Selasa, 18 Juni 2019 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
SELALU MENJADI PIONIR, CARA UNIK MEREBUT HATI PELANGGAN
 
17 Agustus 2016


(Bengkulu – haltebus.com) Kompetisi antar operator bus dan antar moda transportasi semakin hari semakin ketat. Dibutuhkan kreatifitas untuk bisa bertahan demi meningkatkan okupansi penumpang. PT. SAN Putra Sejahtera memilih strategi mengambil posisi selalu menjadi pionir di kalangan pelaku usaha transportasi bus. “Kami menghadirkan model terbaru dari Karoseri Rahayu Santosa dengan kaca depan ganda, cukup stylish,” ujar Direktur Marketing PT. SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesandri Adnan saat memperkenalkan bus terbaru mereka S-Liner di Pool Rawa makmur, Bengkulu, Senin (15/8/16).

Bus yang dibuat di Karoseri Rahayu Santosa itu merupakan pengembangan model Jetliner yang sudah diperkenalkan pada tahun 2015 lalu. Sama seperti Jetliner, S-Liner ini menjadi varian baru dari bus berlantai tinggi High Deck. PO. SAN menjadi perusahaan bus pertama yang menggunakan bus S-Liner yang dibuat karoseri yang bermarkas di Bogor itu.

Menurut Andri, sapaan akrab Kurnia Lesandri Adnan, ada dua bus baru Scania K360IB/4x2 Opticruise model S-Liner Karoseri Rahayu Santosa yang akan melayani rute Jakarta-Bengkulu PP. Pengadaan tahun ini merupakan bagian dari penambahan armada dan penataan ulang armada di seluruh rute. “Kami menambah lima unit Scania K360IB/4x2, dua dibuat di Bogor dan tiga sisanya masih dalam proses di karoseri lain,” katanya.



Saat ini PT. SAN Putra Sejahtera dengan label PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN) mengoperasikan 121 armada bus. Berbagai kelas mereka layani, mulai kelas ekonomi AC hingga eksekutif. Rute yang dimiliki PO. SAN untuk antar pulau antara lain Bengkulu-Jakarta-Bandung, Bengkulu-Yogya-Solo, Pekanbaru-Jakarta-Tasikmalaya-Solo-Ponorogo dan Pekanbaru-Tasikmalaya-Solo-Blitar. Sementara ada pula rute Bengkulu-Pekanbaru, Bengkulu-Padang-Pariaman dan Bengkulu-Bukittinggi. Lima unit bus Scania ini melengkapi armada bus yang bermarkas di Bengkulu itu menjadi 126 unit.

Andri mengungkapkan, bus terbaru mereka ini langsung melayani rute yang tergolong berat dari seluruh rute busnya, yakni Pantai Barat Sumatera, mulai Lampung sampai Bengkulu. Penambahan armada bus baru, menurut dia, merupakan bentuk komitmen menghadirkan armada terbaik di rute yang memiliki pelanggan loyal. PO. SAN menjadi satu-satunya operator bus yang mengoperasikan bus canggih yang dilengkapi kontrol elektrik dan suspensi udara yang menjanjikan kenyamanan. “Kami mengoperasikan lima unit bus Scania di rute yang banyak melewati medan ekstrim, seperti tanjakan dan turunan yang curam. Dan sekarang bertambah lagi dua unit bus,” ujarnya.

Selama ini, tingkat okupansi penumpang untuk rute Jakarta-Bengkulu via Pesisir Barat Sumatera cukup tinggi. Rata-rata per pemberangkatan dengan bus berkapasitas 40 seat, okupansi penumpang minimal mencapai 50 persen. Saat memperkenalkan armada bus Scania, antusiasme penumpang sangat tinggi. Bahkan, untuk musim-musim tertentu, bus kerap disewa untuk keperluan wisata, sebulan sebelum waktu pemakaiannya. “Bus kami selalu menjadi pilihan untuk armada berlibur, bahkan ada permintaan khusus menyewa bus Scania. Bisa tiga bulan bus tidak pernah berhenti baik untuk reguler maupun wisata,” kata Andri.

Pernyataan Andri diamini salah satu perwakilan PO. SAN asal kota Curup, Rajulis Rosyid. Menurut dia, untuk bus Scania paling rendah terisi separuh lebih kapasitas tempat duduk. Selama ini ada dua jurusan yang dilayani bus asal pabrikan Swedia itu, yakni Bengkulu-Padang dan Bengkulu-Jakarta-Bandung. “Kami yang mengisi penumpang dari Kepahiang, Curup dan (Lubuk) Linggau boleh dibilang selalu mengisi penuh kursi bus,” katanya.

Raju mengaku selalu dimudahkan untuk menjual kursi bus baru dengan kenyamanan yang disenangi pelanggannya. Cukup merogoh kocek Rp. 200-an ribu warga Bengkulu bisa melancong ke Padang naik bus PO. SAN. Sedangkan ke Jakarta antara Rp. 300-400 ribu. Dia mengungkapkan, awalnya banyak yang meragukan kenyamanan busnya, sebab sekilas penampilannya tak ada bedanya dengan bus-bus lain. Kini, bus Scania justru dinanti penumpang.

Cara lain yang cukup unik ditempuh Andri untuk memperkenalkan bus barunya dengan melibatkan pelanggannya. Didukung PT. United Tractors, Tbk dan PT. Rahayu Santosa, PO. SAN menggelar kontes foto yang diadakan 15 -17 Agustus. Kegiatan ini sekaligus menyambut HUT Kemerdekan RI ke-71. Dua unit bus baru mereka itu dipajang selama tiga hari di Pantai Panjang, Bengkulu. Siapapun boleh motretnya serta langsung mengupload di media sosial dengan menyertakan hastag SANScania. PO. SAN juga merangkul pelanggan yang tergabung dalam penggemar bus SAN yakni SAN Lovers.

Kemajuan teknologi mau tak mau harus diikuti oleh manajemen PT. SAN Putra Sejahtera. Bukan hanya sekedar mengikuti kemajuan teknologi chassis bus yang semakin canggih, cara pemasaran dan cara merangkul pelanggan juga disesuaikan perkembangan teknologi dan kemajuan masyarakat. Andri memiliki modal motto Transport With Care untuk mendorong inovasi jajaran pemasaran di bawah kendalinya. Meski Bengkulu menjadi salah satu daerah yang dikelilingi Pegunungan Bukit Barisan, tak mengurangi semangat PO. SAN bertahan dan terus melayani pelanggan, seperti yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun terakhir. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013