Minggu, 21 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TREN BUS TINGGI DONGKRAK KOMPETISI TAHUN 2016?
 
27 Januari 2016


(Jakarta – haltebus.com) Prediksi tahun-tahun mendatang bakal diramaikan bus-bus berlantai tinggi dan bertenaga besar mulai terlihat. Di Sumatera, Jawa dan Sulawesi tren ini semakin bermunculan. Beberapa operator bus menghadirkan bus-bus bertenaga besar dengan tampilan yang baru. “Kami ingin mencapai target ketepatan waktu armada kami di kota tujuan,” ujar I Gede Yoyok dari PO. Gunung Harta kepada haltebus.com, Senin (18/1/16).

November lalu, PO. Gunung Harta memulai perjalanan perdana bus berlantai tinggi ber-chasis Mercedes-Benz O 500 R-1836. Sebelumnya operator bus asal Bali ini juga mengoperasikan Scania K360IB-4x2. Yoyok mengaku mulai melirik bus bertenaga besar dan berbodi tinggi demi alasan operasional. Menurut dia, proyek jalan tol Trans Jawa memunculkan harapan transportasi bus masih bisa berkompetisi dengan moda angkutan lain.

Yoyok mengungkapkan, armadanya yang menghubungkan jurusan Jakarta dan sekitarnya dengan beberapa kota di Jawa Timur menghadapi kendala. Salah satunya adalah waktu tempuh yang panjang. Dia berharap dengan adanya tol Trans Jawa, waktu tempuh bisa semakin pendek. “Untuk melewati jalan tol yang panjang dibutuhkan bus bertenaga besar agar perhitungan operasional kami bisa efesien,” kata Yoyok lagi.

Mengapa Yoyok menjadikan faktor operasional untuk memilih bus bertenaga besar dan berbodi tinggi sebagai alasan utama? Dengan bus bertenaga besar, maka tenaga yang diperlukan bus untuk melewati jalan yang panjang tanpa berhenti bisa terjaga. Putaran mesin cukup dibawah 2.000 RPM, bus sudah melaju di batas kecepatan 100 km/jam untuk jarak yang panjang. Hal yang tak mungkin dicapai oleh bus dengan kapasitas mesin di bawah 9.000 cc dan bertenaga kurang dari 300 HP.

Ada lagi alasan yang menarik yang diungkapkan Yoyok, selain karena lebih efisien ruang bagasi yang lebih lapang bisa diperoleh dengan bus berlantai tinggi. “Khusus untuk bagasi, bisa menambah pendapatan di tengah biaya suku cadang yang tinggi,” katanya.

Lain di Jawa lain pula di Sulawesi. Operator bus di sana tak mau kalah menghadirkan armada terbaik mereka. Salah satu yang cukup gencar salah satunya PT. Ariang Transport. “Kami ingin menghadirkan angkutan bus masa depan yang nyaman untuk penumpang dan memuat bagasi lebih banyak," ujar Direktur Utama PT. Ariang Transport, Opy Sanda.

Dengan bus berlabel Primadona, PT. Ariang Transport, mengoperasikan empat unit bus berlantai tinggi. Bus Maxi Miracle buatan Nusantara Gemilang dipilih Opy untuk melayani pelanggannya di rute Makassar-Tanah Toraja mulai Desember lalu. Primadona menjadi bus pertama di Indonesia yang mengoperasikan bus Single High-Decker untuk trayek reguler. PT. Ariang Trans memulai bus regulernya dengan sejak Februari 2015.

Di Sumatera, tahun 2015 ditutup dengan beragam operator bus yang mengoperasikan model bus berlantai tinggi, juga bus tingkat jarak jauh. PT. Putra Pelangi Perkasa sudah memulainya di pertengahan tahun 2015. PT. Putra Pelangi Perkasa menjadi operator bus pertama yang menggunakan model Jetliner, sekaligus bus berlantai tinggi di Sumatera, yakni sejak Juli 2015. Salah satu pimpinannya, Yusmin Effendy mengaku masih menjajaki peluang yang bisa diraih dengan bus berlantai tinggi. Dia mengakui beragam keunggulan yang telah disebut Yoyok dan Opy. “Bus kami jadi sering dilihat orang. Tingkat okupansi penumpangnya juga cukup signifikan,” katanya.

PT. Putra Pelangi Perkasa mengoperasikan enam unit bus berlantai tinggi model Jetliner ber-chasis Mercedes-Benz OC 500 R-2542. Sebelumnya mereka mengoperasikan empat unit bus Mercedes-Benz dengan tipe yang sama untuk bus semi-highdecker. Di Sumatera kompetisi untuk menghadirkan bus bertenaga besar sangat ketat, sedikitnya ada lima operator bus termasuk PT. Putra Pelangi Perkasa yang memiliki bus-bus bertenaga di atas 300 HP.

Sebenarnya beberapa karoseri di Indonesia telah memperkenalkan bus-bus tinggi yang disebut sebagai semi-highdecker. Ada Karoseri Adiputro dengan Jetbus2 dan Jetbus 2+ semi-highdecker, Karoseri Rahayu Santosa dengan Skyliner dan Euroliner, serta Karoseri Laksana dengan All New Legacy. Rata-rata bus dari ketiga karoseri itu berketinggian 3,7-3,8 meter. Bandingkan dengan Single High-Decker yang tingginya antara 3,85 - 3,9 meter, terpaut sedikit saja ketinggian kedua jenis bus ini.

Tren bus-bus tinggi juga mengikuti chassis bertenaga besar dengan gross vehicle weight mencapai 18 Ton atau lebih, sehingga memungkinkan berat bus bertambah dengan dimensi lebih besar. Tengoklah chassis Mercedes-Benz O 500 R-1836 dan OC 500 RF-2542, Scania K310IB-4x2, K360IB-4x2 dan K380IB-4x2, serta MAN R37 sudah beredar di pasaran sejak lebih dari tiga tahun terakhir.



Kesempatan bus dibuat lebih tinggi pun terbuka seiring hadirnya Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan yang mengatur ketentuan baru jenis-jenis kendaraan yang bisa dibuat di Indonesia. Peraturan Pemerintah itu sendiri merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas, Angkutan dan Jalan.

Tahun 2014 menjadi awal mula bus berdimensi tinggi muncul. Lagi-lagi Karoseri Nusantara Gemilang, yang notabene pendatang baru, membuat Maxi Miracle double-decker di awal 2014 sebelum meluncurkan versi single high-decker pada 2015. Seiring dengan waktu New Armada juga memperkenalkan Paradise untuk bus wisata Jakarta pada bulan Juni. Karoseri Rahayu Santosa merilis bus single high-decker-nya, sebulan kemudian, untuk bus bertrayek reguler Medan-Banda Aceh yang dioperasikan PT. Putra Pelangi Perkasa.

Selanjutnya September, masih di tahun 2015, Karoseri Adiputro merilis dua seri sekaligus Single High-Decker dan Double-Decker melalui Jetbus2++ SHD dan Jetbus2++ SDD. Sejak Karoseri Adiputro merilis model bus tingginya, tren ini semakin menyebar. Di trayek reguler ada PT. Bintang Sempati yang menjadi pelanggan pertama bus Jetbus2++ Double-Decker, untuk Singe High-Decker ada PO. Harapan Indah, PO. Gunung Harta dan PO. Anugrah Mas (Agramas). Masih ada juga PO. Kurnia, PO. Paradep yang menyemarakkan bus-bus tinggi di Medan dengan Jetliner mereka yang dibuat di Karoseri Rahayu Santosa.

 


Di segmen bus pariwisata, walaupun terbatas, ada juga yang mengoperasikan bus tinggi. Ada PO. Marissa Holiday dengan Maxi Miracle Single High-Decker, ada Pandawa 87 dan Satria Muda dengan Jetbus2++ Single High-Decker. Mereka juga mengikuti tren untuk Single High-Decker di bus reguler.


David Jethrokusumo dari Karoseri Adiputro menyebut, permintaan bus berlantai tinggi yang mereka buat cukup tinggi. Beberapa hari sejak dirilis, jalur produksi yang disiapkan untuk bus berlantai tinggi cepat terisi. “Kami optimistis ada peluang berkembangnya tren untuk bus tipe tinggi di tahun 2016,” ujar dia mantap.

Informasi yang dihimpun haltebus.com, bus-bus berlantai tinggi maupun bus tingkat siap dirilis dari setidaknya empat karoseri besar di catur wulan pertama 2016 ini. Untuk bus tingkat ada yang digunakan untuk bus kota dan bus jarak jauh bisa. Sementara untuk bus berlantai tinggi, operator bus jarak jauh mulai berkompetisi menghadirkan bus-bus terbaik mereka, tentunya dengan kapasitas yang besar. (naskah mai/foto : mai/dok.nusantara gemilang/rahayu santosa/gunung harta/istimewa)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013