Selasa, 16 Juli 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
DUA UJUNG TOMBAK YANG DIREMAJAKAN UNTUK PELANGGAN
 
09 Juni 2016


(Jakarta – haltebus.com) PT. Hiba Utama meremajakan armadanya di memasuki akhir Semester I tahun 2016 ini. Peremajaan itu dalam rangka memperbaiki pelayanan bagi para pelanggannya. “Ada 130 bus yang kami remajakan,” ujar CEO PT. Hiba Utama, Jacobus Irawan Jumat (3/6/16) saat peresmian gerai PT. Hibaindo Armada Motor, salah satu anak perusahaan Hiba Utama Grup di Jakarta.

Ada dua unit usaha Hiba Utama Grup yang diremajakan, Hiba Utama untuk armada wisata dan Laju Prima untuk armada bus Antar Kota Antar Provinsi. Sedangkan untuk bodi bus ada dua karoseri yang dipilih. Bus Hiba Utama menggunakan armada berbodi Laksana model All New Legacy SR-1 dan untuk Laju Prima dipilih karoseri Adiputro model Jetbus2+ SHD.

Irawan tak menyebut angka detil armada bus peremajaan ini. Namun, dari informasi yang diperoleh haltebus.com, gelombang pertama peremajaan Hiba Utama ada 40 unit, sedangkan untuk Laju Prima 35 unit. Dua jurusan, Jakarta – Wonogiri dan Jakarta – Ponorogo menjadi target pertama peremajaan untuk Laju Prima.

Warna baru Hiba Utama untuk armada pariwisata membuat tampilan bus terlihat berbeda. Irawan mengaku tak ada tujuan khusus dalam perubahan warna ini, hanya sekedar membuat tampilan armada-armadanya lebih segar. Bus berkelir ungu kebiruan sangat terasa warna metaliknya. Kesan mewah dan tak biasa muncul dari warnanya, sesuai dengan tagline Signature yang disematkan dibawah tulisan Hiba Utama di sisi kiri dan kanan.

Menurut Irawan peremajaan yang mereka lakukan memperhitungkan faktor bisnis. Jika ada permintaan dari masyarakat, otomatis peremajaan bisa dilakukan. Irawan menjelaskan, peremajaan dilakukan secara reguler setiap tahunnya. “Peremajaan ini juga kami lihat, kalau masih masuk dalam perhitungan komersial kami lakukan,” ujar Irawan.

Saat berbincang dengan haltebus.com, pengemudi Laju Prima, Supomo, mengaku antusias penumpang bus yang dikemudikannya cukup besar. Peremajaan ini disambut positif pelanggan mereka di Wonogiri. Tampilan bus memang berbeda dari bus-bus lain yang biasa melayani rute Jakarta – Wonogiri. Bus berkapasitas 38 tempat duduk itu dilengkapi dengan internet nirkabel, ruang merokok dan fasilitas karaoke. “Busnya penuh, banyak yang senang naik ini,” kata dia.



Dalam kesempatan itu Irawan menjelaskan, bus buatan Karoseri Adiputro dipilih manajemen Hiba Utama karena akrab dengan penumpang dan terlihat bagus. Bus berbadan tinggi ini khusus melayani rute reguler Laju Prima. Model yang dipilih memang tengah naik daun baik di kalangan operator maupun penumpang. Dibangun di atas chassis Hino R-260, bus terlihat lebih tinggi dengan kaca depan dibagi menjadi dua bagian, atas dan bawah.

Tak hanya Supomo, Irawan pun juga terlihat gembira dengan bus-bus hasil peremajaan ini. Menurut dia, bus-bus lama masih bisa dioperasikan. Namun dia enggan menyebutkan detil pengoperasiannya. Informasi yang beredar, selain memiliki jalur yang sudah mapan di pantai Selatan Jawa, Hiba Utama Grup tengah bersiap menggarap rute-rute di pantai Utara.



Hiba Utama Grup termasuk dalam satu pemain transportasi bus yang cukup besar di pulau Jawa. Tak hanya melayani bus wisata dan trayek reguler, mereka juga melayani antar jemput karyawan. Di armada wisata dan transportasi karyawan ada Hiba Utama sebagai ujung tombak, diikuti Berdikari yang bisa menjadi pilihan lain pelanggan. Kedua anak usaha Hiba Utama Grup ini melayani area Jakarta, Banten, Bekasi hingga Cikampek, serta Bandung dan sekitarnya.

Sementara di trayek bus reguler, Laju Prima menjadi tulang punggung utama, diikuti Murni Jaya, Setia Negara, Kurnia Jaya, Asli Prima, Hiba Putra, Laju Utama dan beberapa nama lain. “Armada kami semuanya ada 3 ribu unit bus, transportasi memang bisnis utama kami,” ujar Irawan.



Inovasi dan peremajaan menjadi kunci utama bertahannya operator bus di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Irawan mengungkapkan, mereka bisa bertahan karena hingga saat ini masih setia menggunakan chassis bus yang mudah perawatannya. Sebagai dealer dan pengguna Hino, dia dengan terbuka mengungkapkan banyak keuntungan yang diperolehnya selama menggunakan chassis bus dari pabrikan asal Jepang itu.

Berdasarkan catatan haltebus.com, tahun 2016 menjadi tahun keempat armada bus Laju Prima jurusan Ponorogo dan Wonogiri menuju Jakarta dan sekitarnya. Jika mempertimbangkan faktor operasional, umumnya operator bus meremajakan armadanya di tahun kelima. Wajar jika Hiba Utama Grup mulai meremajakan armadanya di jalur yang sangat diminati pelanggannya. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013