Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SCANIA AB UMUMKAN DIREKSI BARU
 
02 Juli 2015


(Jakarta – haltebus.com) Pergerakan top manajemen di sejumlah pabrikan di Eropa sepanjang 2014 – 2015 mengiringi pergerakan pertumbuhan ekonomi yang dinamis. Triwulan terakhir 2014 perubahan kepemilikan saham mayoritas Scania AB yang diambil alih Volkswagen menandai pergerakan top manajemen di tiga pabrikan bus yang terkemuka dunia. Scania AB akhirnya mengumumkan pengganti Martin Lundstet President & CEO yang mengundurkan diri April 2015 lalu.

“Andreas Renschler telah ditunjuk sebagai Chairman of Board Scania AB yang baru. Dalam pertemuan Board of Directors disepakati Per Hallberg menggantikan posisi Martin Lundstet yang resmi berakhir 26 Juni,” demikian rilis yang diterima haltebus.com, Selasa (30/6/15).

Dalam rilis tersebut dijelaskan, ada sejumlah posisi lain yang juga ditempati nama-nama baru. Ada Annika Falkengren dan Markus S. Piëch dalam jajaran Board of Directors. Annika sebelumnya adalah President & CEO Swedish Financial Grup SEB AB. Perempuan kelahiran 1962 itu juga menjabat sebagai Supervisory of Board Volkswagen AG. Markus S. Piëch, sebelumnya anggota Executive of Board Salzach Privatstiftung salah satu pemilik saham Volkswagen. Dia anggota termuda, kelahiran 1985, salah satu cicit Ferdinand Porsche pendiri Porsche yang juga menjadi bagian dari Volkswagen.

Chairman of Board Scania AB Andreas Renschler juga berasal dari Volkswagen. Sebelumnya dia menjabat sebagai Board of Management Volkswagen yang bertanggungjawab pada kendaraan komersial. Per Hallberg sebelumnya menjabat sebagai Executive Vice President, Head of Production and Logistic Scania AB sebelum menggantikan sementara posisi yang ditinggalkan Martin Lundstet.

Ada tujuh anggota Board of Directors Scania AB yang baru. Selain nama-nama di atas masih ada Peter Wallenberg jr bertugas sejak 2005, Helmut Aurenz bertugas sejak 2008 dan Christian Porsche bertugas sejak 2014. Sementara ada juga yang masuk dalam jajaran direksi, empat deputi Direksi, yakni Johan Järvklo, Lisa Lorentzon, Mikael Johansson dan Mari Carlquist. Mereka juga mewakili serikat pekerja Scania AB.

Persaingan pabrikan besar asal Eropa di pasar kendaraan niaga dunia diprediksi bertambah ketat. Sinergi MAN dan Scania di satu sisi, sementara ada Daimler dan Volvo di sisi lainnya. Bersatunya merek Jerman dan Swedia dalam payung Volskawagen itu bisa memperkuat penetrasi pasar. Salah satu persaingan tiga grup besar pabrikan kendaraan niaga, bisa terlihat di India. Ketiganya sama-sama mengembangkan fasilitas produksi terbaru mereka dalam kurun tiga tahun terakhir di negara ini.

Uniknya, Volkswagen menyatukan beberapa merek otomotif terkenal yang identik dengan produk-produk kelas premium. Tak terkecuali MAN dan Scania yang selama ini memposisikan diri di pasar bus dan truk premium dengan fitur-fitur terbaru di kelas kendaraan niaga.

Martin Lunsdtet, mantan President & CEO Scania mulai Oktober mendatang siap bersaing dengan perusahaan lamanya. Dia bergabung dengan Volvo dan menjadi President & CEO Volvo Grup yang membawahi truk dan bus. (naskah : mai/ foto : Scania Image)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013