Minggu, 25 Juni 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
PELUANG ITU MASIH ADA
 
21 Juli 2011


(Jakarta – haltebus.com) Jika kita amati beberapa tahun terakhir, banyak bermunculan PO-PO Pariwisata di berbagai daerah di Jawa dan Bali. Kebanyakan perusahaan ini bukanlah perusahaan besar dengan armada puluhan atau bahkan ratusan unit. Cukup lima hingga sepuluh unit saja. Tetapi tidak sedikit yang berkembang dan memiliki armada hingga lebih dari 20 unit.


Di Jakarta, sebutlah Mustika Wisata dan Scorpion Holidays, dua dari sekian banyak operator bus pariwisata yang memiliki armada tak lebih dari enam bus. Mereka sama-sama memiliki bus pariwisata terhitung baru tiga tahun lalu. “Armada pertama kami satu unit bus besar yang dibeli tahun 2008,” ujar Anggi Pujiastuti dari Mustika Wisata.

Meski armadanya tergolong sedikit, peluang untuk mendapatkan order di Jakarta ternyata masih besar. Anggi mengaku, di saat musim liburan pihaknya sering kewalahan melayani order. Karena itu, selama tiga tahun terakhir armada bertambah, dari satu unit sekarang menjadi enam bus.

Hal yang sama juga dialami oleh Scorpion Holidays. Menurut pemiliknya, Firman Fathur, terhitung sejak unit pertama dia miliki tiga tahun lalu, setiap tahun busnya bertambah satu. “Alhamdulillah, kalo order selalu ada, tinggal bagaimana kita melayani pelanggan,” katanya.

Di Yogyakarta kondisi yang sama juga dialami 99Tranjaya. Dengan armada 16 unit yang terdiri dari 11 bus medium dan lima bus besar 99Tranjaya melayani wisatawan di seputar Yogyakarta. “Tidak ada kiat khusus, mengalir saja. Alhamdulillah selalu ada order,” kata Probowuyono dari 99Tranjaya.

Sementara itu di Bali, ada Blessing Tour yang mengandalkan enam bus besar sebagai ujung tombak usaha. Persaingan di daerah tujuan wisatawan dalam dan luar negeri itu, juga cukup ketat. Selain banyak operator bus pariwisata di Bali, tidak sedikit wisatawan dalam negeri dari luar Bali datang dengan bus-bus pariwisata. “Kami selalu optimis, peluang selalu ada dimanapun dan kapanpun,” ujar Teddy Sumatri pemilik Blessing.

Lalu apa rahasia mereka? “Menjalin hubungan baik dengan kolega, pelanggan dan siapapun,” kata Teddy lagi.

Cara ini memang cukup ampuh dalam menggaet pelangan. Melayani pelanggan tentu hal yang utama. Namun harus didukung dengan cara berkomunikasi yang baik dengan berbagai macam kalangan hingga terjalin hubungan baik. Untuk yang satu ini, membutuhkan keahlian tersendiri. “Kami mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, disamping memasang iklan di media massa,” ujar Proboyuwono.

PO-PO Pariwisata yang banyak bermunculan ini umumnya juga mengandalkan bus-bus yang boleh dibilang berumur. Karena itu perawatan baik eksterior dan interior benar-benar mereka jaga. Tidak boleh terlihat sedikit pun goresan di bodi bus, apalagi noda di kabin bus. Seperti misalnya yang dilihat haltebus.com saat berkunjung ke garasi Mustika Wisata, satu dari enam unit bus tengah dipoles dinding kirinya. Anggi menjelaskan, “Pelanggan biasanya senang dengan bus yang terlihat bersih luar dan dalam, jika sedang tidak ada order perawatan bus kami lakukan. Termasuk poles body.”

Sayangnya dari semua PO Pariwisata yang berbagi kisahnya dengan haltebus.com enggan menyebutkan omset perbulan yang mereka dapatkan. “Ya bisa dilihat sendirilah....armada bus bertambah tiap tahun berarti pemasukannya lebih dari cukup,” kata Firman.(mai,bay/foto: mai,bay)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013