Sabtu, 20 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PARADISE DARI LEMBAH TIDAR
 
29 Juni 2015


(Jakarta – haltebus.com) Satu-satu bus tingkat untuk kota Jakarta mulai berdatangan. Setelah sumbangan dari PT. Coca-Cola Indonesia, giliran bus tingkat dari PT. Sumber Alfaria Trijaya (SAT) diserahkan. Satu unit dari PT. SAT itu diserahkan Jumat (25/6/15). “Saya berterima kasih sudah diberi bus tingkat ini. Sengaja saya undang pihak swasta untuk menyumbang supaya apa? Supaya kami bisa punya harga acuan untuk pembelian bus,” demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam sambutan saat ucapara penyerahan.

Bus yang diserahkan cukup istimewa. Bus yang diberi nama Paradise itu adalah bus pertama yang dibuat oleh Karoseri New Armada. Tampilannya tak kalah dari bus-bus tingkat yang kerap bersliweran di negara-negara tetangga maupun Eropa. Desainnya sederhana tetapi elegan. Menarik perhatian siapapun yang melihatnya.

Basuki mengungkapkan, pihaknya ingin menambah bus-bus tingkat sebagai atraksi kota Jakarta. Dia menyatakan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pengadaan 100 unit bus tingkat. Jika ada pihak swasta yang berminat menyumbang, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran khusus untuk operasional bus-bus sumbangan dari swasta. Setiap bus-bus yang disumbangkan juga wajib berganti-ganti cat setiap tahunnya agar bus terlihat meriah. “Kita buat Festival (baca: karnaval) bus, jadi ada yang menarik yang bisa dilihat warga Jakarta, gitu lho,” kata Basuki bersemangat.



Paradise memang didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan bus tingkat yang mulai berkembang, terutama karena ada permintaan dari Pemprov DKI Jakarta. Sebelumnya, bus tingkat hanya dibuat oleh Karoseri Nusantara Gemilang. Pada pertengahan tahun 2014, tim desainer dan engineering Karoseri New Armada memulai proyek untuk menelurkan model bus terbaru.

Menurut Manajer Produksi Karoseri New Armada, Indra Gunawan, pihaknya memperhitungkan rangka untuk bus tingkat. Dia mengungkapkan, basis rangka yang digunakan adalah basis bus berlantai satu, namun agar kuat menahan beban di lantai atas, ada rangka-rangka yang diperkuat. Chassis yang dipilih, yakni Mercedes-Benz OC 500 RF-2542, sebetulnya sangat mumpuni untuk menopang bus berlantai dua. “Kami berusaha agar bus tak melebihi batas ketentuan Gross Vehiche Weight (GVW). Beban di lantai atas juga kami perhatikan, mengingat penumpang di atas lebih banyak daripada di bawah,” ujarnya.

Pengerjaan Paradise terbilang lama, sejak dipersiapkan mulai rangka hingga bus lebih dari enam bulan. Karoseri New Armada sangat berhati-hati mengingat pada tahun lalu Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sempat memprotes Kemenhub bus-bus yang disumbangkan Tahir Foundation dan menimbulkan polemik. Saat itu chassis bus yang digunakan juga Mercedes-Benz, tak salah pula jika pihak Mercedes-Benz Indonesia ikut mempersiapkan Paradise dengan cermat.

Deputy Director of Sales Bus Operation Commercial Vehicle Mercedes-Benz Indonesia, Adri Budiman bahkan menegaskan kehatian-hatian ini dalam beberapa kali pertemuan dengan pelanggannya April lalu. “Khusus untuk OC 500 RF-2542 kami mohon sejak awal, setiap pelanggan harus menyatakan dengan jelas bus yang dibeli akan dibuat bus single decker atau double-decker,” katanya.



Garapan Karoseri New Armada kali ini juga tak main-main. Bus tingkat sebelumnya menjadi pembanding PT. Transakarta dalam menentukan spesifikasi yang harus tersedia. Paradise dilengkapi ruang khusus penumpang disabilitas dan kursi roda, ada juga jalan khusus kursi roda untuk naik turun dan fitur sensor otomatis yang menghidari penumpang terjepit saat pintu menutup. Ada tiga CCTV di bagian bawah dan dua CCTV di atas dalam bus berkapasitas 69 penumpang. Bagian dashboard pengemudi mendapat sentuhan lebih, tidak seperti Transjakarta yang polos, pelapis berwarna abu-abu
melekat rapi senada dengan interior dan eksterior.

Di ruang bawah, penumpang bisa bergerak bebas, walau untuk penumpang yang memiliki tinggi di atas 180 cm harus sedikit membungkuk. Langit-langit ruang bawah sedikit lebih pendek dibandingkan ruang atas. Tangga naik ada di sebelah kanan belakang bus. Penumpang juga mudah hilir mudik dengan model tangga yang lurus. Di bagian atas, ada areal terbuka di seputar tangga yang menambah leluasa pergerakan penumpang. Ada dua LCD TV di bagian depan bus baik di atas maupun di bawah.


 
Ada sedikit hal yang berpotensi mengganggu penumpang di lantai atas bagian belakang. Di balik deretan kursi belakang, ada rongga penghisap AC berukuran cukup besar. Sedotan udara di seputar kursi ini cukup terasa. Ukuran AC yang disiapkan Karoseri New Armada memang cukup besar, khusus untuk bus bertingkat. Dari bagian luar besarnya AC bisa terlihat dari lubang di sisi kiri-kanan bus di atas kompartemen mesen. Kisi-kisi paling atas juga untuk menghembuskan udara yang berputar dari sistem pendingin bus.

Di sisi eksterior, ciri khas produk Karoseri New Armada tertanam pada lampu belakang yang mengadopsi model New Aristo yang dilansir 2014. Sisi samping kiri-kanan aksen hitam di bagian dengan di atas pintu depan mengingatkan kita pada produk Evonext. Ada list chrome yang menaik dari atas pintu depan mengarah ke atas memotong kaca di lantai atas.


 
Di balik dinding yang lebar di atas roda-roda belakang ada ruang kosong yang sedikit mubazir. Saat haltebus.com menengok pembuatan Paradise pertengahan April lalu di sisi kanan digunakan untuk tangga. Sementara di sisi kiri menjadi ruang yang tersedia lebih dari cukup untuk penyimpanan ban cadangan.

Ada fitur-fitur otomatis yang sedikit tersembunyi, remote control untuk membuka pintu, panel kontrol untuk mengatur posisi spion serta transmisi semi otomatis Astronic dari ZF yang kesemuanya memudahkan pengemudi saat bertugas. Seorang petugas
PT. Transjakarta yang hadir saat penyerahan bus itu menyebut, setiap bus tingkat yang digratiskan untuk warga Jakarta ini akan dikemudikan oleh pengemudi perempuan.

Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 yang digunakan Paradise adalah chassis bus pertama yang digunakan untuk bus tingkat. Harganya mencapai Rp. 3,6 miliar. Sebelumnya, bus-bus bertenaga 420HP itu menjadi andalan beberapa operator bus di rute Medan – Banda Aceh dalam versi bus berlantai satu. Kehadiran OC 500 RF-2542 ini menjadi pelengkap kehadiran MAN R37 yang telah lebih dulu dimiliki PT. Transjakarta. Kini naik bus di Jakarta semakin menyenangkan dengan kehadiran bus-bus tingkat yang diklaim pabrikannya sebagai bus premium.(naskah : mai/foto : mai)
 
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013