Rabu, 20 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
GEBRAKAN PUTERA MULYA YANG TERBANGUN DARI TIDUR
 
12 April 2016


(Jakarta – haltebus.com)
Dinamika bisnis transportasi bus kerap membuat operator bus mengalami pasang-surut usaha. Seperti halnya yang dialami oleh PO. Putera Mulya, operator asal Wonogiri, Jawa Tengah. Setelah sempat vakum beberapa bulan terakhir ini, operator bus yang sempat identik dengan gambar burung merpati di bodi busnya mulai bangkit. “Kita mulai lagi dengan semangat baru, kita harus menjaga kekompakan untuk kemajuan bersama,” ujar Direktur PT. Putera Mulya Sejahtera, P.H. Seogiono, saat syukuran perjalanan perdana PO. Putera Mulya Sejahtera, Senin (10/4/16).

Tidak banyak operator bus yang bisa bangkit dari keterpurukan saat dilanda krisis beberapa tahun belakangan ini. Namun, keberuntungan masih berpihak pada PO. Putera Mulya. Sebelumnya, Sugiono menjalankan bisnisnya secara mandiri. Kini dia bersama-sama Kurnia Lesani Adnan dan Glenn Adiprana Widodo meluncurkan PO. Putera Mulya Sejahtera yang disingkat PUMA-S. Mendapat dukungan manajemen baru dari PT. Timur Terang Transindo, perusahaan yang dipimpin Kurnia Lesani Adnan dan Glenn A. Widodo, P.H. Soegiono optimis usahanya kali ini bisa berjalan dengan optimal.

Beroperasinya PUMA-S mulai 15 April mendatang juga mengakhiri rasa penasaran sejumlah kalangan terhadap operator bus yang satu ini. Maklumlah, langkah pertama mereka diawali dengan pengoperasian bus yang tergolong mewah, yakni enam unit Mercedes-Benz O 500 R-1836 dari 12 unit yang direncanakan. Sejak masih di Karoseri Laksana, bus-bus itu sudah membuat cerita panjang berbagai versi di kalangan pelaku transportasi bus di Wonogiri.



Enam unit bus itu memang dioperasikan Tangerang-Jakarta-Wonogiri hingga Purwantoro, Pracimantoro dan Giri Belah. Ada pula trayek Jakarta-Kebumen-Yogyakarta-Klaten yang juga akan mereka layani. Fasilitas yang ditawarkan sangat menjanjikan untuk penumpang. “Kita adalah pelayan masyarakat, fokus kita adalah bagaimana melayani pelanggan,” ujar salah Komisaris PT. Putera Mulya Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan kepada para agen.

Pelayanan yang berbeda digagas pria yang akrab disapa Sani ini. Apa saja yang ditawarkan? Kemampuan bus dengan fitur keamanan dan keselamatan yang dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS), Retarder dan tenaga besar hingga 360HP. Suspensi udara yang tertanam di kaki-kaki bus ikut menambah kenyamanan perjalanan. Ada pula ruang merokok di bagian belakang bus, toilet di tengah, serta perangkat untuk mengisi batere handphone untuk menemani penumpang yang berselancar di dunia maya dengan fasilitas WiFi yang disediakan selama perjalanan.

Salah satu agen yang diundang syukuran menyebut jarak kursi antar penumpang bisa menjadi kendala dalam pemasaran. Jumlah kursi bus yang bisa mengangkut 45 penumpang dinilainya terlalu sempit dibandingkan kompetitor. Menurut dia, karakter penumpang Wonogiri sangat sensitif dan memilih kenyamanan. “Penumpang Wonogiri sekarang naik dulu ke bus, lihat, duduk, kalau sreg ya langsung naik,” ujar agen yang menolak namanya disebut.

Namun, Sani tak menampik kekuatiran itu. Menurut dia, langkah yang mereka ambil sudah dipersiapkan secara matang. Dia menyebut, jumlah penumpang, fasilitas dan komitmen menempatkan pelayanan pada penumpang sebagai hal yang utama, menjadi pilihan-pilihan manajemennya agar operasional bus bisa mencapai tingkat ideal.

Sani yakin, dalam beberapa bulan ke depan seiring dengan dioperasikannya sejumlah ruas tol yang menghubungkan Jakarta-Semarang-Solo, perjalanan makin singkat. Dia mengungkapkan, dengan kecepatan konstan rata-rata 100 km/jam yang bisa dicapai Mercedes-Benz O 500 R-1836 perjalanan Jakarta-Solo paling lama bisa ditempuh dalam waktu 6-7 jam saja.

Sementara itu, Glenn A. Widodo menambahkan hal yang menarik terkait pelayanan pada penumpang. Ada asuransi untuk penumpang yang mungkin tak ditawarkan operator bus lain. “Kami mengasuransikan bus dan penumpangnya. Saya gak perlu kuatir bus rusak dan penumpang bisa lebih merasa aman. Jika ada penumpang terluka dalam sebuah insiden, dibayarkan 2,5 juta, untuk meninggal dunia 25 juta. Ini diluar asuransi yang dibayarkan Jasa Raharja ya,” kata dia bersemangat.

Nilai tambah pelayanan yang ditawarkan PO. Putera Mulya bisa menjadi daya tarik baru bagi penumpang. Semangat pengusaha muda yang diwakili oleh Glenn dan Sani berpadu dengan Sugiono menjadi kekuatan PUMA-S yang baru. Glenn menyebut pengembangan bisnis ke depan sudah mereka siapkan.

Dalam kurun waktu setahun ke depan sudah disiapkan 12 unit Mercedes-Benz O 500 R-1836. Dia mengaku, perhitungan bisnis yang menentukan pengembangan usaha ke depan. “Kami akan melengkapi satu persatu trayek yang kami miliki,” ujarnya.



Angin perubahan kini mau tak mau membuat pelaku bisnis di Wonogiri harus berbenah. Bus-bus dengan chassis berkapasitas besar sudah mulai beredar di sana. Ada PO. Agramas yang juga mengoperasikan dua unit Mercedes-Benz O 500 R-1836 dan berencana menambah lagi. PO. Putera Mulya Sejahtera siap mengoperasikan enam unit chassis bus yang sama dan segera menyusul enam unit lainnya. Belum lagi pada musim libur Idul Fitri mendatang ruas tol Pejagan-Brebes Timur ditargetkan pemerintah sudah selesai. Hanya butuh waktu tiga jam dari Jakarta-Brebes dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam. Jauh dari waktu tempuh sebelumnya yang bisa mencapai lima atau enam jam. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013