Kamis, 19 Oktober 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MEI, BULANNYA PENGGEMAR BUS
 
26 Mei 2015


(Jakarta – haltebus.com)
Suasana di salah satu Terminal Pulogadung tak seperti biasanya Jumat (15/5/15). Satu per satu bus yang tak ada dalam jadwal pemberangkatan mulai berdatangan pukul 16.15. Hari itu penggemar bus yang tergabung dalam Bismania Community berangkat menuju Jepara untuk menghadiri Jambore Bismania Community se-Indonesia. “Kawan-kawa kita kumpul dulu sebentar, kita berangkat jam 19.00 ya. Silahkan ambil makan malam di koordinator masing-masing bus,” kata Ketua BMC Jakarta Raya, Wawan.


Ada sembilan bus hingga akhirnya mereka berkumpul di areal parkir pengendapan Terminal Pulogadung. Dua bus asal Sumatera, PO. SAN dan PO. NPM ikut bergabung dalam iring-iringan. Ada pula bus wisata seperti PO. Simphony, PO. Scorpion Holidays, PO. Laks dan PO. BeJeU. Selebihnya adalah PO. Sinar Jaya, PO. Garuda Mas dan PO. Haryanto. Bus-bus itu membawa anggota BMC Jakarta Raya dan BMC Sumatera.

Rombongan BMC Jakarta Raya tercatat yang terbanyak. Menurut Wawan ada 290 peserta yang berangkat. Tak hanya anggota BMC Jakarta, ada yang datang dari Cileungsi, Gunung Putri, Bekasi juga dari penggemar miniatur bus. Ada pula BMC Sumatera yang hadir ditemani ketuanya Shohipuddin Ochip yang berkumpul di tempat yang sama dan khusus menyewa PO. NPM.



Pada Sabtu (16/5/15), tak kurang dari 47 bus membawa sedikitnya lebih dari 1.400 peserta yang tercatat sebagai anggota BMC berkumpul di Jepara. Mereka diterima Bupati Jepara, Ahmad Marzuki di Pendopo Kabupaten Jepara. Beragam acara dan kegiatan diadakan seharian penuh dan berakhir hingga tengah malam. Ada pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk pengumpulan miniatur bus terbanyak di Indonesia. Ada baazar produk-produk terkait komunitas, mulai stiker, pernak-pernik bergambar bus, kaos dan miniatur. Tak ketinggalan hiburan musik dangdut juga digelar di alun-alun Jepara. Bagi yang senang fotografi, ada juga sesi khusus untuk menyalurkan kegemaran potret-memotret. Selain bus, ada perempuan-perempuan cantik yang menjadi modelnya.

“Dalam Jambore kali ini, kami ingin ikut mempromosikan pariwisata Indonesia. Kami juga mengadakan diskusi dengan tema strategi promosi destinasi Pariwisata Indonesia dalam rangka menghadapi masyarakat Ekonomi ASEAN 205,” kata Koordinator BMC Muria Raya yang juga Ketua Panitia Jambire Nasional Bismania Community 2015, Mochamad Khanif.

Sederhana saja, selain berkumpul sesama penggemar bus, panitia ingin memberikan edukasi pada pelaku bisnis pariwisata yang juga dari kalangan penggemar bus. Menurut Khanif, mereka ingin membentuk sinergi antara dunia transportasi bus dengan promosi wisata. Beruntungnya, Bupati Jepara Ahmad Marzuki menyambut baik kegiatan tahunan BMC ini.



Dalam kesempatan itu, ada acara yang tak kalah pentingnya bagi Bismania Community, Ketua Umum BMC yang baru Arief Massurip dikukuhkan. Sebelumnya, Arief terpilih sebagai Ketua Umum BMC setelah melalui Pemilu Raya beberapa minggu sebelumnya.

Jika Bismania Community (BMC) menggelar acara yang tergolong besar, penggemar bus yang bergabung dalam Forum Bismania Indonesia (Bismania.com) juga menggelar Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) di Yogyakarta dua pekan sebelumnya. Tahun ini mereka berkumpul di kota gudeg, Yogyakarta. Salah satu agenda tahunannya adalah berkunjung ke perusahaan bus yang mereka kenal.
Mereka mendatangi salah perusahaan terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta, PO. Maju Lancar. “Kami biasa menggelar pertemuan yang kami sebut Kopdarnas, anggota yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Agus Setiawan.

Pada pertemuan dengan PO. Maju Lancar, Adi Prasetyo pimpinan operator bus asal Gunung Kidul itu menyampaikan apresiasinya atas dukungan penggemar bus. Menurut dia, Forum Bismania Indonesia yang aktif berdiskusi di dunia maya dan komunitas penggemar bus lainnya ikut menyemangati pengusaha bus. “Kami berterima kasih sudah mendapat dukungan moral. Saya hanya berpesan, mohon kami juga dibantu agar pengemudi kami diingatkan pentingnya keselamatan di jalan,” kata pria yang akrab disapa Didit ini.



Harapan Didit sangat beralasan. Tidak sedikit penggemar bus melampiaskan hobinya dari sekedar memotret bus, hingga touring baik sendiri maupun berkelompok. Dia mengaku senang menerima kunjungan penggemar bus, agar perusahaan yang dipimpinnya juga bisa menerima masukan-masukan positif dari penumpang yang notabene penggemar bus itu.

Sejak berkembang di internet lewat jejaring sosial tahun 2007, jumlah penggemar bus semakin berkembang. Bismania Community yang berangkat dari grup surat elektronik dan Forum Bismania Indonesia juga berawal dari minat yang sama akan transportasi bus. Dua komunitas yang besar dari dunia maya ini, masing-masing menunjukkan peran dan sumbangsihnya untuk transportasi bus di Indonesia.

Dan setiap mereka berkumpul, kesan yang mendalam kerap dirasakan oleh anggota masing-masing komunitas. Salah satunya Ketua BMC Sumatera, Shohipuddin Ochip, “Biasanya kami hanya bertemu di dunia maya, dengan Jambore ini kami bisa silaturrahim mempererat persaudaraan sesama anggota BMC.” (naskah : mai/foto : mai/sukafotbis/bmc sumatera/bmc yogyakarta/bismania.com/scorpion holidays)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013