak hanya dinikmati oleh kalangan yang bisa membeli mobil semata, kenyamanan sebagai angkutan massal pabrikan yang identik dengan logo tiga bintang itu juga segera hadir. Keikutsertaan dalam penyediaan armada bus kota Jakarta ini mengingatkan kita pada tahun 1980-1990-an, saat bus-bus kota didominasi oleh Mercedes-Benz. Berdasarkan informasi yang diperoleh haltebus.com fitur-fitur keselamatan yang tersedia pada chassis bus gandeng itu, sama dengan OC 500 R-1836 dan O 500 RF-2542.(naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013