Selasa, 23 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
EXXON PERLUAS JANGKAUAN PASAR OLI DI ASIA PASIFIK
 
30 September 2015


(Jakarta – haltebus.com) ExxonMobil menambah kapasitas produksi di Singapura. Jurong. Pabrikan oli asal Amerika Serikat itu menambah kepasitas produksi untuk menghasilkan pelumas sintetik. Tak terkecuali oli dengan merek Mobil 1TM, oli mesin sintetis andalan mereka. “Kami menambahkan Singapura dalam jaringan fasilitas manufaktur kami untuk menghasilkan Mobil 1,” kata Direktur Penjualan Pelumas ExxonMobil Asia Pasifik, Bennet Hansen dalam rilis yang diterima haltebus.com, Senin, (15/9/15).

Hansen mengungkapkan, perluasan fasilitas produksi ini untuk memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik ke mendatang. Fasilitas baru di Singapura menggunakan teknologi manufaktur yang inovatif, sebagai bentuk komitmen membawa produk premium dan teknologi ke pasar. “Mobil 1 adalah oli mesin sintetis yang paling baik dari ExxonMobil,” kata Bennett

Menurut Bennet, ekspansi ini akan lebih memperkuat kemampuan manufaktur perusahaan dan kemampuan memenuhi permintaan produk sintetis ExxonMobil. Khususnya permintaan di kawasan Asia Pasifik. Sayangnya tidak disebutkan dalam rilis, berapa kapasitas terpasang di fasilitas yang baru dibangun itu.

Pabrik pelumas yang didirikan terletak di sebelah lokasi pabrik ExxonMobil di Jurong. ExxonMobil mencatat sejarah panjang di negeri itu, lebih dari satu abad mereka beroperasi, memulai penyulingan dan industri petrokimia yang terintegrasi. Pembangunan fasilitas produksi ini juga sekaligus dimulainya investasi perusahaan untuk pelumas jenis grease.

“Fasilitas produksi pelumas sintetik ExxonMobil ini menciptakan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dan melengkapi industri pelumas aditif yang ada di sini,” ujar Direktur Eksekutif untuk Energi dan Kimia, Singapore Economic Development Board, Damian Chan.

Damian menyambut baik investasi baru yang ditanamkan ExxonMobil. “Investasi ini mencerminkan dorongan industri yang lebih tinggi dalam memenuhi permintaan kelas menengah akan produk yang lebih canggih di Asia,” katanya

Chief & Managing Director ExxonMobil Asia Pasifik, Gan Seow Kee mengatakan, keputusan investasi baru yang mereka lakukan menggambarkan kepercayaan ExxonMobil di Singapura. Selain itu, mereka juga yakin pada ekonomi Asia-Pasifik. “Kedua investasi, baik untuk pelumas sintetis dan pelumas grease menggarisbawahi komitmen berkelanjutan perusahaan untuk disiplin investasi jangka panjang,” kata Kee

Analisis Kline & Company memperkirakan bahwa permintaan pelumas sintetis untuk mobil penumpang di Asia-Pasifik akan tumbuh lebih dari delapan persen. Perkiraan pertumbuhan itu dihitung antara tahun 2014 dan 2024. Secara global, produsen kendaraan semakin banyak yang memilih minyak sintetis untuk kendaraan mereka.

ExxonMobil adalah salah satu investor manufaktur asing yang terbesar di Singapura. Afiliasi mereka di Singapura, ExxonMobil Asia Pacific Pte Ltd (EMAPPL), memiliki dan mengoperasikan kilang Singapura, yang terintegrasi dengan pabrik petrokimia. Mereka membangun pusat manufaktur produk migas dan turunannya yang terintegrasi dan terbesar yang dimiliki ExxonMobil. EMAPPL sendiri memiliki jaringan luas stasiun layanan di bawah merek Esso di Singapura. Mereka melayani pasar komersial untuk industri, penerbangan dan bahan bakar kelautan serta pelumas.
(naskah : mai/foto : www.edb.gov.sg)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013