Senin, 21 Agustus 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
MAN SIAPKAN KONSEP IT TRANSPORTASI DUNIA
 
22 Juli 2016


(Jakarta – haltebus.com) Perkembangan dunia digital diantisipasi sejumlah pabrikan bus. setelah Daimler mengumumkan bus semi-otonom Citaro Mercedes-Benz, kini MAN juga mengungkapkan tengah menyiapkan jaring transportasi dunia yang mereka mulai di Eropa. “Jaring ini akan berguna untuk aplikasi transportasi barang, booming perdagangan online, konsep baru kendaraan otonom, pendukung konsep mobilitas-elektrik yang memungkinkan peran perangkat digital serta persiapan menghadapi ulitisasi data dari perkembangan manajemen pintar dari transportasi,” demikian rilis man dalam laman resmi MAN Truck & Bus, Senin (18/7/16).

Salah satu pabrikan kendaraan komersial besar dunia ini, memprediksi saat digitalisasi merambah bus dan truk, kebutuhan lalu-lintas data baik dari provider maupun pengguna sangat besar. Dibutuhkan jaring komunikasi datang yang sangat besar yang bisa mendukung tujuan perkembangan kemajuan teknologi yakni efesiensi.

MAN membentuk Divisi khusus untuk menghadapi era digital dalam perkembangan teknologi transportasi. Divisi Solusi Digital dan Telematika MAN Truck & Bus yang dipimpin Markus Lipinsky diperkuat 100 tenaga ahli telematika. Mereka mengembangkan dan mengujicoba aplikasi dan desain jaring komputasi Teknologi Informasi yang cocok untuk transportasi. “Pelanggan kami memiliki banyak merek dalam jajaran armadanya, karena itu kami memerlukan gambaran apa kebutuhan pelanggan, tidak hanya dari sisi pandangan produk MAN semata,” kata Lipinsky.

Di masa depan, sejumlah besar data dan informasi terkait bus dan truk yang saat ini sudah dimulai akan memerlukan penanganan yang tepat. Misalnya, data terkait operasional, baik data tentang pengemudi maupun kendaraan yang selama ini dimonitor. Kondisi kendaraan dan muatan, rute dan titik perjalanan serta rekaman perawatan juga sudah mengarah pada proses digitalisasi. Semua rekam pergerakan kendaraan itu akan terkoneksi dengan perencanaan perawatan, kebutuhan suku cadang, hingga waktu perawatan yang berpengaruh pada jadwal operasional kendaraan bisa diperkirakan.

Saat ini MAN Truck & Bus sudah memiliki aplikasi Connect CoDriver yang bisa menjadi panduan pengemudi profesional dalam menjalankan tugasnya. Data virtual yang bisa ditampilkan memungkinkan pengemudi bus dan truk MAN mendapatkan informasi real-time berupa instruksi operasional. Aplikasi itu menampilkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dengan tujuan mendapatkan biaya operasional yang rendah setiap unitnya. Sehingga pemilik armada bisa memperoleh gambaran efesieni biaya operasional keseluruhan armadanya.



Dalam pandangan MAN Truck & Bus meski era digitalisasi sudah dimulai, masih ada 35 persen kendaraan yang belum terkoneksi dengan perangkat digital untuk mencapai efesiensi operasional. Kondisi ini berpotensi menyebabkan deviasi informasi. Belum lagi kondisi ketika setiap sektor yang terkait transportsi memiliki basis sistem IT tersendiri, sehingga menyebabkan perbedaan yang bisa menyulitkan. “Kami ingin menciptakan sesuatu yang unik, dinamakan ekosistem yang komplit untuk transportasi dan industri logistik. Ini yang mendasari mengapa kami mengundang mitra dari beragam kalangan untuk ikut terlibat,” kata Vice President of Telematics and Digital Solutions MAN, Frank Tinschert.

Pada bulan Mei lalu, MAN Truck & Bus bekerja sama dengan perusahaan Amerika, FR8 Revolution Inc. untuk membangun sistem operasi yang terintegrasi. Sistem yang dibangun akan terintegrasi dengan industri transportasi. Jaringan yang dibangun secara konsisten berbasis data real-time dengan platform yang transparan. Platform yang terbuka dan bisa diaplikasikan beragam merek, memberikan peluang setiap target grup yang terlibat menyatukan aplikasinya. Kerja sama ini membuat MAN Truck & Bus aktif memberikan bentuk transformasi digital industri transportasi dalam berbagai pengalaman dan model bisnis di Eropa.

“Kami menyiapkan semua pilihan, kami secara sadar dan terbuka agar kita bergerak maju. Itulah sebabnya kami juga terbuka untuk standar yang berbeda, yang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan aplikasi yang paling cocok untuk tujuan mereka. Kami ingin melibatkan sebanyak mitra dari berbagai bidang yang berbeda, yang memahami bahwa kita harus meninggalkan mentalitas silo (tak mau berbagi informasi) belakang dan merangkul kerjasama yang luas. Ini adalah satu-satunya cara untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta proses penjualan bagi semua orang,” kata Tinschert.

MAN berharap pada 2017 aplikasi yang mereka siapkan bisa beroperasi. Selama Pameran International IAA Motorshow 2016 di Hannover 22 – 20 September mendatang, Divisi Divisi Solusi Digital dan Telematika MAN Truck & Bus menempati booth terpisah. MAN ingin menonjolkan peran mereka di masa depan untuk membangun platform baru kerja sama digital dalam sebuah jaring IT yang lengkap. (naskah : mai/foto : mantruckandbus.com)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013