Sabtu, 19 Oktober 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
ADA BUS BARU SIAP MELUNCUR BULAN INI
 
06 Agustus 2015


(Jakarta – haltebus.com) Di tengah-tengah kelesuan ekonomi Indonesia, PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) tetap optimis. Dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, Hino mengusung tema Drive Your Business Easier dan siap menampilkan tujuh produk andalannya. Salah satunya kejutan untuk transportasi bus yakni satu produk chassis bus terbaru. “Tiga produk terbaru akan diluncurkan pada event tersebut,” demikian rilis yang diterima haltebus.com, Kamis (6/8/15).

Menurut Sales & Promotion Director PT. HMSI, Santiko Wardoyo, ajang GIIAS dipilih untuk mendekatkan Hino dengan kebutuhan pelanggan. Karena itu mereka meluncurkan tiga produk baru, dua produk truk dan satu produk bus. Khusus untuk bus mereka membidik kelas yang belum tersedia di pasar, yakni mengisi kelas antara bus sedang dan bus besar menampung 40 penumpang.

Sayangnya PT. HMSI belum menyebut spesifikasi detil chassis bus Hino FC 190. Chassis terbaru untuk bus ini hanya disebut memiliki suspensi yang lebih lembut. Santiko hanya menyebut, “Komitmen kami adalah menghadirkan kendaraan komersial yang dibutuhkan para pengusaha untuk dapat memudahkan bisnis mereka dalam meraih profit dengan maksimal.”

Sejauh ini baru Hino yang merilis bus yang mengisi kebutuhan kelas yang mulai berkembang di pasar. Bus dengan ukuran sedang namun memiliki kapasitas maksimal. Bus memiliki dimensi lebar yang serupa dengan bus sedang, tetapi memiliki panjang lebih sehingga bisa kapasitas angkutnya lebih banyak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun haltebus.com, bus Hino FC 190 ini memiliki kembarannya di kategori truk. Ada Hino FC 190 J yang memiliki karakter mirip dengan Isuzu FRR 90. Dari sisi tampilan tidak seperti truk besar, cenderung lebih besar dari bus sedang, tetapi dari sisi kapasitas angkut lebih besar nyaris dua kali lipat dari truk sedang.

Aromas persaingan dikategori truk itu mirip dengan kelas baru yang mulai dijajaki pabrikan untuk kategori bus. Di kelas ini sebenarnya sudah ada Isuzu yang telah mengujicobakan Isuzu FRR, bus bermesin depan berbasis chassis truk FRR 90. Di PO. Sumber Alam ada beberapa unit yang telah berjalan sejak tahun lalu. Berdasarkan informasi yang dirilis dalam situs resmi isuzu-astra.com tipe chassis untuk bus sedang yang dipasarkan adalah Isuzu NQR-71.

Sedangkan Mercedes-Benz masih menyimpan rapat rencana peluncuran bus sedang mereka yang sudah selesai dibangun April lalu. Bus Mercedes-Benz, yang disebut-sebut bertipe OF-917 memiliki kemiripan dengan bus yang diproduksi di Bharat-Benz. Februari lalu, Daimler mengumumkan pengiriman chassis pertama OF-9t dari BharatBenz untuk pelanggan mereka di Mesir (haltebus.com, Kamis, (12/2/15))

Meski bus-bus terbaru sudah tersedia, baik Isuzu maupun Mercedes-Benz belum mengumumkan secara resmi penjualan produk tipe terbaru mereka untuk bus. Begitu juga dengan kemampuan teknis yang diusung chassis terbaru itu.

Persaingan pabrikan kendaraan niaga kian ketat, di tengah pasar yang tak menggembiarakan hampir setahun terakhir. Beragam terobosan pun diambil oleh PT. HMSI. Pekan lalu, misalnya, mereka menawarkan layananan tambahan. Sejak 1 Juli 2015, setiap pelanggan mendapat Free Service Program untuk perawatan berkala gratis 60 ribu Km atau dua tahun. Sebelumnya, FSP hanya berlaku untuk satu tahun saja. Program untuk pelanggan ini melengkapi layanan Express Maintenance di dealer-dealer Hino.

“Dengan diberlakukannya Free Service Program hingga 2 Tahun, maka kami berharap kendaraan customer Hino akan terus prima sehingga customer mampu memaksimalkan profit yang dapat mereka raih,” kata Senior Executive Officer Service & Part PT. HMSI, Irwan Supriyono.

Kebijakan baru untuk servis berkala ini berlaku untuk semua kendaraan baru Hino yang diservis berkala di seluruh bengkel resmi Hino. Menurut Hino program yang mereka tawarkan untuk menjaga aset pelanggan tetap dalam kondisi prima dan mampu beroperasi maksimal. Keuntungan lain, kantong pelanggan Hino lebih kenyamanan karena biaya perawatan lebih ekonomis. Layanan perawatan Hino, didukung ratusan mekanik yang tersebar di 241 bengkel resmi dengan fasilitas standar.

Iklim perekonomian yang belum membaik di Indonesia setahun terakhir, memaksa pabrikan juga ikut memutar otak agar bisnis mereka tetap berjalan. Menjaga hubungan saling menguntungkan dan kebersamaan dengan pelanggan yang tak lain operator bus, menjadi kunci keberlangsungan roda bus yang terus berputar. Setidaknya, jika operator bus bisa menjalankan bisnisnya, pembelian bus juga terus mengalir. (naskah : mai/ foto : dok. PT. HMSI/dok. daimler.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013