Rabu, 20 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TEMA TRANSPORTASI MASSAL DAN UNJUK KUALITAS BUS DI IIBT 2016
 
25 Maret 2016


(Jakarta – haltebus.com) Pameran Indonesia International Bus and Truck 2016 siap digelar 29 Maret – 1 April mendatang. PT. Global Expo Management (GEM) sebagai penyelenggara mengangkat tema menarik pada pameran kali ini. “Kami ingin menampilkan bus-bus yang cocok sebagai transportasi kota,” ujar Direktur PT. GEM, Baki Lee kepada haltebus.com Kamis (24/3/16).

Tema yang diangkat PT. GEM kali ini sangat spesifik dan menjawab kebutuhan bus-bus di banyak kota-kota besar di Indonesia yang tengah dirasakan saat ini. Dalam kesempatan pameran yang ke-enam kalinya, PT. GEM menggandeng otoritas transportasi Tiongkok sebagai salah satu peserta pameran.

Menurut Baki, pihaknya ingin memperlihatkan kepada seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) di Indonesia konsep transportasi massal yang akan dihadirkan oleh karoseri di Indonesia. Pada pameran kali ini, ada Karoseri Laksana, Karoseri New Armada dan Karoseri Gunung Mas yang masing-masing menampilkan bus-bus terbarunya. Baki menambahkan, dia juga menggandeng penggemar bus untuk menggelar Pameran Bus Klasik dan Unik yang akan ditempatkan di areal indoor dan outdoor.

“Kami juga ingin menunjukkan pada mitra luar negeri kami bahwa teknologi karoseri bus di Indonesia sudah mengedepankan kualitas. Ada bus tahun 1970-an yang akan tampil sebagai bukti keunggulan karoseri kita,” kata dia.

Sementara itu, tim desainer Karoseri Laksana Kus Ririn mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan dua model bus mereka untuk ditampilkan. Satu model baru diperkenalkan di IIBT 2016 ini untuk ukuran bus sedang. Satu unit lainnya varian baru dari model Cityline yang diaplikasikan pada bus berlantai tinggi. “Ditunggu saja bus baru kami nanti di Pameran IIBT,” ujarnya singkat.

Bus model Cityline memang dikhususnya untuk bus kota. Awalnya dibuat untuk chassis bus berlantai rendah, namun seiring waktu, bus kota berlantai rendah belum banyak digunakan, sementara permintaan untuk bus kota berlantai tinggi meningkat sejak tahun lalu. Kus Ririn menyebut bus Cityline yang akan dipamerkan adalah bus single. Varian bus Cityline berlantai tinggi pertama kali diaplikasikan untuk chassis Scania K320IA/6x2-2 yang dipesan oleh PT. Transjakarta.

Dari Magelang, Karoseri New Armada juga membawa dua bus terbarunya untuk dipamerkan di IIBT 2016. Ada bus tingkat versi bus kota yang menurut informasi yang didapat haltebus.com digunakan untuk melayani warga Jakarta. Bus itu adalah bus sumbangan salah satu grup usaha besar yang bermarkas di Jakarta. Hal ini dibenarkan oleh Direktur Marketing Karoseri New Armada Harris Imam S. “Kami menghadirkan bus wisata versi terbaru seri Evo dan satu bus tingkat untuk bus wisata kota Jakarta,” katanya.

Manager Produksi Karoseri New Armada Indra Gunawan menyebut, dua model baru itu dihadirkan khusus pada IIBT 2016. Pameran ini memang menjadi barometer Karoseri New Armada untuk mengeluarkan model-model terbaru yang mereka produksi. Menurut dia, ada beberapa perubahan pada model seri Evo. Untuk bus tingkat juga ada perubahan standar spesifikasi bus, tak hanya mengubah tampilan, tetapi juga beberapa perangkat yang melekat pada bus versi sebelumnya yakni Paradise. “Yang banyak berubah pada interior. Detilnya seperti apa silahkan disaksikan pada pameran nanti,” ujarnya menggelitik rasa ingin tahu.

Lalu bagaimana dengan Karoseri Gunung Mas? Direktur Karoseri Gunung Mas, Hari Prajitno mengungkapkan, pihaknya akan memamerkan tiga unit. Ada bus besar, bus sedang dan mikrobus. Keikutsertaan karoseri yang bermarkas di Madiun ini terbilang yang terbesar. Dalam beberapa kesempatan, bus yang dipamerkan hanya dua, itu pun hanya bus sedang. “Kami akan membawa tiga type,” ujar dia singkat.

Karoseri Gunung Mas tergolong rajin untuk mengikuti IIBT, baik di Jakarta maupun di Surabaya. Keikusertaan itu merupakan bagian dari misi Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo). Sekjen Askarindo, T.Y. Subagio menyatakan, pihaknya ingin merangsang perusahaan karoseri Indonesia untuk bersiap menghadapi persaingan.

Dia tidak terlalu mengkhawatirkan persaingan dengan produk asing seiring dengan pasar bebas, justru sebaliknya, persaingan antar pelaku industri karoseri. Menurut dia, kunci persaingan itu adalah mempertahankan kualitas terbaik hingga suatu saat nanti, Indonesia bisa mengekspor produk karoserinya ke luar negeri. “Jika digarap betul sebenarnya pasar di dalam negeri masih terbuka lebar. Sayangnya ini belum bisa dimanfaatkan oleh karoseri dalam negeri. Kami membuktikan itu. Saat kami membuat katalog ternyata banyak respon positif, sayangnya banyak karoseri belum siap,” kata Subagio.

Karena itu, selain menggelar Pameran Indonesia International Bus and Truck bersama PT. GEM, Askarindo juga mengadakan Musyawarah Nasional di seberang arena pameran. Subagio berharap, ajang pameran itu bisa dilihat langsung bersama-sama anggota Askarindo untuk merangsang perkembangan dunia industri karoseri di Indonesia. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013