Senin, 21 September 2020 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
HINO AKHIRI ROAD SHOW DI BASIS PASAR BUS
 
06 Maret 2016


(Jakarta – haltebus.com) Perjalanan Road Show bus Hino FC 190 yang diadakan PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) diakhiri di Bandung. Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki arti tersendiri bagi PT. HMSI. Di provinsi ini pula pasar penjualan bus Hino berjaya di tahun 2015, meski banyak kalangan menyebutnya sebagai tahun yang kurang bergairah. “Ini merupakan bentuk Total Support Hino dengan menghadirkan produk-produk baru yang berkualitas dan sesuai kebutuhan customer,” ujar Sales & Promotion Director PT. HMSI, Santiko Wardoyo dalam rilis yang diterima haltebus.com, Kamis (3/3/16).

Prestasi kinclong pemasaran bus Hino di Jawa Barat cukup mendongkrak angka penjualan PT. HMSI di tahun 2015. PT. HMSI mencatat, Hino menjadi pemimpin pasar di kategori bus dengan menguasai market share sebanyak 75 persen. Pencapaian itu lebih baik dibandingkan tahun 2014 yang membukukan 55 persen. Tentu saja prestasi sangat menggembirakan Santiko dan jajarannya di tengah kondisi pasar yang menurun. Secara nasional penjualan bus Hino di tahun 2015 meraih 82 persen market share, naik tajam dibanding tahun 2014 yang hanya 66 persen.

Di tahun 2016, Hino menawarkan solusi baru untuk operator bus di tengah lesunya sejumlah sektor yang berdampak pada sektor transportasi penumpang. Bus Hino FC 190 yang didukung mesin commonrail empat silinder dan menghasilkan tenaga 190 PS bisa menjadi pilihan operator bus. Kapasitas angkut sampai 40 kursi menjadi segmen baru untuk Hino.

Produk baru ini melengkapi jajaran produk sebelumnya, yakni bus besar berkapasitas 59 kursi dan bus sedang berkapasitas 30 kursi. Hino berharap kapasitas kursi yang di segmen baru Hino menjadi alternatif solusi operator bus, selain tawaran biaya operasional yang lebih efisien. “Hino berkomitmen untuk membawa best fit product ke lebih banyak konsumen di lebih banyak daerah di seluruh Indonesia,” kata Santiko lagi.


Kedua nilai tambah itulah yang diusung Hino Indonesia dalam menggelar Road Show Hino FC 190 ini. Road Show dimulai di Denpasar, Surabaya, Yogyakarta dan Bandung. Sebelum dibawa Road Show, bus yang dibuat di Karoseri Adiputro Malang diujicobakan di berbagai trek, termasuk saat harus menjalani ujicoba Jakarta – Denpasar, dengan total jarak tempuh 2 ribu Km sebelum Road Show dimulai.

Saat ujicoba bersama pengusaha bus di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta serta Jawa Barat, bus di-geber melalui jalan tanjakan di masing-masing wilayah. Di Bali, bus diajak melahap tanjakan di Kintamani, sementara jalur menanjak yang panjang mulai Gempol sampai Batu juga dilalui dengan mudah. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta jalurnya cukup beragam, mulai jalan menanjak, hingga kepadatan lalu-lintas yang tinggi dengan mudah dilalui. Sementara di Bandung, tanjakan Lembang yang terkenal padat lalu-lintasnya juga tak luput dari trek yang diujicobakan bersama operator bus.

“Selama Road Show ini berlangsung di beberapa kota, bus ini selalu terisi penuh dan mendapat respon yang positif dari para pengusaha otobus, untuk itu kami yakin bahwa FC Bus akan dapat diterima dengan baik oleh pasar. Sekaligus produk ini akan memperkuat posisi Hino sebagai market leader,” ungkap Santiko.

Berdasarkan catatan PT. HMSI sedikitnya 300 peserta Road Show yang berasal dari berbagai operator bus di Jawa dan Bali ikut merasakan keunggulan Hino FC 190. Ada PO. Gunung Harta, PO. Merpati, PO. Harapan Jaya, PO. Restu, PO Akas, PO. Subur Jaya, PO. Efisiensi, dan PO. Karya Jasa. Sementara dalam Road Show di Bandung hadir PO. Kramat Jati, PO. Budiman, PO Sahabat dan pengusaha otobus lainnya.

Selama Road Show PT. HMSI juga menggiatkan kampanye garansi dan servis gratis. Ada layanan Express Maintenance yaitu perawatan berkala hanya 59 menit, Free Service Program yaitu layanan servis berkala gratis untuk dua tahun/ 60 ribu Km. Ada juga Garansi selama satu tahun/50 ribu Km. Layanan ini bagian dari program Total Support kepada pelanggan agar memberikan keuntungan maksimal dengan masa operasional 100 persen dan biaya operasional minimum.

Strategi Hino Indonesia cukup memanjakan pelanggan. Tawaran itu bagian dari kompetisi antar pabrikan untuk menarik minat pelanggan. Beberapa pabrikan bus sejak tahun lalu mengatasi dampak penurunan ekonomi dengan berbagai layanan yang cukup menguntungkan operator bus. Tantangan bagi operator bus adalah bagaimana mereka bisa memilih tawaran yang tepat sesuai dengan kondisi operasional sehari-hari, demi mencapai tingkat efesiensi yang maksimal. (naskah : mai/foto : dok PT. HMSI/Christian H Kurnia)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013