Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TRANSJAKARTA RAMBAH TANGERANG SELATAN
 
08 Juni 2016


(Jakarta – haltebus.com) Satu per satu rute armada Transjakarta mulai bertambah. Tidak hanya di dalam kota Jakarta, kini bus Transjakarta bisa dinikmati warga di daerah penyangga Jakarta. Mulai Senin, (6/6/16) ada rute baru Bumi Serpong Damai – Bundaran HI dan Ciputat yang beroperasi di koridor Barat Daya Jakarta. “Dengan hanya membayar 3500 rupiah, pelanggan kami yang warga Tangerang sudah bisa keliling Jakarta,” ujar Direktur Utama PT. Transjakarta, Budi Kaliwono dalam rilis yang diterima haltebus.com.

Sebelumnya PT. Transjakarta bekerja sama dengan Pemda Kota Bekasi meluncurkan rute Terminal Bekasi menuju empat titik di Jakarta yakni Grogol, Bundaran HI, Pasar Baru dan Tanjung Priok. Keempat rute itu memasuki jalur Transjakarta sesampainya di Jakarta dan penumpang bisa dengan leluasa melanjutkan naik Transjakarta tanpa membayar biaya tambahan.

Ada pula rute daerah penyangga lain yang dilayani Transjakarta yakni Poris Plawad – Tomang dan Poris Plawad – Bundaran Senayan. PT. Transjakarta didukung Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta merintis jalur itu bersama Pemda Kota Tangerang. Sementara untuk Kota Depok, PT. Transjakarta baru melayani rute Universitas Indonesia – Manggarai.

Rute-rute yang disasar PT. Transjakarta cukup strategis. Bus Transjakarta yang beroperasi dari daerah penyangga menjangkau kantong-kantong pekerja komuter yang bekerja di Jakarta. Para pekerja bisa dengan mudah menjangkau pusat bisnis dan perkantoran dengan ongkos yang sangat murah. Saat tiba di Jakarta mereka bisa memilih rute Transjakarta, baik yang di dalam koridor yang sudah ada maupun rute baru yang kini juga telah dilayani di luar koridor.

Halte awal Bumi Serpong Damai ada di titik perempatan yang ramai, dekat supermaket Giant. Bus menyusuri Jalan Raya Serpong mengarah ke Pintu Tol Jakarta – Merak melalui Kebon Nanas. Keluar di pintu Tol Tomang lanjut ke arah Grogol. Agar bisa menjangkau penumpang lebih banyak, dari Grogol bus mengarak hingga perempatan Slipi dan berputar menyusuri Jalan Letjen S. Parman sebelum masuk pintu Tol Jakarta – Merak di Tomang. Ada tiga koridor Transjakarta yang bersinggungan, yakni Koridor 3, 8 dan 9.

Sementara untuk jurusan Ciputat Bundaran – HI, bus menyusuri Jalan Raya Ciputat mengarah ke Lebakbulus – Pondok Pinang hingga masuk ke Pondok Indah. Bus lalu menyusuri Jalan Marga Guna dan Jalan Radio Dalam hingga Jalan Sisingamangaraja, di halte Blok-M. Plaza. Selanjutnya masuk ke Koridor I Blok-M – Kota. Di rute ini juga ada tiga Koridor yang bisa dijangkau yakni Koridor 1, 8 dan 9.

Bus single Transjakarta yang disediakan untuk melayani dua rute ini beroperasi mulai pukul 05.00 – 20.00 setiap hari. Kedua rute baru ini diharapkan memudahkan warga Tangerang Selatan melakukan perjalanan dari dan menuju Jakarta. Begitu juga sebaliknya warga Jakarta dengan mudah bepergian ke Tangerang Selatan.



Menurut Budi Kaliwono, PT. Transjakarta tengah mengembangkan jaring transportasi kota Jakarta berbasis bus. Bersama Pemerintah DKI Jakarta jaringan layanan bus Transjakarta diperluas. “Kami selalu berinovasi membuka rute-rute baru untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat”, ujar Dirut Transjakarta Budi Kaliwono.

Selain menjangkau daerah penyangga, daerah pemukiman di Jakarta juga tak luput dari perhatian. “Kami tengah menjajaki kerja sama denga Koperasi Wahana Kalpika untuk angkutan pemukiman, kami ajak kerja sama semua pihak. Kami tengah mengkaji rute-rute potensial untuk agar orang yang naik angkutan umum bertambah,” ujarnya saat pertama kali meluncurkan penambahan rute-rute baru April lalu.

PT. Transjakarta memang menargetkan bisa mengangkut 1 juta penumpang per hari. Karena itu, Budi menambahkan, pihaknya memperkirakan PT. Transjakarta membutuhkan hingga 3 ribu unit bus beragam ukuran, baik bus sedang 9 meter dan 10 meter, bus besar 12 meter dan maxibus (bus bersumbu tiga) 13 meter, maupun bus gandeng sebagai penyangga angkutan kota. Dia berharap pengadaan bus bisa dilakukan tahun ini. Sekarang bus setidaknya ada seribu unit bus Transjakarta yang sudah beroperasi. Pengadaan pun terus dilakukan, salah satu contoh, untuk bus berlantai rendah dana sebesar Rp. 750 miliar sudah dianggarkan untuk pengadaan 250 unit bus yang ditargetkan bisa terealisasi hingga Desember mendatang. Salah satu operator yang sudah lolos Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, PT. Mayasari Bakti, juga sudah siap mengisi 100 unit maxibus pertama di Jakarta.

Di luar itu masih ada target 40 unit bus wisata bertingkat yang juga bisa membuat pengguna angkutan umum berekreasi menikmati kota Jakarta. Delapan unit bus tingkat sudah beroperasi, dan bulan ini diharapkan ada 13 unit bus sumbangan swasta yang bisa dioperasikan. Budi sadar, banyaknya kebutuhan bus itu tak mudah dipenuhi dengan cepat, namun pihaknya tetap berusaha mengejar target kebutuhan bus yang ideal.

Strategi yang diterapkan Budi dalam memimpin PT. Transjakarta untuk menambah pelanggan selain memperluas jaringan adalah menambah armada. Variasi armada untuk beragam pelanggan juga dipilihnya agar pelanggan bisa terjangkau. Coba perhatikan peluncuran bus khusus perempuan. Program bus khusus perempuan ini menjadi inovasi agar membuat perempuan bisa nyaman naik bus. Warnanya yang dipilih untuk bus pun dipilih yang akrab dengan perempuan : merah muda. Sudahkah anda naik bus Transjakarta? (naskah : mai/foto : mai/dok. haltebus.com/dok. Transjakarta)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013