Minggu, 25 Juni 2017 Registrasi NewsLetter
User ID:     Password:  
MENU
 
 
TRIO LEGACY SR-2 PERTAMA DILUNCURKAN
 
19 September 2016


(Pekanbaru – haltebus.com) PT. SAN Putra Sejahtera menghadirkan tiga armada baru Scania K360IB/4x2 Opticruise untuk jurusan Pekanbaru – Solo. Tiga unit armada ini menjadi andalan operator bus yang identik dengan batik besurek untuk bus eksekutifnya. “Ini bus berplat BM satu-satunya yang melayani trayek keluar daerah Riau bahkan sampai ke Jawa,” kata Direktur Utama PT. SAN Putra Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan, dalam sambutan peluncuran tiga unit bus baru berlabel PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN), Kamis (15/9/16) di Pekanbaru.

Tiga armada baru PO. SAN ini menambah jajaran 38 unit yang melayani Pekanbaru-Solo. Seperti tradisi di operator bus asal Bengkulu itu, model terbaru dari Laksana, Legacy SR-2 dipilih mereka untuk pelanggan setia. Dalam beberapa kesempatan, PO. SAN mendahului operator bus lain untuk model-model bus terbaru. Ada Legacy, Legacy Sky SR-1, All New Legacy Sky SR-1 dan terakhir model Legacy Sky SR-2 dari Karoseri Laksana. Begitu juga model terbaru dari Karoseri Rahayu Santosa, yakni S-Liner.

Selain Jakarta-Bengkulu, trayek reguler mereka yang menghubungkan Pekanbaru-Solo menjadi jalur tradisional dengan okupansi pelanggan yang cukup signifikan. Meski jarak tempuh 4 ribu Km lebih untuk perjalanan pergi-pulang, mereka menjadi salah satu pilihan pelanggan. Motto : Transport With Care menjadi penyemangat jajaran pemasaran dan kru bus untuk menjaring pelanggan. Tak salah jika kini tiga unit Scania K360IB/4x2 Opticruise (transmisi semi otomatis) juga diproyeksikan di sana.



Tiga unit Legacy Sky SR-2 yang diluncurkan mengambil kelas eksekutif untuk mengangkut 40 orang. Ada ruang merokok di bagian belakang bus. Toilet ditempatkan di tengah, agar ruang yang tersedia bagi pelanggan bisa dimaksimalkan. Ada satu slot pengisi batere telepon genggam yang bisa digunakan untuk pengisian dua telepon. Agar bisa mengisi batere telepon genggam penumpang harus menyediakan sendiri kabelnya. “Tadinya kami menyediakan fasilitas WiFi (internet nirkabel), tetapi karena kami ini melayani rute Jawa – Sumatera yang masih banyak blank-spot (hilang sinyal telepon) akhirnya kami putuskan menggantinya dengan port pengisi batere,” kata Sani lagi.

Legacy Sky SR-2 diproyeksikan Karoseri Laksana menjadi bus premium yang bisa diaplikasikan untuk bus pariwisata maupun bus reguler jarak jauh. Manager Marketing Karoseri Laksana, Bambang Sutedjo berterima kasih atas kepercayaan PO. SAN menggunakan produk mereka. Sejak lebih dari tujuh tahun terakhir, bus-bus Eksekutif PO. SAN banyak menggunakan produk Karoseri Laksana. “Selamat dan sukses kami sampaikan, semoga PO. SAN bisa terus maju,” ujarnya.

Dalam kesempatan peluncuran bus baru itu, sejumlah tamu yang diundang juga diajak ikut merasakan bus baru. Beberapa tamu yang duduk di baris depan terlihat antusias. Ketua Organda Riau, M. Nasir melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Sani, yang mengemudikan bus sepanjang perjalanan. “Apa keunggulan bus ini?,” tanya Nasir.

Sani menggunakan speaker yang ditanamkan di sisi kanan kursi pengemudi langsung menjawab, “Air suspension, ada retarder untuk mengurangi kecepatan, transmisi opticruise ini memungkinkan pengemudi mengatur percepatan otomatis maupun manual dengan tongkat di bawah kemudi.” Sesekali sambil menjelaskan, ayah tiga anak itu mendemonstrasikan apa yang dia sampaikan.

Dalam penjelasannya, Sani juga mengungkapkan, pengaturan kinerja mesin dengan Scania engine management, menghasilkan efisiensi operasional yang signifikan. “Dengan engine management konsumsi bahan bakar bisa mencapai 1:4 sampai 1:5,” begitu dia menggambarkan efisiensi yang bisa dicapai.

Tak hanya undangan umum yang antusias, penggemar bus yang tergabung dalam beberapa elemen juga hadir. Ada Bismania Indonesia, Bismania Community dan tak ketinggalan penggemar PO. SAN yakni SAN Lovers. Mereka cukup antusias mengikuti acara ini. Satu bus terakhir diisi oleh penggemar bus yang asyik berdiskusi dan mengabadikan momen yang tergolong langka di Pekanbaru itu. “Wah Sumatera lagi digempur produk Swedia nih,” ujar Eka S. Darfian dari Bismania Community.

PT. SAN Putra Sejahtera sengaja mengajak tamu untuk mencicipi tiga bus Scania. Selain sebagai bentuk sosialisasi armada baru mereka, Sani juga ingin memberikan pemahaman teknologi bus terakhir yang ada di Indonesia saat ini. Dia bahkan membuka diri untuk berbagi informasi dan pengalamannya mengoperasikan bus-bus Scania.



Maklumlah, PO. SAN satu-satunya operator bus yang berplat nomor Riau yang mengoperasikan Scania. Hadir dalam acara itu sejumlah pejabat di Pekanbaru dan operator bus wisata dan reguler di Riau. “Semakin bagus teknologi bus di Indonesia, kalau semakin banyak yang menggunakannya, kan, pelanggan juga yang diuntungkan. Iklim usaha kita juga bisa semakin baik,” ujar Ketua Umum Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) itu. (naskah : mai/foto : mai)
 
 

Home   |   Tentang Kami   |   Halte Berita    |   Halte Manca    |   Sudut Halte    |   Profil    |   Halte Advertorial    |   Halte Wisata    |   Hubungi Kami   |   Registrasi Newsletter
haltebus.com © Copyright 2011 - 2013