Rabu, 20 November 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
RUTE BARU TRANSJAKARTA MEMPERMUDAH AKSES KELILING JAKARTA
 
19 April 2016


(Jakarta – haltebus.com)
PT. Transjakarta memenuhi janjinya mengoperasikan bus-bus yang semakin mempermudah akses warga untuk menjangkau daerah yang belum terlayani oleh bus Transjakarta. Total ada 17 rute yang sudah dan mulai dioperasikan Senin (18/4/16). “Kami sudah mengoperasikan 700-an bus, nanti kalo sudah terisi semua oleh Mayasari Bakti dan PPD, yang sudah siap armadanya, total keseluruhan ada 1.200 bus yang dioperasikan,” ujar Direktur Utama PT. Transjakarta Budi Kaliwono di kantornya, Senin (18/4/16).


Rute-rute yang dioperasikan PT. Transjakarta ini adalah rute baru. Sebagian besar rute itu merupakan rute lama yang dilayani oleh operator bus seperti PT. Mayasari Bakti, PPD dan operator-operator lain. Menurut Budi, pembenahan transportasi massal yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dilakukan secara menyeluruh. Sebagai regulator dan operator, lanjut dia, PT. Transjakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta menata ulang rute-rute angkutan kota yang sudah ada agar terintergasi dengan jalur-jalur yang dilayani bus Transjakarta.

Budi menjelaskan, dari ke-17 rute itu ada rute-rute yang melintasi sebagian Koridor Transjakarta, ada yang tidak melintasi sama sekali dan ada juga yang terhubung dengan stasiun kereta. Menurut dia, PT. Transjakarta akan terus mengembangkan rute-rute untuk memudahkan pengguna angkutan umum menjangkau seluruh wilayah Jakarta. “Kalo kita berbicara transportasi umum, kita harus sadar bahwa yang terpenting adalah jaringan transportasi yang bisa menjangkau sebanyak mungkin pengguna. Bagaimana memudahkan mereka, melayani mereka berpindah dari satu daerah ke daerah lain,” katanya.

PT. Transjakarta menargetkan, tahun ini bisa mengangkut hingga satu juta pelanggan per hari. Ekspektasi yang cukup tinggi mengingat hingga saat ini Badan Usaha Milik Daerah itu baru mengangkut 278 ribu pelanggan per hari. Namun Budi optimistis bisa mencapai target, jika perencanaan yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan yang didukung Polda Metro Jaya bisa berjalan sesuai harapan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah di tempat yang sama mengakui saat ini tengah menata ulang rute-rute angkutan kota yang ada di Jakarta. Dibukanya 17 rute baru yang dioperasikan PT. Transjakarta adalah bagian dari realisasi penataan rute. “Ada 48 trayek bus besar yang kami kaji dan menghasilkan 10 rute yang bisa dioptimalkan, untuk bus sedang ada 48 rute yang bisa dioperasikan dari 84 rute yang ada. Untuk bus kecil masih dalam kajian,” kata pria yang akrab disapa Andri ini.

Dia mengungkapkan, rute-rute yang dioperasikan oleh PT. Transjakarta adalah rute-rute yang sebelumnya juga dilayani oleh PT. Mayasari Bakti dan PPD. Penataan rute itu tidak serta-merta menghilangkan pendapatan operator bus yang sudah melayani rute sejak lama, karena bus-bus yang dioperasikan juga berasal dari kedua operator. Pola ini juga akan diberlakukan pada bus sedang dan angkutan-angkutan lain yang terintegrasi Transjakarta.

Bagaimana warga Jakarta dan luar Jakarta bisa memanfaatkan bus-bus rute baru ini? Kepala Humas PT. Transjakarta Prasetia Budi menjelaskan, pelanggan cukup menyediakan kartu debit yang sudah bisa dilayani oleh PT. Transjakarta. Setidaknya kartu yang diterbitkan oleh BCA, BNI, Bank Mandiri, BRI, Bank Mega dan Bank DKI. Bus-bus yang melayani rute di luar koridor juga melayani halte-halte bus yang sudah ada. “Penumpang bisa naik-turun di halte yang sudah ada, cukup dengan tapping kartu debit atau kami siapkan tiketnya. Nanti jika sudah tersosialisasi, kami akan mencabut penjualan tiket di atas bus,” kata dia.

Adanya rute baru yang dioperasikan PT. Transjakarta tentu sangat memudahkan warga, terutama yang sulit menjangkau halte Transjakarta. Hanya saja, diperlukan kesadaran agar naik-turun penumpang bisa dilakukan di halte yang telah disediakan. Prasetia Budi mengakui pihaknya masih mencermati pola operasional bus-bus di rute baru. Di setiap bus yang dioperasikan ada petugas PT. Transjakarta dan satu pengemudi yang ditugaskan oleh operator.

Direktur Lalu-Lintas Polda Metro Jaya, Kombes. Risyapudin N menyatakan siap mendukung rencana pemerintah DKI Jakarta memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan massal. Menurut dia, panjang jalan yang ada di Jakarta sudah tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas di atasnya. Satu-satunya cara pengendalian kemacetan, kata dia, hanya dengan memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan massal.

“Nanti kita lihat secara bertahap, sekarang kan ujicoba penghapusan 3 in 1, busnya juga ditambah. Ada sterilisasi jalur busway, pengendara sepeda motor juga dibatasi, kalau sudah siap kan Pemerintah DKI Jakarta berencana menerapkan ERP (Electronic Road Pricing),” katanya.

Kadishub DKI Jakarta, Andri Yansyah meyakinkan bahwa pihaknya tidak sekedar berwacana untuk mengendalikan kemacetan di Jakarta. Saat ini berbagai langkah persiapan agar warga Jakarta dan sekitarnya bisa mendapatkan akses yang mudah dengan angkutan massal tengah diimplementasikan. “Saya berharap minggu depan kami bisa mengoperasikan bus dari Bekasi, Tangerang dan Depok. Cukup dengan Rp. 3.500 anda bisa berkeliling Jakarta, duduk nyaman di dalam bus, tanpa harus bersusah payah membawa kendaraan sendiri di tengah macet,” ujar dia bersemangat. (naskah : mai/foto : mai/dok. haltebus.com)




Rute Baru Transjakarta


Rute melintasi Koridor yang sudah ada :

1. Halte Transjakarta Grogol – Halte TU Gas via Roxy (melintasi sebagian Koridor 1, Koridor 3 dan Koridor 4)
Rute : Halte Transjakarta Grogol – Jl. Kyai Tapa – Roxy – Jl. Hasyim Ashari – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Majapahit – Jl. Medan Merdeka Barat – Jl. MH. Thamrin – Jl. Imam Bonjol – Jl. P. Diponegoro – Jl. Salemba Raya (arah sebaliknya : Jl. Proklamasi) – Jl. Pramuka – Jl. Pemuda dan Halte TU Gas/JIEP.

2. Halte Transjakarta Grogol – Terminal Kampung Melayu (melintasi sebagian Koridor 5, Koridor 1 dan Koridor 9)
Rute : Halte Transjakarta Grogol – Jl. Letjen. S Parman – Jl. Jend. Gatot Subroto – Semanggi – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Imam Bonjol – Jl. P. Diponegoro – Jl. Salemba Raya – Jl. Matraman Raya – Jl. Jatinegara Timur – Halte Terminal Kampung Melayu.

3. Halte TU Gas – Terminal Lebak Bulus (melintasi sebagian jalur Koridor 1, Koridor 4 dan Koridor 8)
Rute : TU Gas/JIEP – Jl. Pramuka – Jl. Proklamasi (arah sebaliknya : Jl. Matraman Raya – Jl. Salemba Raya ) – Jl. P. Diponegoro – Jl. Imam Bonjol – Jl. Jend. Sudirman – Jl. Hang Tuah – Jl. Pakubuwono 6 – Jl. Bumi – Jl. Kyai Maja/Taman Puring – Jl. Sultan Iskandar Muda – Jl. Metro Pondok Indah – Jl. Kartini – Terminal Lebak Bulus.

4. Terminal Lebak Bulus – Halte Jakarta Kota (melintasi sebagian jalur Koridor 1 dan Koridor 8)
Rute : Halte Terminal Lebak Bulus – Jl. Pondok Pinang Raya – Jl. Letjen. TB Simatupang – Jl. Metro Pondok Indah – Jl. Raya Marga Guna – Jl. Radio Dalam Raya – Jl. KH. Ahmad Dahlan – Jl. Melawai Raya – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Jend. Sudirman – Jl. MH. Thamrin – Jl. Medan Merdeka Barat – Jl. Majapahit – Jl. Gajah Mada – Halte Transjakarta Kota.

5. Perumahan Harapan Indah (Bekasi) – Halte ASMI (Jl. Perintis Kemerdekaan) (melintasi sebagian Koridor 2)
Rute : Halte Transjakarta Harapan Indah – Jl. Bekasi Raya – Jl. Perintis Kemerdekaan – Halte Transjakarta ASMI berputar kembali ke Harapan Indah.

6. Terminal Pulogadung – Pasar Tanah Abang (melintasi sebagian Koridor 2)
Rute : Halte Terminal Pulogadung – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Letjen. R. Suprapto – Jl. Kramat Bunder – Jl. Kwini 1 – Jl. Kwitang Raya – Tugu Tani – Jl. Ridwan Rais – Jl. Medan Merdeka Selatan – Jl. H. Agus Salim – Jl. Kebon Sirih – Jl. Jatibaru – Jl. Kebon Jati – Jl. KH. Mas Mansyur – Jl. AR. Fachruddin – Jl. Cideng Barat – Pasar Tanah Abang.

7. Terminal Pulo Gadung – Terminal Blok-M (melintasi sebagian Koridor 4, Koridor 9 dan Koridor 10)
Rute : Halte Terminal Pulogadung – Jl. Raya Bekasi Timur – Jl. Pemuda – Jl. Jend. Ahmad Yani – Jl. Mayjen. DI Panjaitan – Jl. Mayjen. MT. Haryono – Pancoran Jl. Jend. Gatot Subroto – Jl. Kapten P. Tendean – Jl. R. Wolter Mongonsidi – Jl. Trunojoyo – CSW – Terminal Blok M.

8. Terminal Kampung Rambutan – Halte Jakarta Kota (melintasi sebagian Koridor 7, Koridor 10, Koridor 2, Koridor 5 dan Koridor 12)
Rute : Halte Terminal Kampung Rambutan – Jl. Letjen. TB. Simatupang – Jl. Raya Bogor – Jl. Raya Kramat Jati - Jl. Mayjen. Sutoyo – Jl. Mayjen. DI. Panjaitan – Jl. Jend. Ahmad Yani – Jl. Letjen R. Suprapto – Jl. Senen Raya – Jl. Gunung Sahari – Jl. Mangga Dua Raya – Halte Transjakarta Kota.

9. Terminal Kampung Rambutan – Terminal Pulogadung (melintasi sebagian Koridor 10 dan Koridor 4)
Rute : Halte Terminal Kampung Rambutan – Jl. Letjen. TB Simatupang – Jl. Raya Bogor – Jl. Raya Pondok Gede – Tol Taman Mini – Jl. Mayjen. Sutoyo – UKI – Jl. Mayjen. DI. Panjaitan – Jl. Pemuda – Raya Bekasi Timur – Terminal Pulogadung.

10. Terminal Tanjung Priok – Pasar Tanah Abang (melintasi sebagian Koridor 2 dan Koridor 10)
Rute : Halte Transjakarta Terminal Tanjung Priok – Jl. Enggano – Jl. Komodor Yos Sudarso – Jl. Jend. Ahmad Yani – Jl. Letjen. Suprapto – Jl. Kramat Bunder – Jl. Senen Raya – Jl. Kwini 1 – Jl. Kwitang Raya – Tugu Tani – Jl. Ridwan Rais – Jl. Medan Merdeka Selatan – Jl. H. Agus Salim – Jl. Kebon Sirih – Jl. Jatibaru – Kebon Jati – Jl. KH. Mas Mansyur – Jl. A.R. Fachrudin – Pasar Tanah Abang.


Rute Non Koridor :

11. Terminal Kampung Rambutan – Terminal Lebak Bulus

Rute : Halte Transjakarta Terminal Kampung Rambutan – Jl. Letjen. TB Simatupang – masuk Tol JORR – keluar pintu Tol Pasar Minggu – Jl. Letjen. TB Simatupang – Simpang Jl. HR Harsono – Simpang Cilandak – Simpang Jl. Fatmawati – Jl. Kartini – Halte Transjakarta Terminal Lebak Bulus.


Rute pengumpan dari Stasiun KA :

12. Terminal Manggarai – Terminal Pasar Minggu
Rute : Terminal Manggarai – Jl. Dr. Saharjo – Jl. Dr. Supomo – Pancoran – Jl. Raya Pasar Minggu – berputar arah di depan Stasiun Pasar Minggu – Terminal Pasar Minggu kembali ke Manggarai melalui rute yang sama.

13. Halte Transjakarta Kebayoran – Tomang via Stasiun Palmerah
Rute : Halte Transjakarta Kebayoran – Jl. Teuku Nyak Arief – Fly-over Simprug – Jl. Tentara Pelajar – Stasiun Palmerah – Jl. Letjen S. Parman – Halte Transjakarta Slipi Kemanggisan – Halte Transjakarta RS Harapan kita – berputar arah di bawah Fly-over Tomang.

14. Stasiun Kalibata – Halte Transjakarta UKI
Rute : Stasiun Kalibata – Jl. Raya Kalibata – Cililitan (PGC) – Jl. Mayjen. Sutoyo – Jl. Mayjen. MT Haryono – Jl. Dewi Sartika – Jl. Raya Kalibata – Stasiun Kalibata.

15. Stasiun Kalibata – Halte Transjakarta Kuningan Barat
Rute : Stasiun Kalibata – Jl. Raya Kalibata – Jl. Raya Pasar Minggu – Jl. Jend. Gatot Subroto.

16. Stasiun Pesing – Jl. Daan Mogot (Halte Transjakarta Indosiar)
Rute : Stasiun Kereta Pesing – Jl. Daan Mogot – Halte Transjakarta Indosiar – berputar kembali ke Stasiun Pesing.

17. Stasiun Palmerah – Jl. Jend. Sudirman
Rute : Stasiun Palmerah – Jl. Lapangan Tembak – Jl. Gerbang Pemuda – Jl. Jend. Gatot Subroto – Jl. Jend. Sudirman – berputar di Bunderan Hotel Indonesia kembali ke Stasiun Palmerah.

 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Profil    |   Sudut Halte    |   Halte Advertorial    |   Halte Manca    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013