Senin, 27 Mei 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SIAP BEROPERASI, BUS MAXI SCANIA DI JALUR MEDAN - BANDA ACEH
 
19 Mei 2016


(Jakarta – haltebus.com) Setahun hadir di Indonesia, Scania K410IB/6x2*4 mulai mendapatkan perhatian operator bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Unit pertama bus yang juga disebut bus maxi dalam regulasi transportasi Indonesia ini siap meluncur ke Medan beberapa hari mendatang. Adalah PT. Putra Pelangi Perkasa yang bersiap menyambut kedatangan tiga unit bus yang mereka pesan dan dibuat di Karoseri Rahayu Santosa. “Kami mencoba tiga unit dulu, kalau cocok nanti kita lihat selanjutnya,” kata Komisaris PT. Putra Pelangi Perkasa, Mahyudin Effendy kepada haltebus.com, Selasa (17/5/16).

Mahyudin mengaku baru pertama kali mencoba produk Scania. Dia ingin melihat keunggulan dan kecocokan chassis bus Scania K410IB/6x2*4 yang dibelinya dengan medan operasional yang menjadi layanan perusahaannya. Rencananya unit pertama itu akan melayani rute Medan – Lhokseumawe, dua unit lainnya diproyeksikan untuk Medan – Banda Aceh.

PT. Putra Pelangi Perkasa sudah mengoperasikan bus sekelas Scania K410IB/6x2*4, yakni Mercedes-Benz OC 500 RF-2542. Selama mengoperasikan bus maxi alias bus bersumbu tiga, Mahyudin mengaku banyak peminatnya. “Bus-bus macam ini menjadi daya tarik orang mau naik bus milik kami, boleh dibilang bunga-bunga kamilah,” ujarnya.



Sementara itu, Yusmin Effendy, Direktur PT. Putra Pelangi Perkasa mengaku senang bus Jetliner Scania K410IB/6x2*4 akhirnya selesai dibuat. Menurut dia, kualitas produk Karoseri Rahayu Santosa sudah sangat baik. Selama uji coba di seputar Bogor, Selasa sore, tak ada keluhan, lanjut dia, bus terasa senyap dan interior pun rapi. “Kami ada enam unit Jetliner untuk Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 tahun kemarin, sekarang kami buatkan lagi tiga untuk Scania K410IB/6x2*4,” katanya.


Yusmin mengungkapkan, pihaknya membeli bus baru dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk penumpang. Selama ini PT. Putra Pelangi Perkasa sudah memiliki pelanggan fanatik di rute Medan – Banda Aceh, Medan – Lhokseumawe, Medan – Bireun serta Medan – Pekanbaru. “Penumpang sudah mengerti bus, mereka memilih bus yang akan ditumpangi biasanya menyebut merek dan tipe chassis. Mercedes-Benz 1836, Mercedes-Benz 1526 atau Mercedes-Benz 2542. Nah sekarang kami ada Scania K410IB,” ujarnya.

Karena itu, Yusmin menambahkan, bus dengan kapasitas 24 kursi ini akan mengisi kelas Super Eksekutif. Fasilitas yang disediakan cukup memanjakan penumpang. Ada jaringan internet nirkabel, kursi dengan konfigurasi 2-1, toilet, ruang merokok, slot pengisi batere handphone, empat unit CCTV untuk keamanan, serta tawaran kenyamanan perjalanan bersama Scania Opticruise (transmisi semi-otomatis) dan suspensi udara yang empuk.

Selama ujicoba pertama, bus memang sangat nyaman. Melaju di kecepatan 130 Km/jam di Tol Jagorawi tak terasa karena didukung kabin bus yang kedap suara luar. Beberapa kali bus bermanuver di tikungan dan polisi tidur di seputar Sentul, juga tak ada ayunan berarti yang mengganggu penumpang dengan kondisi kapasitas kursi penuh diisi 24 penumpang.

Secara terpisah Manager Marketing Karoseri Rahayu Santosa, Chrystianto Sutardy mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan PT. Putra Pelangi Perkasa memilih Jetliner untuk chassis Scania K410IB/6x2*4. Menurut dia, salah satu operator bus di rute Medan – Banda Aceh ini termasuk pelanggan setia. Tahun lalu, mereka juga memesan enam unit Jetliner untuk Mercedes-Benz OC 500 RF-2542. “Untuk Jetliner Scania, kami ubah di beberapa bagian, salah satunya di bagian depan kami beri list dengan tulisan Jetliner untuk menambah bagus penampilan, interior juga kami lebih sempurnakan lagi,” ujarnya.




Chrystianto mengungkapkan, tahun ini pihaknya menerima pesanan Jetliner cukup signifikan. Ada beberapa operator bus di Jawa, Sumatera dan Sulawesi yang tertarik membuat bus high deck andalan Karoseri Rahayu Santosa. Sayang dia belum mau mengungkapkan perusahaan mana saja yang memesan Jetliner. Dia hanya memberi petunjuk, “Tunggu saja menjelang lebaran.”


Menurut Chrystianto, meningkatnya peminat Jetliner karena beberapa modifikasi dan inovasi yang mereka lakukan untuk lebih mendekatkan produk Jetliner pada pasar. Dia mengaku tak mengira respon operator bus sangat besar dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini rencananya ada varian baru untuk Jetliner yang tengah dipersiapkan. “Sebaiknya kita tunggu saja sampai busnya selesai dibuat,” kata Chrystianto memancing rasa penasaran.

Legenda Jetliner di tahun 1990-an menjadi modal semangat Karoseri Rahayu Santosa. Meski sempat tertahan penyerapan di pasar di tahun 2015, tahun ini mulai ada kemajuan yang berarti. Salah satu faktornya adalah kompetisi bus berlantai tinggi yang mulai bergairah sejak awal tahun 2016. Karoseri Rahayu Santosa termasuk satu dari dua karoseri yang mengawali tren bus berlantai tinggi (high deck) dengan ketinggian rata-rata 3,8-3,9 meter. Bus-bus berlantai tinggi juga berkembang seiring dengan penjualan chassis berkapasitas besar yang meningkat setahun terakhir.

Tahun lalu, perusahaan yang identik dengan warna-warni pelangi itu tercatat sebagai pengguna pertama bus high deck Jetliner dari Karoseri Rahayu Santosa. Tahun 2016 ini, PT. Putra Pelangi Perkasa juga menjadi operator bus AKAP pertama yang menggunakan bus maxi Scania K410IB/6x2*4, tak hanya di Sumatera, tetapi juga di Indonesia. Tentu bisa diprediksi, K410IB/6x2*4 milik PT. Putra Pelangi Perkasa akan menjadi bintang baru di rute Medan – Banda Aceh yang banyak diwarnai bus-bus premium dengan penumpang setianya. Bergabungnya tiga unit bus maxi Scania juga melengkapi armada bus maxi PT. Putra Pelangi Perkasa dari 10 unit menjadi 13 unit. Sebelumnya ada 10 unit bus maxi Mercedes-Benz OC 500 RF-2542 yang sudah beroperasi. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013